19:00 . Ketua Komisi B Terima Banyak Keluhan Sektor Pertanian   |   18:00 . Rumput Lahan Kosong Terbakar, Warga Desa Campurrejo Panik   |   17:00 . Syahdu di Warung Semok Bareng Gong Bumbung   |   15:00 . Gong Bumbung Jidok Temani Warung Semok   |   14:00 . Mars Kemenag, Ajang Kenalkan ASN Untuk Tanamkan Kerja dan Jalin Kesatuan   |   13:00 . Harga Emas Terpantau Turun Rp 3.000 Per Gram   |   12:00 . Tingkatkan IDM di Bojonegoro, Pemkab Sinergikan Para Pemangku Kebijakan   |   11:00 . Hari Terakhir, BPKAD dan Bapedda yang Diminati, Disdik Masih Kosong   |   10:00 . Saka Wira Kartika Siaga Kodim Bojonegoro Laksanakan Baksos di Rendeng   |   09:00 . Disnakan Berikan Bimtek Pengolahan Pakan Ternak   |   08:00 . Sejuk dan Jernih, Wisata Air yang Murah dan Menarik   |   07:00 . Kunci Stamina Prima untuk Calon Pengantin   |   20:00 . Peringati Milad HMI Akan Gelar Lomba Menulis   |   19:00 . Hadapi Puncak Musim Hujan, BPBD Petakan KRB   |   17:00 . Dinsos Bojonegoro, Anggarkan Rp15,3 M untuk KPM BPNT-D   |  
Wed, 29 January 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 01 May 2018 15:00

Emplek-emplek, Lauk Khas Pedesaan ini Nikmat Rasanya

Emplek-emplek, Lauk Khas Pedesaan ini Nikmat Rasanya

Reporter: Sutopo

blokBojonegoro.com - 
Bentuknya seperti perkedel, namun berbahan dari singkong yang dicampur dengan bumbu-bumbu, rasanya gurih dan nikmat. Makanan khas pedesaan ini, khususnya di wilayah Kecamatan Sekar disebut dengan emplek-emplek, masih banyak bisa dijumpai di wilayah Bojonegoro bagian selatan.

"Rasanya enak dan kenyal, cocok untuk lauk saat makan nasi, apalagi dicaput sayur lodeh," kata seorang warga di Kecamatan Sekar, Andika Dian Pratama kepada blokBojonegoro.com.

Cara membuat emplek-emplek pun sangat sederhana dan mudah. Yaitu ubi singkong atau ketela pohon dikupas terlebih dahulu, setelah itu diparut secara tradisonal. Kemudian setelah itu buat lah bumbu secukupnya, yakni cabai, merica, bawang merah, bawang putih, penyedap rasa, garam, dan lainnya. Hasil parutan singkong, dicampur dengan bumbu yang sudah dihaluskan itu kemudian digoreng.

"Di sini kan banyak singkong. Jadi tinggal ambil di kebun tak perlu beli mahal-mahal," sambung Andik sapaan akrabnya.

Lauk tersebut menurutnya, selain enak dan murah, juga mengandung karbon hidrat yang tinggi. Jadi, bisa menambah setamina dan cepat kenyang saat makan.

Warga lain, Puput Dwi Intan Permadani juga suka dengan lauk dari ubi singkong tersebut.  Menurut dia sangat jarang ditemukan di tempat lain. "Kalu di warung jarang ada. Jadi adanya ya masak sendiri di rumah," tutur Intan. [top/ito]

Foto: cookpad.com

Tag : emplek, lauk, khas, pedesaan


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat