08:00 . Ayo Wisata dengan Tetap Patuh Prokes   |   07:00 . 6 Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Mengencani Pria yang Lebih Muda   |   06:00 . Melirik Potensi dan Inovasi Desa Pilanggede   |   23:00 . Ada yang Berbeda, Apel Kebangsaan Sumpah Pemuda di Atas Angin   |   22:00 . Mengenal Lebih Dekat Kampus Unugiri   |   21:00 . Damkar Evakuasi Sarang Tawon di Desa Suwaloh   |   20:00 . Pemkab Ajak Perguruan Tingi Kesehatan Ikut Membangun Bojonegoro   |   19:00 . Patuhi Prokes Ketat, STIKes Rajekwesi Bojonegoro Gelar Wisuda   |   18:30 . Jangan Lupa saat Ingin Berwisata   |   18:00 . Hari Sumpah Pemuda Berbagi Masker   |   17:00 . Mahasiswa Ners STIKes ICSsada Bojonegoro Launching Posyandu Remaja   |   16:00 . BPBD Rutin Lakukan Penyemprotan Disinfektan   |   15:00 . Penyesuaian Tatanan Baru, Jam Kunjung Perpusda Dikurangi   |   13:00 . Pedagang Sayur di Pasar, Patuh Protokol Kesehatan   |   12:00 . Update Terbaru Perkembangan Covid di Indonesia   |  
Thu, 29 October 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 06 February 2018 11:00

Pemkab Diharap Tak Tebang Pilih Tertibkan Usaha Tak Berizin

Pemkab Diharap Tak Tebang Pilih Tertibkan Usaha Tak Berizin

Reporter: Muhammad Qomarudin
 
blokBojonegoro.com - Warga Desa Sukorejo, Kabupaten Bojonegoro menolak keberadaan usaha karaoke di Kafe Yes hingga surat izinya keluar. Diharapkan, dengan kejadian ini pemilik usaha tempat karaoke maupun kafe di Bojonegoro menyelesaikan perizinan terlebih dahulu sebelum beroperasi.
 
"Pemerintah juga harus menutup semua usaha yang ada karaokenya yang tidak berizin," terang Komisi A DPRD Bojonegoro, Anam Warsito.
 
Sehingga, tidak ada ungkapan tebang pilih yang dilakulan oleh Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terkait perizinan karaoke maupun restoran yang ada tempat karaokenya. Karena, ditakutkan yang menimpa Kafe Yes adalah persaingan usaha.
 
"Ditakutkan ada kompetitor baru yang akan menyaingi usahanya, kemudian membuat kejadian sedemikian rupa," terang Komisi A DPRD Bojonegoro, Anam Warsito.
 
Sementara itu, Kabid Sumber Daya Aparatur (SDA) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Beny Subiakto menjelaskan, terkait penutupan usaha karaoke yang tidak berizin, pihak satpol PP akan melakukan pembicaraan lebih lanjut lagi. Dikarenakan, harus melalui undang-undang yang telah ditetapkan.
 
"Kita akan bahas lebih lanjut dengan teman-teman Patpol PP yang lainnya," pungkas pria yang akrab disapa Beny itu.[din/lis]

Tag : Pemkab, usaha, izin


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Thursday, 22 October 2020 16:00

    Sah, Anang blokTuban Lepas Lajang

    Sah, Anang blokTuban Lepas Lajang M. Anang Febri Efendi reporter blokTuban.com resmi melepas lajang. Ikrar janji suci diucapkan Anang di akad nikah pukul 09.00 WIB hari Senin (19/10/2020) di kediaman mempelai wanita. Resespsi kedua, dilaksanakan...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat