16:00 . Ayo Dukung Calon Raka Raki Asal Bojonegoro Menjadi Favorit...!   |   15:00 . Kuatkan Relasi dengan Pers, Regional Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina Gelar Media Gathering   |   12:00 . Zona Merah di Jatim Bertambah   |   09:00 . Kebakaran Dini Hari Hanguskan Industri dan Olahan Kayu di Sukorejo   |   07:00 . Anak Putus Sekolah Rentan Alami Praktik Perkawinan Anak   |   06:00 . 17 Pasien Sembuh, Kasus Baru Tambah 19 dan 1 Pasien Meninggal   |   19:00 . Jelang Idul Adha, Pedagang Kambing Mulai Banyak Pesenan   |   18:00 . Dinas P3AKB Lakukan Pelayan MOW untuk Pencegahan Stunting   |   17:00 . 34.923 Kelompok Masyarakat Lansia di Bojonegoro Sudah Divaksin   |   16:00 . Jaring Bakat Minat Siswa Disdik Bojonegoro Gelar KOSN   |   15:00 . Hati-Hati, Penipuan Mengatasnamakan Marketplace atau Brand Ternama   |   14:00 . Kuatkan Struktur Partai, Nasdem Targetkan Menang Pemilu 2024   |   13:00 . Inilah Peraih Nilai Tertinggi Tes Perades di Kecamatan Kapas   |   12:00 . Persibo Bojonegoro Mulai Seleksi Pemain   |   11:00 . Diduga Konsleting Listrik, Rumah Warga Desa Banjarejo Dilahap Jago Merah   |  
Thu, 24 June 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Addendum AMDAL Migas Blok Cepu

Produksi Meningkat Tak Pengaruhi Flare

blokbojonegoro.com | Wednesday, 10 May 2017 21:30

Produksi Meningkat Tak Pengaruhi Flare

Reporter: Parto Sasmito

blokBojonegoro.com -
Dalam rapat pembahasan Addendum Analisa Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dan RKL-RPL peningkatan produksi Lapangan Minyak Banyuurip, Blok Cepu di ruang Creative Room Lantai 6 gedung baru Pemkab Bojonegoro, masing-masing undangan diminta untuk memberikan masukan atau pertanyaan.

Salah satu pertanyaan yang mewakili dari lingkungan dan juga masyarakat, yakni kehawatiran muncul dampak dari adanya peningkatan produksi minyak akan meningkatkan pula gas flare, yang ditakutkan akan meningkatkan suhu di sekitar lokasi.

Vice Presiden Communications EMCL, Erwin Maryoto menegaskan, meski jumlah produksi ditingkatkan, tidak akan mempengaruhi flare yang dikeluarkan. Sebab, gas ikutan tersebut juga digunakan untuk injeksi dalam proses produksi.

"Gas yang keluar memang harus dibakar. Namun jumlahnya tetap sama, karena kami juga gunakan untuk injeksi," ungkapnya.

Erwin menambahkan, hal itu bukan sekedar teori. Sebab, saat ini pihaknya telah melakukan uji coba pada tingkat produksi di angka 205 ribu Barrel per Hari (BPH), tetapi jumlah gas ikutan yang dihasilkan tetap sama seperti di angka produksi EMCL saat ini, yakni 185 ribu BPH.

"Flaringnya tetap sama, tetap di bawah 5. Ada di antara 3 sampai 4MMSCFD (million cubic feet per day)," lanjut Erwin. [ito/mu]

 

Tag : Addendum, AMDAL, Migas, Blok, Cepu

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Monday, 31 May 2021 12:00

    Rekrutmen CPNS dan PPPK Bojonegoro 2021

    Pendaftaran CPNS dan PPPK Ditunda

    Pendaftaran CPNS dan PPPK Ditunda Sesuai dengan Surat Kepala BKN bernomor 4761/B-KP.03/SD/K/2021 tanggal 28 Mei terkait beberapa peraturan penundaan pendaftaran CPNS maupun PPPK yang belum di tetapkan oleh pemerintah serta masih ada beberapa usulan revisi...

    read more