21:00 . Pembangunan Maju, Bojonegoro Semakin Produktif   |   20:00 . Rakor KONI, Bahas Evaluasi dan Penyusunan Program Kerja 2021   |   19:30 . Hujan Deras, Banjir Bandang Terjang Malo dan Dander   |   19:00 . Semua Umat Agama Rindu Beribadah Bersama   |   18:00 . Pemerintah Kawal Kesiapan Sarana Vaksin Covid-19   |   17:00 . Bupati Anna: Mas Safuan Wartawan Baik   |   16:00 . Begini Harapan Bupati Bojonegoro pada Pembukaan Raker KONI   |   15:00 . Satgas Covid-19 Harap Tak ada yang Menghalangi Petugas Kesehatan   |   14:00 . Buka Konfercab IPNU-IPPNU, Bupati Ingatkan Pemuda untuk Melek Media   |   13:00 . Kerumunan Berpotensi Besar Pemicu Klaster Baru Covid-19   |   12:00 . Perempuan Produktif, Muslimat Bojonegoro Latihan Wirausaha   |   11:00 . Ciri Kelelahan Akibat Covid-19   |   10:00 . Melepas Mas Safuan   |   09:00 . Begini Pesan Satgas Covid-19 saat Pembelajaran Tatap Muka   |   08:00 . Kiat Lansia Tetap Sehat di Masa Pandemi   |  
Mon, 30 November 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 10 May 2017 21:30

Addendum AMDAL Migas Blok Cepu

Produksi Meningkat Tak Pengaruhi Flare

Produksi Meningkat Tak Pengaruhi Flare

Reporter: Parto Sasmito

blokBojonegoro.com -
Dalam rapat pembahasan Addendum Analisa Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dan RKL-RPL peningkatan produksi Lapangan Minyak Banyuurip, Blok Cepu di ruang Creative Room Lantai 6 gedung baru Pemkab Bojonegoro, masing-masing undangan diminta untuk memberikan masukan atau pertanyaan.

Salah satu pertanyaan yang mewakili dari lingkungan dan juga masyarakat, yakni kehawatiran muncul dampak dari adanya peningkatan produksi minyak akan meningkatkan pula gas flare, yang ditakutkan akan meningkatkan suhu di sekitar lokasi.

Vice Presiden Communications EMCL, Erwin Maryoto menegaskan, meski jumlah produksi ditingkatkan, tidak akan mempengaruhi flare yang dikeluarkan. Sebab, gas ikutan tersebut juga digunakan untuk injeksi dalam proses produksi.

"Gas yang keluar memang harus dibakar. Namun jumlahnya tetap sama, karena kami juga gunakan untuk injeksi," ungkapnya.

Erwin menambahkan, hal itu bukan sekedar teori. Sebab, saat ini pihaknya telah melakukan uji coba pada tingkat produksi di angka 205 ribu Barrel per Hari (BPH), tetapi jumlah gas ikutan yang dihasilkan tetap sama seperti di angka produksi EMCL saat ini, yakni 185 ribu BPH.

"Flaringnya tetap sama, tetap di bawah 5. Ada di antara 3 sampai 4MMSCFD (million cubic feet per day)," lanjut Erwin. [ito/mu]

 

Tag : Addendum, AMDAL, Migas, Blok, Cepu


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Sunday, 29 November 2020 00:00

    Selamat Jalan Mas Safuan

    Selamat Jalan Mas Safuan Innalillahi wainna ilaihi roojiuun. Reporter blokBojonegoro.com, Mochamad Safuan meninggal dunia, Sabtu (28/11/2020) petang....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat