19:00 . Sarasehan Ansor, Pemimpin Bojonegoro Harus Harmonis Hadapi Pandemi   |   18:00 . BNI Cabang Bojonegoro Serahkan Bantuan untuk Korban Banjir   |   17:00 . Bersinergi, CEC Berupaya Meningkatkan Penjualan Produk Melalui Online Marketing   |   16:00 . Harga Bawang Merah Kini Mengalami Penurunan   |   15:00 . Pemerintah Maksimalkan Penanganan Covid-19, Masyarakat Dihimbau Tetap Tenang   |   14:00 . Begini Strategi Menyiapkan Fasilitas Kesehatan Khusus Covid-19   |   13:00 . Banjir Mulai Surut, Warga Sibuk Bersihkan Rumah   |   12:00 . Pemdes Kalianyar Bagikan Bantuan Kepada Warga Terdampak Banjir   |   11:00 . Awal Tahun Harga Telur Ayam Turun   |   10:00 . Pasien Sembuh Covid-19 di Indonesia Bertambah Menjadi 781.147   |   09:00 . Akhir Pekan Harga Logam Mulia Turun Rp5.000 per Gram   |   08:00 . Bantu Pasien Covid-19, Polres Screening Pendonor Plasma Konvalesen   |   07:00 . Orangtua, Yuk Kenali Gaya Belajar Anak!   |   06:00 . Ayo Dukung Gerakan Nasional Donor Plasma Konvalesen   |   05:00 . 23 Orang Sembuh, 27 Kasus Baru di Bojonegoro, 1 Meninggal   |  
Sun, 24 January 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Buka Posko Aduan, Disperinaker Harap Buruh Tak Turun Jalan

blokbojonegoro.com | Thursday, 26 April 2018 18:00

Buka Posko Aduan, Disperinaker Harap Buruh Tak Turun Jalan

Reporter: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Menjelang Hari Buruh yang akan jatuh pada tanggal 1 Mei mendatang, Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Bojonegoro akan membuka posko pengaduan. Posko tersebut bakal mulai dibuka pada tanggal 30 April sampai tanggal 3 Mei 2018 mendatang.

Kepala Disperinaker, Agus Supriyanto menjelaskan, tujuan pendirian Posko May Day tersebut bertujuan untuk memberi layanan dan konsultasi kepada seluruh pekerja/buruh yang akan menyampaikan aspirasi yang bersifat positif. Sehingga, diharapkan buruh menyampaikan aspirasi tidak dengan cara turun ke jalan.

"Kalau dengan turun jalan pasti bakal membutuhkan tenaga yang ekstra dan bisa merugikan orang lain," terang Agus Supriyanto.

Agus juga mengungkapkan, menyampaikan aspirasi dengan turun ke jalan itu sah-sah saja lantaran itu termasuk kebebasan berpendapat. Namun, alangkah baiknya jika masalah tetsebut diselesaikan secara kekeluargaan agar lebih maksimal.

Jika melihat hari buruh tahun 2017 sebelumnya di Kabupaten Bojonegoro, tidak ada buruh yang melakukan aksi turun kejalan maupun mengadu ke posko yang telah disediakan oleh Disperinaker. Namun, ada beberapa perwakilan buruh yang ikut aksi ke Sidoarjo berkumpul dengan buruh lainya.

"Untuk buruh yang aksi ke Sidoarjo kemarin ada sekitar satu elf dan pada tahun ini saya berharap tidak ada aksi seperti itu dan lebih menggunakan cara mediasi ," tuturnya kepada blokBojonegoro.com.

Sementara itu, untuk Upah Minimum Kabupaten (UMK) Bojonegoro sendiri sekarang berjumlah  1.720.460 rupiah. Sehingga, bisa dipastikan untuk umk tersebut bisa dikatakan sudah layak jika melihat pertumbukan inflasi yang ada di Bojonegoro.

"Pokoknya jika ada unek-unek buruh bisa mengadu kesini dan tidak usah curhat (mengadu) di media sosial," tutup Agus Supriyanto.[din/lis]

Tag : buruh, aksi, posko


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat