22:00 . LPPNU Bojonegoro Sosialisasikan Program Bantuan Tanam Jagung   |   21:17 . Bupati Terima Api Abadi   |   21:00 . Filosofi Musik 'Ning Nong Gung' dalam Iringan Grebek Berkah   |   20:00 . Pagu Anggaran APK Partai di Bojonegooro Capai Rp299 Juta   |   19:30 . Tari Encek Grenjeng Ramaikan Serah Terima Api Abadi   |   19:00 . Hore...!!! Pencairan ADD Tahap 2, Sekitar Rp52 M Tuntas   |   18:00 . Rombongan Pembawa Api Abadi Tiba di Bakorwil   |   17:00 . Gerakan Ngetwit Bareng meriahkan Grebek Berkah HJB-341   |   16:00 . Siswa dan Masyarakat Sambut Arak-arakan Api Abadi   |   15:30 . Prosesi Pengambilan Api Abadi   |   15:00 . 50 Ton Tembakau di Gudang Baureno Ludes Terbakar   |   14:30 . Revolusi Industri 4.0 Jadi Peluang dan Tantangan   |   14:30 . Gunungan Siap Dikirim ke Pendopo   |   14:00 . Kapolres Terima Api Abadi   |   13:30 . Kelelahan, Peserta Jambore Purwosari Pingsan Saat Upacara   |  
Sat, 20 October 2018
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 08 August 2018 13:00

Kapolsek Kedungadem Tegaskan Isu Dokter Sebarkan Virus AIDS Hoax

Kapolsek Kedungadem Tegaskan Isu Dokter Sebarkan Virus AIDS Hoax

Reporter: Sutopo

blokBojonegoro.com - Wilayah timur Kabupaten Bojonegoro siang kemarin, Selasa (7/8/2019) diguncang isu yang menghebohkan.Adanya pesan singkat yang dikirim ke banyak kontak (broadcast) melalui WhatsApp dengan menginformasikan bahwa, ada dokter palsu yang menyebarkan virus Aids dengan cara mengambil sample darah di salah satu SDN di Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro sangat cepat menyebar.

"Ada pesan seperti ini benar atau tidak. Katanya sudah di daerah kedungadem," kata seorang warga Kedungadem, Syamsul Arifin kepada blokBojonegoro.com, Rabu (8/8/2018).


Dalam pesan singkat tersebut bertuliskan:

"Waspadai utk para guru / Kepsek

Assalamualaikum. Agar di waspaidai ... Dan segera melaporkan jika ada mengaku dari fakultas kedokteran ingin mengukur gula darah atau pengambilan sample darah ... Gratis ... Segera tolak dan laporkan
Waspada Dokter Palsu

Harap kesediaan anda untuk bantu menangkap mereka dengan cepat jika Anda menemui orang-orang yang berkunjung di depan pintu Anda dan mereka mengatakan mereka berasal dari Fakultas Kedokteran untuk bantu mengukur gula darah secara gratis. Segera informasikan kepada polisi karena orang-orang itu adalah Orang yg ingin menghancurkan Indonesia.  Mereka berkunjung Dari rumah ke rumah untuk menyebarkan virus AIDS melalui alat suntik yang mereka bawa. Kabar ini berkembang setelah warga pasuruan, jawa timur banyak yang terinfeksi virus AIDS setelah mendapat cek gula darah gratis yang mengaku dari Fakultas kedokteran.

Hal yang serupa pun terjadi di daerah jogya yang ada beberapa orang yang diduga terinfeksi AIDS setelah melakukan suntik darah untuk tes gula darah yang sama dilakukan oleh yang mengaku berasal dari Fakultas Kedokteran.

Laporan warga kepada kantor kepolisianpun makin marak,  Masyarakat diminta untuk lebih waspada dan segera melapor kepada aparat polisi bila ada hal yang sama terjadi agar dapat ditangkap beserta barang bukti ...

Dan ini sdh terjadi di SDN di Kec Kedungadem Kab Bojonegoro  tgl 6 Agust 2018 jam 09.00. Tetapi para guru curiga karena dia memaksa utk mengambil darah, dg alasan mengecek darah murid2.
Jangan lupa segera minta KTP mereka dan laporkan secepatnya, agar tidak timbul korban lebih banyak lagi pada anak2 kita ..." 

Informasi tersebut, membuat para guru, masyarakat dan dinas kesehatan di wilayah Kecamatan Kedungadem sempat dibuat waswas.

Kepala Sekolah saat dikonfirmasi melalui seluler menyampaikan, bahwa di sekolahannya tidak ada kejadian tersebut, termasuk juga di SDN lainnya. Sehingga, bisa dipastikan bahwa informasi tersebut tidak benar.

"Saya sudah tanya ke Kepala Sekolah lainnya, mereka juga menyampaikan hal sama. Itu tidak benar", tutur  Kepala Sekolah SDN di Kedungadem, Priyanto Utomo.

Sementara itu, Kapolsek Kedungadem menegaskan kepada masyarakat bahwa informasi yang beredar adalah berita bohong (HOAX). Pihaknya sudah mengkonfirmasi baik ke pihak Puskesmas maupun pihak sekolahan serta pihak pihak yang disebut dalam isi brondcast tersebut, dan semua menjawab tidak benar.

"Sudah kita cek ke semua pihak yang disebutkan disitu, dan semua tidak benar", jelas Kapolsek Kedungadem AKP Agus Elfauzi.

Pihaknya juga akan menelusuri darimana asal berita tersebut beredar. Sehingga, Kepolisian bisa menindak tegas orang orang yang membuat warga masyarakat resah dengan beredarnya isu tersebut.

"Masyarakat agar tetap tenang, jangan panik. Kita akan telusuri siapa pembuat berita Hoax tersebut", ucap Kapolsek. [top/ito]


PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




Video bB

Redaksi

  • Sunday, 14 October 2018 11:30

    3th blokTuban.com dan HJT ke-725

    AMSI Jatim Ajak Masyarakat Lebih Cerdas Konsumsi Berita

    AMSI Jatim Ajak Masyarakat Lebih Cerdas Konsumsi Berita Dalam kesempatannya menghadiri agenda Gowes 3 tahun blokTuban.com berkarya di Bumi Wali yang dibalut nuansa semarak menyambut Hari Jadi Tuban (HJT) ke-725, Ketua Asosiasi Media Siber Indonesia Wilayah Jawa Timur (Jatim), Arif Rahman memberi himbauan kepada masyarakat umum, khususnya yang ada dalam kegiatan tersebut agar lebih cerdas dalam mengkonsumsi berita....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Tabloid bB

  • Friday, 31 July 2015 13:16

    Tabloid bB Edisi Juli 2015

    Tabloid bB Edisi Juli 2015 Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar...

    read more