#blokBojonegoroTV
Beruntung, Ambil Kredit Bawa Pulang Mobil
Beruntung, Ambil Kredit Bawa Pulang Mobil
Beruntung, Ambil Kredit Bawa Pulang Mobil
Tiga hari jelang bulan suci Ramadhan 1442 Hijriyah, penjualan bunga boren (tabur) tiga rupa atau kembang telon yang berisi bunga kantil, kenanga dan mawar, tampak ramai di Jalan protokol Kota Bojonegoro.
Pernikahan bukan sekedar mengukuhkan hubungan asmara semata, tapi ada tujuan yang lebih besar di dalamnya, yaitu melahirkan generasi penerus bangsa yang unggul, salah satunya melalui pendidikan. Tentu, untuk pendidikan terbaik, orangtua harus menyiapkan dana pendidikan anak sejak awal agar tidak tergopoh-gopoh saat anak masuk sekolah.
Investasi emas sama halnya dengan menabung, tapi nilai aset tak tergerus inflasi. Itulah pemikiran sederhana yang ada di benak mereka yang telah lama berkecimpung di bidang investasi emas atau menabung emas.
Sudah sejak dari zaman dulu, emas batangan jadi primadona investasi. Nilainya yang cenderung terus mengalami kenaikan, jadi alasan utamanya. Menyimpan emas bisa menghindarkan dari gerusan inflasi.
Banyaknya warga yang berziarah ke makam leluhur pada hari raya idul fitri, ternyata mendatangkan rejeki bagi para pedagang bunga tabur. Di semarang, penjualan bunga tabur meningkat lima kali lipat dibanding hari biasa.
Emas kini semakin diminati masyarakat sebagai sarana pengembangan investasi. Salah satunya yang dikembangkan cabang PT Pegadaian (Persero) Kabupaten Bojonegoro yang mampu mencatatkan peningkatan titipan emas melalui Tabungan Emas setiap bulannya.
Hari Raya Idul Fitri rupanya juga membawa berkah bagi pedagang bunga tabur di beberapa Taman Pemakaman Umum maupun di Pasar Tradisional. Pasalnya hari raya bagi umat muslim itu membuat penjual bunga tabur meningkat drastis.
Menjelang puasa ramadan di Bojonegoro yang diperkirakan akan jatuh pada besok Senin (6/5/2019), masyarakat mulai ramai-ramai berziarah dan melakukan tabur bunga (nyekar) ke makam keluarga yang sudah menghadap tuhan yang maha esa.