22:00 . Warga Wotan Antusias Sambut Bupati Saat Safari Ramadan   |   21:00 . Genap 4 Tahun, AMSI Konsisten Mewujudkan Ekosistem Digital yang Sehat   |   20:00 . Lagi, Pasangan Tak Suami Istri Terciduk Satpol PP di Kamar Kost   |   18:00 . Antisipasi Pembobolan Rekening, Polres Gelar Rakor dengan Pimpinan Bank   |   17:00 . Mancing, Cara Asyik Menanti Azan Maghrib   |   16:00 . Menjadi Kartini Inspiratif Masa Kini Melalui Empat Pilar   |   15:00 . Klaim Triwulan Pertama Tahun 2021, Santunan Korban Luka-luka Jasa Raharja Menurun   |   14:00 . Semarakkan Hari Kartini, Kopri PK Attanwir Gelar Kompetisi Fotogenik   |   13:00 . Waspada...! Lagi-lagi Ada Akun Medsos Mengatasnamakan Bupati Anna Mu'awanah   |   12:00 . Peringatan Hari Kartini, Wanita Turut Berperan Mengisi Pembangunan Bangsa   |   11:00 . Perkuat Protokol Kesehatan untuk Ramadan Lebih Aman   |   10:00 . Provinsi Prioritas PPKM Mikro Diminta Serius Dalam Pembentukan Posko   |   09:00 . Kesembuhan Covid-19 di Indonesia Terus Meningkat Mencapai 1.455.065 Orang   |   08:00 . Pemerintah Mendukung Inovasi Kesehatan Untuk Mewujudkan Kemandirian Bangsa   |   07:00 . Tingkat Ekonomi Keluarga Pengaruhi Usia Anak Terpapar Medsos, Kok Bisa?   |  
Tue, 20 April 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tes TOEFL Wajib Untuk PNS Bojonegoro

Inovatif, Cari Potensi PNS Bisa Bahasa Inggris

blokbojonegoro.com | Friday, 10 February 2017 10:00

Inovatif, Cari Potensi PNS Bisa Bahasa Inggris

Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com -
Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Bojonegoro jumlahnya ribuan, namun belum tentu semuanya lancar Bahasa Inggris. Sehingga melalui program inovasi, tes TOEFL yang diwajibkan tersebut untuk mencari pegawai yang mampu bercakap menggunakan Bahasa Internasional itu.

Sekretaris Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Bojonegoro, Rahmad Junaidi menjelaskan, jika TOEFL jangan menjadi beban, karena program baru ini menjadi sarana pembelajaran Bahasa Inggris para pegawai.

"Karena skill Bahasa Inggris perlu dimiliki PNS. Apalagi Bojonegoro banyak didatangi tamu luar negeri, tapi PNS tidak PD (Percaya Diri) menghadapi dengan Bahasa Inggris," terangnya, Kamis (9/2/2017).

Mantan pegawai Bappeda Kabupaten Bojonegoro itu menjelaskan, TOEFL itu inovasi baru karena dalam bekerja perlu tantangan. Setelah program baru itu dipaparkan pada Bupati dan Sekda (Sekretaris Daerah), tes TOEFL tersebut diminta semua PNS mengikutinya.

"Meskipun ada pro dan kontra, tapi banyak pegawai antusias mengikuti toefl. Karena kita ingin mencari pegawai yang potensi Bahasa Inggris, termasuk yang ada di daerah pelosok Bojonegoro," terangnya kepada blokBojonegoro.com.

Sementara itu terkait adanya TPP yang dikurangi tidak benar. Pasalnya tes TOEFL itu semata-mata melatih berbahasa Inggris pegawai. Supaya para pegawai tidak hanya berangkat, bekerja dan pulang saja. Tetapi ada hal baru yang perlu dikembangkan.

"Mereka yang berada di zona nyaman, merasa diusik. Harapannya semua pegawai menerima dengan senang hati," pungkasnya.[zid/ito]
 

Tag : test, toefl, pns, bojonegoro


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat