20:00 . Gelar Salat Idul Fitri Besok, Takmir Masjid Agung Imbau Jemaah Tertib Prokes   |   18:00 . Tradisi Nyekar Ke Makam, Sebelum Lebaran   |   17:00 . Jelang Lebaran, Pendapatan Salon Meningkat   |   16:00 . 99,13 Persen Warga Bojonegoro Terintegrasi JKN-KIS   |   15:00 . Harga Jilbab Merangkak Naik, Jelang Lebaran Pembeli Juga Meningkat   |   14:00 . Kapolres Bojonegoro Imbau Warga Tidak Melakukan Takbir Keliling   |   13:00 . Jembatan Glendeng Ambles, Kapolsek Soko Tinjau Kembali   |   10:00 . SMK Migas Bojonegoro Bagi Takjil Kepada Masyarakat   |   09:00 . Jelang Lebaran, Jasa Ekspedisi Kebanjiran Paket Barang   |   08:00 . Chef Sarwan Berbagi dengan Yatim-Dhuafa Sarangan   |   07:00 . Cukup Makan Telur 1-2 Butir Sehari, Ini Efeknya Bila Berlebihan!   |   06:00 . Chef Sarwan Bersama Yatim dan Dhuafa   |   22:00 . Tiga Narapidana Lapas Bojonegoro Langsung Bebas Saat Lebaran   |   21:00 . Komisi A DPRD Bojonegoro Tanggapi Aduan Masalah Rekrutmen Perangkat Desa   |   20:00 . EMCL Salurkan Dukungan 1,320 Sembako di Wilayah Operasi   |  
Wed, 12 May 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tanyakan JTB, DPRD Bojonegoro Kunker ke Kementerian ESDM

blokbojonegoro.com | Tuesday, 13 June 2017 14:00

Tanyakan JTB, DPRD Bojonegoro Kunker ke Kementerian ESDM

Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com -
Keberadaan Proyek Jambaran Tiung Biru (J-TB) di Kabupaten Bojonegoro, membuat DPRD melakukan persiapan. Seperti yang dilakukan Komisi C DPRD Kabupaten Bojonegoro melakukan kunjungan kerja ke Dirjen Migas Kementrian ESDM, Selasa (13/6/2017).

Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Bojonegoro, Sally Atyasasmi mengatakan, kunjungan kerja Komisi C pada kesempatan ini untuk menanyakan beberapa hal terkait Operasi Proyek Jambaran Tiung Biru (J-TB) yang berada di Kabupaten Bojonegoro.

"Termasuk menanyakan bahwa paska pengembangan lapangan Banyuurip selesai, sekitar 20 ribu pekerja akan kehilangan pekerjaan meskipun tidak langsung drastis," terangnya.

Sehingga kegelisahan ini semakin menjadi, karena para pekerja berharap dapat segera bekerja kembali pada proyek tersebut, namun hingga kini proses operasi belum kunjung dimulai. "Meningkatnya jumlah pengangguran ini menimbulkan dampak melemahnya perekonomian masyarakat dan juga dampak sosial seperti meningkatnya angka kriminalitas," jelasnya.

Ditambahkan, meskipun dari pertemuan hari ini tidak semua pertanyaan terjawab sehingga diusulkan untuk mengagendakan rapat kembali dengan mengundang pihak terkait seperti SKK Migas selaku operator serta Pertamina. "Sebetulnya kami berharap mendapatkan jadwal atau rencana operasi sehingga dapat menyampaikan kepada masyarakat yang menunggu tetapi pihak kementrian ESDM belum mengetahui secara pasti dan akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan SKK Migas," pungkasnya.[zid/ito]

Tag : kunker, komisi c, dprd, bojonegoro

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat