22:00 . DPRD Pertanyakan Kesiapan Dinkes Tanggulangi Corona   |   21:00 . Gerakan #DiRumahAja Cenderung Setengah Hati, ini yang Bisa Dilakukan   |   20:00 . Sejumlah Komoditi Alami Penurunan Harga, ini Sebabnya   |   19:00 . Respon Instruksi Bupati, Pertamina EP Asset 4 Salurkan Bantuan ke Dinkes   |   18:00 . Gedung Pusdiklat Dander Bakal Jadi Rumah Sakit Sementara   |   17:00 . Peduli Saat Social Distancing, Bagi-bagi Nasi Bungkus   |   16:00 . 10 Orang Selesai Pemantauan, 44 Orang Dinyatakan ODP   |   15:00 . Waspada Kecelakaan, Tambah 2 Palang Pintu KA di Kapas dan Kalitidu   |   14:00 . Suwarto: Kampung Lontong Lodeh Ditutup Sementara   |   13:00 . 18 Perjalanan Kereta Dibatalkan   |   12:00 . Menguntungkan, Warga Purwosari Panen Waluh   |   11:00 . Dampak Corona, Omzet Pedagang Lontong Lodeh Turun   |   10:00 . Pelantikan Kepala Desa Digelar Online di Masing-Masing Kecamatan   |   09:00 . Cegah Penyebaran Corona, Kapolres Bersama Bupati Sidak Pasar   |   07:00 . 4 Hal yang Bisa Dilakukan agar Tak Kepikiran soal Masa Lalu Pasangan   |  
Tue, 31 March 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 31 May 2017 20:00

Minimalisir Kebocoran Pajak, Bojonegoro Terapkan Sistem Online

Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro akan menerapkan pembayaran sistem online pajak daerah. Ini menyusul pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) sistem online pajak daerah. 

Hal itu dilakukan agar mengantisipasi kebocoran pajak yang dilakukan wajib pajak maupun petugasnya.

Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Bojonegoro, Sigit Kushariyanto mengatakan, saat ini Raperda dalam pembahasan. Diantaranya dengan digelar FGD untuk menggali masukan dan gagasan dari masyarakat, bekerjasama dengan LPPM UNS. Saat ini di Kota Ledre masih manual proses pembayaran pajaknya.

"Dari hasil studi banding, beberapa daerah yang sudah maju itu menggunakan sistem online pajak daerah seperti Malang," jelasnya kepada blokBojonegoro.com, Rabu (31/5/2017).

Sistem pajak manual saat ini dirasa masih belum maksimal menjamin wajib pajak baik restoran, perhotelan, reklame, penerangan jalan dan yang lainnya. Saat ini ada 28 objek pajak. Sehingga dengan diberlakukanya sistem online pajak itu bisa meningkatkan pendapatan daerah.

"Termasuk akuntabilitas daerah dan menjadi payung hukum adanya kemauan masyarakat," terang politisi Partai Golkar Kabupaten Bojonegoro.

Ditambahkan, masukan masyarakat dan dukungan akademisi di Kota Ledre sangat dibutuhkan. Harapannya tahun ini disahkan dan tahun depan dapat diterapkan. "Perda ini kebutuhan masyarakat dan juga supaya kinerja dinas lebih maksimal lagi," pungkasnya.[zid/fah] 

Tag : pajak, Raperda


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 30 March 2020 12:00

    Menguntungkan, Warga Purwosari Panen Waluh

    Menguntungkan, Warga Purwosari Panen Waluh Petani Desa Tinumpuk, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro berhasil menanam waluh (labu kuning) tumpangsari dengan pohon pisang di tegalannya. Suparno bisa memanen waluh muda 40 buah setiap hari, karena sayuran...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat