15:00 . New Normal Sendang Growgoland Mulai Ramai Dikunjungi   |   14:00 . Perluas Jaringan, Pertamina Tambah Titik Operasional BBM Satu Harga   |   13:00 . Populasi Hewan Ternak di Bojonegoro Terus Meningkat   |   12:00 . Launching Re-Opening Objek Wisata Bojonegoro   |   08:00 . Belum Sebulan, Belasan Pasangan Selingkuh Diamankan dari Kamar Kos   |   07:00 . Ingin Tambah Anak, Ini Jarak Ideal Antar Kehamilan   |   20:00 . Lagi, 3 Pasien Terkonfirmasi Positif Corona   |   19:00 . Wujudkan Harmonisasi Bangun Desa, 46 BPD Se-Purwosari Ikuti Pelatihan   |   18:00 . Bahas Raperda BUMDes, Kuatkan Ekonomi Desa   |   18:00 . Nasib Persibo Belum Jelas, Supporter Pertanyakan   |   17:00 . Turun ke Jalan, Pelaku UMKM Bagi Produk untuk Kenalkan ke Masyarakat   |   16:00 . Susun Kepengurusan Energik, Golkar Safari ke Ormas   |   15:00 . Bersama Warga, Bupati Bersih-bersih Sumber Air   |   14:00 . Stabil, Inilah Daftar Harga Kebutuhan Pokok   |   13:00 . Nasib Persibo Belum Jelas, Pembahasan Dilanjut Minggu Depan   |  
Thu, 13 August 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 13 June 2017 14:00

Tanyakan JTB, DPRD Bojonegoro Kunker ke Kementerian ESDM

Tanyakan JTB, DPRD Bojonegoro Kunker ke Kementerian ESDM

Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com -
Keberadaan Proyek Jambaran Tiung Biru (J-TB) di Kabupaten Bojonegoro, membuat DPRD melakukan persiapan. Seperti yang dilakukan Komisi C DPRD Kabupaten Bojonegoro melakukan kunjungan kerja ke Dirjen Migas Kementrian ESDM, Selasa (13/6/2017).

Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Bojonegoro, Sally Atyasasmi mengatakan, kunjungan kerja Komisi C pada kesempatan ini untuk menanyakan beberapa hal terkait Operasi Proyek Jambaran Tiung Biru (J-TB) yang berada di Kabupaten Bojonegoro.

"Termasuk menanyakan bahwa paska pengembangan lapangan Banyuurip selesai, sekitar 20 ribu pekerja akan kehilangan pekerjaan meskipun tidak langsung drastis," terangnya.

Sehingga kegelisahan ini semakin menjadi, karena para pekerja berharap dapat segera bekerja kembali pada proyek tersebut, namun hingga kini proses operasi belum kunjung dimulai. "Meningkatnya jumlah pengangguran ini menimbulkan dampak melemahnya perekonomian masyarakat dan juga dampak sosial seperti meningkatnya angka kriminalitas," jelasnya.

Ditambahkan, meskipun dari pertemuan hari ini tidak semua pertanyaan terjawab sehingga diusulkan untuk mengagendakan rapat kembali dengan mengundang pihak terkait seperti SKK Migas selaku operator serta Pertamina. "Sebetulnya kami berharap mendapatkan jadwal atau rencana operasi sehingga dapat menyampaikan kepada masyarakat yang menunggu tetapi pihak kementrian ESDM belum mengetahui secara pasti dan akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan SKK Migas," pungkasnya.[zid/ito]

Tag : kunker, komisi c, dprd, bojonegoro


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Monday, 20 July 2020 23:00

    Ultah 9 Tahun blokBojonegoro.com

    Inilah Juara Video Pendek New Normal

    Inilah Juara Video Pendek New Normal Sebanyak 50 video telah naik di saluran youtube blokBojonegoroTV sebagai peserta lomba video pendek dalam rangka 9 tahun blokBojonegoro.com....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat