19:00 . Tinggal Hitungan Hari, Porprov Jatim Segera Bergulir   |   18:00 . Kuota Jalur Perpindahan Tugas Orang Tua Terpenuhi   |   17:00 . Pagu Siswa SMA Jalur Perpindahan Tugas Orang Tua Terpenuhi   |   16:00 . PPDB Offline Jalur Inklusi Sepi Peminat   |   15:00 . Dua Desa Dipastikan Tak Bisa Ikut Pilkades Serentak   |   14:00 . Oktober 2019, Refita Diberangkatkan di Kejurnas   |   13:00 . 524 Siswa SMKN2 Resmi Diwisuda, ini Harapan Para Guru   |   12:00 . Kurang Pagu, PPDB Jalur Offline Dibuka Sehari   |   11:00 . Suami Ketua Ansor, Istri Ketua Fatayat Bersaing di Samberan   |   10:00 . Dari 38, Bojonegoro Peringkat 8 Perolehan Medali   |   09:00 . Bisa Daftar dari Rumah, SMAN 4 Bojonegoro Tetap Buka Layanan   |   08:00 . Sempat Melambung Tinggi, Kini Harga Kencur Anjlok   |   07:00 . Manfaat Menatap Mata Bayi   |   22:00 . Wabup Berharap Santri Bojonegoro Terus Berprestasi   |   21:00 . Aksi Trail Bojonegoro   |  
Tue, 18 June 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 14 June 2018 08:00

Meski Fisik Tak Sempurna, Basri Tetap Semangat Bekerja

Meski Fisik Tak Sempurna, Basri Tetap Semangat Bekerja

Kontributor: Imron Amirudin

blokBojonegoro.com -
Persoalan rizki, jodoh dan usia semua sudah diatur oleh tuhan yang maha kuasa, manusia tinggal menjalani dan terus berusaha semaksimal mungkin untuk meraih ridhonya.

Meski kondisi fisik tidak normal, seorang bapak yang berumur 40 tahun warga asal Dukuh Sambong Desa/Kecamatan Porwosari, Kabupaten Bojonegoro ini tetap semangat mengais rezeki. Dia tak berpangku tangan menunggu uluran tangan, apalagi harus meminta-minta.

Mulai pukul 05.00 hingga 09.00 WIB pagi, Basri menyisir jalanan untuk memungut botol, kaleng atau kardus bekas dengan naik sepeda yang didesain sesuai dengan kondisi fisiknya. Tak lupa di belakang sepeda ada keranjang untuk menaruh barang-barang bekas yang ia jumpai.

Meski secara fisik tidak sempurna, Basri tetap lapang dada dengan tidak lupa bersyukur kepada tuhan yang selalu menyanyanginya dengan ujian.

"Alhamdulilah setiap hari saya masih diberi kesehatan dan bisa bekerja seperti ini," kata Basri kepada blokBojonegoro.com.

Setiap hari ia mengumpulkan barang-barang bekas, setelah terkumpul kurang lebih selama tujuh hari, selanjutnya barang bekas itu akan ia jual untuk mendapatkan rupiah.

"Tetap bersyukur dan alhmdulillah masih bisa mencari rezeki sendiri," ujarnya penuh semangat.

Basri adalah salah satu insan yang patut kita apresiasi, lantaran meski banyak kekurangan ia tetep tak lelah berusaha mencari sesuap nasi dengan tidak meminta-minta atau mengemis. [ron/ito]

Tag : basri, purwosari, gayam

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 02 June 2019 08:00

    IPNU-IPPNU Temayang Gelar Grand Finas Festival Oklek

    IPNU-IPPNU Temayang Gelar Grand Finas Festival Oklek Mengambil tema "Pelajar Millineal Menjaga Tradisi Budaya Lokal" Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Temayang gelar grand final Festival Oklek Ke-7,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Friday, 24 May 2019 13:00

    Apprentice Program PEPC 2019

    Akan Ditutup, Pendaftar Beasiswa Diploma Membludak

    Akan Ditutup, Pendaftar Beasiswa Diploma Membludak Beberapa jam lagi menjelang penutupan pendaftaran, jumlah pelamar beasiswa pendidikan diploma guna menjaring Calon Operator Proyek Jambaran-Tiung Biru yang dikelola oleh PT Pertamina EP Cepu (PEPC). Hingga Jumat (25/4/2019) pagi...

    read more