19:00 . Kartu Petani Mandiri (KPM) Solusi Untuk Petani di Bojonegoro   |   19:00 . Khusus Kloter 75, CJH Bojonegoro Berangkat dengan Jemaah Asal Surabaya   |   18:00 . Bupati Tantang Disperta Kembangkan Tehknologi Pertanian   |   17:00 . Mudahkan Pejalan Kaki Menyebrang, 2019 Dishub Pasang Tiga Pelican Cross   |   16:00 . Ajari Anak dan Gandeng Semua Pihak Tingkatkan Peran Keluarga   |   15:30 . Bupati Bojonegoro Launching Kartu Petani Mandiri   |   15:00 . 14 Pelajar dan 1 Gepeng Terciduk Polres Bojonegoro   |   14:00 . Kelompok Tani Wanita Meriahkan Launching KPM   |   13:00 . 3.500 Hektar Sawah di Bojonegoro Kekeringan   |   12:00 . Dua Pengemis Diamankan Satpol PP, Satunya dari Luar Bojonegoro   |   11:00 . KUA dan Cabang IPHI Kanor Bentuk Banom MTP   |   10:00 . Meningkat, Kasus Persetubuhan Anak Ancam Bojonegoro   |   09:00 . Tak Ingin Produksi Migas Terus Turun, Ini Upaya SKK Migas   |   08:00 . Harga Cabai Mahal, Warga Pilih Cabai Kering   |   07:00 . Wajib Waspada, Kecanduan Gadget Bisa Berakibat Fatal Untuk Kesehatan   |  
Wed, 24 July 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 31 August 2018 07:00

Keluarga Pengaruhi Tingkat Kepuasan Hidup

Keluarga Pengaruhi Tingkat Kepuasan Hidup

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Kepuasan hidup merupakan salah satu indikator kebahagiaan. Ada orang yang sudah mencapainya di usia muda, tapi tak sedikit orang yang sampai usia senja merasa belum memiliki kepuasan hidup.

Psikolog Intan Erlita mengungkapkan, kepuasan hidup tercapai saat seseorang menikmati setiap pengalaman dalam hidupnya dan tak memiliki masalah.

"Nah keluarga merupakan salah satu faktor pendukung yang penting," kata Intan dalam acara diskusi yang digelar oleh Sun Life Financial, di Jakarta, Kamis (30/8).

Peran keluarga penting karena merupakan bagian inti dan terdekat selama kehidupan. Keluarga di sini tidak terbatas suami-istri atau anak, tapi juga orangtua dan orang-orang terdekat dalam lingkup keluarga.

Setidaknya ada dua komponen untuk mencapai keluarga ideal demi meningkatkan kepuasan hidup.

Komponen pertama, kata Intan, adalah komunikasi. Tolak ukur dari komunikasi baik dalam keluarga adalah tidak tercipta perasaan takut saat berkomunikasi.

Dia mencontohkan seorang ayah yang tidak memposisikan diri galak, sehingga membuat anak tak takut untuk menyampaikan sesuatu.

Contoh lain berupa komunikasi antara suami dan istri, di mana harus saling terbuka satu sama lain tanpa ada kecemasan bisa membuat pihak lain tersinggung.

Komponen kedua, kata Intan, adalah kebersamaan. Dalam keluarga, perlu setidaknya momen kebersamaan yang selama ini kita sebuat quality time.

Setiap keluarga perlu setidaknya satu minggu sekali untuk momen kebersamaan itu.

"Jika dua komponen itu terpenuhi, niscaya akan menghasilkan keluarga harmonis dan mencapai kepuasan hidup," ungkap Intan.

*Sumber: kompas.com

Tag : pendidikan, kesehatan

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 17 July 2019 22:00

    KKM MI Kapas Gelar Bimtek K13 Revisi Tahun 2018

    KKM MI Kapas Gelar Bimtek K13 Revisi Tahun 2018 Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MI Kecamatan Kapas melaksanakan Bimbingan Teknis K13 Revisi Tahun 2018 yang akan berlangsung selama 4 hari dari tanggal 17 hingga 20 Juli 2019. Kegiatan ini berlangsung...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat