08:00 . BPKAD: Pemkab Transparan Kelola Keuangan   |   07:00 . Membiarkan Balita Bilang 'Enggak Mau' Ternyata Ada Manfaatnya   |   21:00 . Selamat Jalan Dek Kamila   |   19:00 . Bangunan Misterius Muncul di Bengawan Solo   |   16:00 . Wisata Kracakan Niagara Mini dan Rajut yang Tembus Amerika   |   15:00 . Polsek Kota dan Dishub Gelar Pembinaan Bagi Operator Perahu   |   14:00 . Pemerintah Tetap Pakai Skema Bagi Hasil Gross Split di Sektor Migas   |   13:00 . PMII Desak Bupati Jelaskan Uang Rakyat yang Didepositokan Rp2,9 T   |   12:00 . Aksi Mahasiswa Bojonegoro Soroti Silpa Tahun 2018   |   10:00 . DPRD Datangi Rumah Korban Dugaan Malpraktik RSUD Bojonegoro   |   08:00 . 100 Perempuan Bojonegoro Dilatih Menjadi Perajut   |   07:00 . Cerita Drama Tangisan Anak, Agar Keinginannya Terpenuhi   |   22:00 . Sambut Milad, Rumah Sakit Aisyiyah Gelar Lomba Tahfidz   |   21:00 . Pemdes dan Kelompok Tani Ngadiluhur Balen Kendalikan Tikus   |   20:00 . Kurangi Pengangguran, Disperinaker Buka Job Fair 2019 Selama Dua Hari   |  
Fri, 15 November 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 08 July 2018 10:00

Dosen Asal Bojonegoro, Sri Budi Cantika Yuli, SE, MM

Profesional, Nikmati Jadi Dosen Bisa Keliling Dunia

Profesional, Nikmati Jadi Dosen Bisa Keliling Dunia

Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com - Sesuatu yang ditekuni dikemudian hari akan berbuah manis, seperti yang dirasakan, Dosen asal Kabupaten Bojonegoro, Sri Budi Cantika Yuli yang akrab dipanggil Bu Icha. Perempuan berusia 45 tahun yang kini menjadi dosen di Universitas Muhammadiyah Malang bisa keliling dunia, karena menikmati pekerjaannya menjadi tenaga pengajar yang profesional.

Bu Icha panggilan Istri Setyo Wahono (mantan Komisioner KPU Kabupaten Bojonegoro) menceritakan, sejak kecil ia bercita-cita menjadi wartawan karena ingin keliling dunia. Bahkan alumni SMP Negeri 1 Bojonegoro itu berkeinginan menjadi Pramugari, agar bisa menjelajahi planet bumi.

"Sebenarnya saya tidak pernah bercita-cita sebagai guru atau dosen. Kepingin jadi wartawan atau pramugari, karena bisa kemana-mana," ucapnya kepada blokBojonegoro.com, sambil tersenyum malu.

Agar keinginanya tercapai menjadi wartawan, ia sering menulis aktivitasnya semasa muda. Namun cita-citanya menjadi wartawan dan pramugari harus dikubur dalam-dalam, setelah orang tuanya terutama Bapaknya tidak menyetujui apa yang ingin dicapainya tersebut. Sebab keinginan orang tuanya menjadi guru atau bidan.

"Bapak tidak setuju menjadi wartawan, karena khawatir kalau nanti saya meliput perang. Katanya Bapak, perempuan itu menjadi guru atau bidan," kenang lulusan SMA Negeri 2 Bojonegoro itu.

Setelah lulus Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Ledre, Bu Icha memaksakan diri meskipun berat untuk kuliah mengambil jurusan manajemen di STIE Malangkucecwara Malang tahun 1991. Dengan dukungan dan doa restu orang tua, ketika lulus waktu itu akan melanjutkan usaha orang tuanya dibidang usaha bisnis kayu.

Sehingga dengan dorongan orang tua, ibu dua anak lulus sarjana tahun 1995. Meskipun sudah meraih gelar sarjana ekonomi (SE), ia sempat galau karena harus memilih bekerja atau melanjutkan studi strata 2 (S2). "Ternyata keinginan Bapak sangat kuat menginginkan saya menjadi pengajar. Saya melanjutkan kuliah lagi," tuturnya.

Selain doa restu orang tua, Bu Icha juga disarankan dosen pembimbingnya saat menempuh studi strata 1 (S1), sehingga ia melanjutkan studinya S2 mengambil jurusan manajemen di Universitas Brawijaya Malang tahun 1996 agar bisa menjadi dosen.

"Begitu lulus S2 tahun 99 (tahun 1999), saya mengirimkan surat lamaran ke banyak perguruan tinggi untuk menjadi tenaga pengajar atau dosen dan akhirnya diterima di Universitas Muhammadiyah Malang. Bapak saya terlihat puas, bangga dan bahagia melihat anaknya menjadi guru seperti yang beliau harapkan," ungkapnya.

Semenjak itulah ia menekuni menjadi dosen dan banyak belajar banyak hal terutama yang berkaitan dengan manajemen. Sehingga setelah hampir 20 tahun menjadi dosen, banyak sekali pengalaman dan kesempatan yang ia dapatkan.

"Termasuk menjadi pembicara seminar dan konferensi di dalam dan di luar negeri, seperti Thailand, Malaysia, Singapore, Kamboja, Taiwan, Jepang, Korea, dan yang terakhir ke Polandia. Pengalaman ini membuat saya seperti menemukan kembali cita-cita saya semasa kecil, keliling dunia," imbuhnya dengan senang.

Dosen Universitas Muhammadiyah Malang yang mengampu lima mata kuliah saat disinggung pengalaman susahnya menjadi tenaga pengajar, ia merasa tidak menemukan kesusahan. "Tidak ada kesusahan, karena saya menyukai pekerjaan ini, sehingga saya selalu senang menjalaninya," terangnya. 

Disebutkan kesenangan hatinya, setiap bertemu mahasiswa baru karena mahasiswa memiliki kepribadian berbeda-beda, seperti menemukan ilmu atau hal yang baru. Termasuk saat bertemu dengan kolega baru dari berbagai daerah di Indonesia dan negara lain, banyak hal yang bisa diambil hikmah dan pelajaran.

Untuk lebih membahagiakan kedua orang tuanya, Bu Icha berkeinginan bisa menjadi guru besar. Seperti halnya dalam militer, jenjang kepangkatan tertinggi adalah Jenderal, maka di dunia pendidikan jabatan fungsional tertinggi adalah Profesor (Guru Besar).

"Mohon doanya semoga saya bisa segera meraih gelar Profesor, saya bisa memanfaatkan ilmu yang saya miliki untuk kemaslahatan masyarakat. Termasuk untuk Bapak saya yang sudah tenang di surga, semua yang saya peroleh hari ini adalah wujud bakti saya untuk Bapak dan Ibu. Terimakasih untuk doa dan perjuangan Bapak - Ibu selama ini," pungkas perempuan kelahiran 14 September 1973 itu. [zid/lis]

Biodata diri :
 
Nama Lengkap : Sri Budi Cantika Yuli, SE, MM
Tempat / Tanggal Lahir : Bojonegoro, 14 September 1973
Pangkat/Golongan : Penata/III-D
Jabatan Fungsional : Lektor
NIP/NIK/Identitas lainnya : 107.0203.0379
NIDN : 0714097301
Alamat Rumah : Perum Griya Tunggulasri II/5 Malang
Nomor Telepon/Faks/HP : 081333358337
Alamat Kantor : Jl.Raya Tlogomas 246 Malang
Nomor Telepon/Faks : 0341464318/0341460782
Alamat e-mail : cantika@umm.ac.id / cantikayuli@gmail.com.
Suami : Setyo Wahono (Direktur PT. Samator Wase Gas)
 
Anak :
1. Arva Naufal Rachmanoka (semester 3 Teknik Industri UGM)
2. Aswin Hadyan Rachmanoka
(kelas 2 MTs Negeri 1 Malang)
 
Mata Kuliah yang Diampu :
- MSDM Islam 
- Etika Bisnis Islam
- Budaya Organisasi Islam
- Manajemen Risiko Bank Syariah dan Asuransi
- Studi Kelayakan Bisnis
 
Riwayat Pendidikan
- SDN Kadipaten 3 Bojonegoro Tahum 1979-1985
- SMP Negeri 1 Bojonegoro Tahun 1985-1988
- SMA Negeri 2 Bojonegoro Tahun 1988-1991
- STIE Malangkucecwara Malang (Sarjana - S1) Tahun 1991-1995
- Universitas Brawijaya Malang (Magister Manajemen - S2) Tahun 1996-1999
- Universitas Airlangga Surabaya (Doktoral - S3) Tahun 2012-2018
Pencapaian prestasi/reputasi Dosen (misalnya prestasi dalam pendidikan, penelitian dan pelayanan/pengabdian kepada masyarakat) di antaranya :
- Dosen Berprestasi Peringkat III Tingkat Fakultas Ekonomi  dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang ( tahun 2010 )
- Penerima Hibah Pengajaran e-learning mata kuliah Manajemen Resiko dan Asuransi tingkat Lokal Universitas Muhammadiyah Malang ( tahun 2011 )
- Penerima Hibah Bantuan Seminar Luar Negeri (Dikti) tingkat Internasional (Osaka University Jepang) ( tahun 2013 )
- Penerima Hibah Bantuan Seminar Luar Negeri (Dikti) tingkat Internasional (Dusit Thani College Thailand) ( tahun 2015 )
- Penerima Hibah Bantuan Seminar Luar Negeri (Dikti) tingkat Internasional (Kun Shan University Taiwan ) ( tahun 2016 )
- Penerima Beasiswa Erasmus+ Programme tingkat Internasional (WSB University in Poznan, Polandia ( tahun 2018)
 
Organisasi Profesi/Ilmiah
- Forum Dosen Ekonomi dan Bisnis Islam (FORDEBI) tingkat nasional menjabat anggota tahun 2013 sampai sekarang
- Perhimpunan Manajemen Sumber Daya Manusia Indonesia (PMSM Indonesia) tingkat nasional menjabat anggota tahun 2017 sampai 2020
- Asosiasi Program Studi D-III Keuangan dan Perbankan Indonesia (ADIKPI) tingkat nasional menjabat sekretaris tahun 2017 sampai 2019
- International Teacher Identity Card (ITIC) tingkat internasional menjabat anggota tahun 2017–2019.
 
Foto: istimewa

Tag : profil, dosen

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat