19:00 . Disiplin Prokes, Petugas Gelar Operasi Yustisi di Dua Tempat Wisata   |   18:00 . Fungsikan Bobota, Kapolres Pastikan Pengunjung Swalayan Bermasker   |   17:00 . Ngopi Santai Saat Pandemi   |   16:00 . Terapkan Prokes, 121 Mahasiswa Manajemen dan Akuntansi Wisuda Hari Ini   |   15:00 . 4 Hari Long Weekend, 59.315 Penumpang Naik di Wilayah KAI Daop 8 Surabaya   |   14:00 . Diduga Hendak Dahului Truk, Pengendara Motor di Baureno Meninggal di TKP   |   13:00 . Cupang Jadi Primadona saat Pandemi, Sehari Pedagang Raup Minimal Rp1 Juta   |   12:00 . Akhir Pekan, Harga Jual Logam Mulia Naik   |   11:00 . Tingkatkan Pasokan Darah Saat Pandemi, Karta Tri Tunggal Jaya Tumpengan dan Donor   |   10:00 . Gaya Hidup Sehat Agar Liburan Aman   |   09:00 . Musim Penghujan, Petani Selatan Bojonegoro Mulai Tanam Jagung   |   08:00 . Viral....!!! Pengembala Cantik Asal Tambakrejo   |   07:00 . 5 Penyebab Medis yang Memicu Sensasi Pening di Kepala   |   06:00 . Pasien Sembuh di Jatim 215, Tambahan 222 Kasus Baru   |   05:00 . 4 Sembuh, Pasien Covid-19 di Bojonegoro Tambah 3 Orang   |  
Sun, 01 November 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 13 June 2017 14:00

Tanyakan JTB, DPRD Bojonegoro Kunker ke Kementerian ESDM

Tanyakan JTB, DPRD Bojonegoro Kunker ke Kementerian ESDM

Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com -
Keberadaan Proyek Jambaran Tiung Biru (J-TB) di Kabupaten Bojonegoro, membuat DPRD melakukan persiapan. Seperti yang dilakukan Komisi C DPRD Kabupaten Bojonegoro melakukan kunjungan kerja ke Dirjen Migas Kementrian ESDM, Selasa (13/6/2017).

Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Bojonegoro, Sally Atyasasmi mengatakan, kunjungan kerja Komisi C pada kesempatan ini untuk menanyakan beberapa hal terkait Operasi Proyek Jambaran Tiung Biru (J-TB) yang berada di Kabupaten Bojonegoro.

"Termasuk menanyakan bahwa paska pengembangan lapangan Banyuurip selesai, sekitar 20 ribu pekerja akan kehilangan pekerjaan meskipun tidak langsung drastis," terangnya.

Sehingga kegelisahan ini semakin menjadi, karena para pekerja berharap dapat segera bekerja kembali pada proyek tersebut, namun hingga kini proses operasi belum kunjung dimulai. "Meningkatnya jumlah pengangguran ini menimbulkan dampak melemahnya perekonomian masyarakat dan juga dampak sosial seperti meningkatnya angka kriminalitas," jelasnya.

Ditambahkan, meskipun dari pertemuan hari ini tidak semua pertanyaan terjawab sehingga diusulkan untuk mengagendakan rapat kembali dengan mengundang pihak terkait seperti SKK Migas selaku operator serta Pertamina. "Sebetulnya kami berharap mendapatkan jadwal atau rencana operasi sehingga dapat menyampaikan kepada masyarakat yang menunggu tetapi pihak kementrian ESDM belum mengetahui secara pasti dan akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan SKK Migas," pungkasnya.[zid/ito]

Tag : kunker, komisi c, dprd, bojonegoro


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Thursday, 22 October 2020 16:00

    Sah, Anang blokTuban Lepas Lajang

    Sah, Anang blokTuban Lepas Lajang M. Anang Febri Efendi reporter blokTuban.com resmi melepas lajang. Ikrar janji suci diucapkan Anang di akad nikah pukul 09.00 WIB hari Senin (19/10/2020) di kediaman mempelai wanita. Resespsi kedua, dilaksanakan...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat