08:00 . Wihadi Wiyanto Jabat Dewan Pembina, Majlis Kehormatan dan Wasekjen DPP Gerindra   |   07:00 . Migrain, Apa Sih Ciri-Ciri dan Penyebabnya?   |   20:00 . Rencana Dimulai November, Bojonegoro FC Tunggu Surat Resmi dari Asprov Jatim   |   18:00 . Dukung Santri Belajar di Masa Pandemi, PEPC Beri Vitamin dan Alat Sanitasi   |   13:00 . Rumpun Bambu Terbakar   |   12:00 . Rumpun Bambu di Ngradin Terbakar Akibat Api Sisa Pembakaran Hasil Panen Tebu   |   11:00 . Akhir Pekan, Harga Telur Ayam Turun   |   08:00 . Lawan Corona Tak Sebatas Jargon Belaka   |   07:00 . Mi Instan dan Nasi Putih, Mana yang Lebih Tinggi Kalorinya?   |   22:00 . Kemenag Lantik 4 Pejabat Fungsional Madrasah   |   20:00 . Warga Nglampin Gelar Sedekah Bumi di Tengah Pandemi   |   20:00 . Pembangunan Jalan Rigid di 24 Titik ini Sudah 100 Persen   |   19:00 . Pelaksanaan Tes Tulis Perangkat se Kecamatan Dander Ditunda   |   18:00 . Rapat Kerja, Wihadi Minta Ada Satpolair dan Kapal Patroli di Laut Tuban   |   12:00 . Terjaring Razia, 40 Orang Disidang di Pengadilan   |  
Sun, 20 September 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 01 May 2018 15:00

Emplek-emplek, Lauk Khas Pedesaan ini Nikmat Rasanya

Emplek-emplek, Lauk Khas Pedesaan ini Nikmat Rasanya

Reporter: Sutopo

blokBojonegoro.com - 
Bentuknya seperti perkedel, namun berbahan dari singkong yang dicampur dengan bumbu-bumbu, rasanya gurih dan nikmat. Makanan khas pedesaan ini, khususnya di wilayah Kecamatan Sekar disebut dengan emplek-emplek, masih banyak bisa dijumpai di wilayah Bojonegoro bagian selatan.

"Rasanya enak dan kenyal, cocok untuk lauk saat makan nasi, apalagi dicaput sayur lodeh," kata seorang warga di Kecamatan Sekar, Andika Dian Pratama kepada blokBojonegoro.com.

Cara membuat emplek-emplek pun sangat sederhana dan mudah. Yaitu ubi singkong atau ketela pohon dikupas terlebih dahulu, setelah itu diparut secara tradisonal. Kemudian setelah itu buat lah bumbu secukupnya, yakni cabai, merica, bawang merah, bawang putih, penyedap rasa, garam, dan lainnya. Hasil parutan singkong, dicampur dengan bumbu yang sudah dihaluskan itu kemudian digoreng.

"Di sini kan banyak singkong. Jadi tinggal ambil di kebun tak perlu beli mahal-mahal," sambung Andik sapaan akrabnya.

Lauk tersebut menurutnya, selain enak dan murah, juga mengandung karbon hidrat yang tinggi. Jadi, bisa menambah setamina dan cepat kenyang saat makan.

Warga lain, Puput Dwi Intan Permadani juga suka dengan lauk dari ubi singkong tersebut.  Menurut dia sangat jarang ditemukan di tempat lain. "Kalu di warung jarang ada. Jadi adanya ya masak sendiri di rumah," tutur Intan. [top/ito]

Foto: cookpad.com

Tag : emplek, lauk, khas, pedesaan


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Saturday, 22 August 2020 20:00

    Duet Wens-Komang Nahkodai AMSI 2020-2023

    Duet Wens-Komang Nahkodai AMSI 2020-2023 Asosiasi Media Siber Indonesa (AMSI) kembali mempercayakan tampuk kepemimpinan kepada Wensesleus Manggut (Pemred Merdeka.com), sebagai Ketua Umum dan Wahyu Dhyatmika/Komang (Pemred Tempo), sebagai Sekretaris Jenderal periode 2020-2023 pada kongres kedua...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat