14:00 . Disdik Bojonegoro Targetkan Kekosongan Kasek SD Terisi Sebelum TAB   |   13:00 . Hujan Terus Menerus, Bawang Merah di Sekar Sebagian Boler   |   12:00 . Seorang Pemuda Asal Kedungadem Bojonegoro Dilaporkan Hilang   |   11:00 . Kapolsek Sumberejo Sosialisasikan Larangan Knalpot Brong   |   10:00 . DPRD Bojonegoro Dorong Pencairan Dana Hibah   |   09:00 . Padi Gadu di Caruban Mulai Panen   |   07:00 . Kenali, Efek Negatif Kebanyakan Makan Mi Instan   |   21:00 . Berikut, Cabor Andalan Bojonegoro pada Porprov Mendatang   |   20:00 . Isi Liburan, MAI At-Tanwir Talun Adakan Pelatihan Fasilitator PMR   |   19:00 . Resah Ulat Bulu, Tangani dengan Damkar   |   18:00 . KONI: Meski Sudah Bagus, Performa Atlet Porprov Terus Ditingkatkan   |   17:00 . Gokil, Ajang Promosi Kebun Belimbing   |   16:00 . Wabup Bojonegoro Tutup Kejurda Drum Band/Marcing Band   |   15:00 . Anggaran untuk 55 Jembatan di Bojonegoro Capai 80 Miliar   |   14:00 . Jadi Ajang Pertukaran Inovasi Desa   |  
Mon, 17 December 2018
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 02 October 2018 17:00

Musim Kemarau, 17.547 Hektar Lahan Pertanian Bero

Musim Kemarau, 17.547 Hektar Lahan Pertanian Bero

Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com - Musim kemarau tahun ini, membuat petani Bojonegoro harus merelakan lahan pertanian dibiarkan tidak ditanami (bero). Bahkan lahan bero tersebut totalnya mencapai 17 ribu hektar lebih yang tersebar di wilayah Kabupaten Bojonegoro.

"Total 17.547 ribu hektar lahan pertanian yang bero," kata Kabid Tanaman Pangan dan Holtikultura, Dinas Pertanian (Disperta) Bojonegoro, Zaenal Fanani.

Zaenal mengungkapkan, lahan pertanian yang bero atau kering ini dipicu, salah satunya karena faktor kandungan tanah C organik pertanian di Bojonegoro kian tak sesuai yakni di bawah 1 persen padahal, kandungan C Organik idealnya minimal 5 persen.

"Sehingga tanah pertanian kini, kurang bisa menyimpan kandungan air," beber Zaenal.

Dari data yang diperoleh blokBojonegoro.com lahan pertanian yang bero atau mengalami kekeringan yang paling luas ada di Kecamatan Kedungadem yakni 4.628 hektar dan Kecamatan Dander yakni seluas 3.433 hektar, Purwosari 2.018 hektar dan beberapa kecamatan lainnya.

Disperta Bojonegoro memprediksi kondisi kekeringan akan berakhir pada bulan November mendatang, bahkan pada bulan itu para petani diprediksi sudah bisa melakukan masa tanam pertama usai musim kemarau.

"Diperkirakan masa tanam petani dilakukan pada bulan November mendatang," imbuhnya. [saf/ito]

Tag : Lahan, pertanian, Bojonegoro

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Wednesday, 05 December 2018 08:00

    BMG Buka Lowongan Reporter bB, Berikut Syaratnya!

    BMG Buka Lowongan Reporter bB, Berikut Syaratnya! erkembangan blokMedia Group (blokBojonegoro media dan blokTuban media) semakin pesat belakangan ini dengan pembaca yang terus meningkat untuk wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Hal itu membuat manajemen melakukan pembenahan, termasuk menambah...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Thursday, 13 December 2018 09:00

    Gadget Sebagai Pengganti Buku

    Gadget Sebagai Pengganti Buku Gadget? Siapa yang tidak tahu dengan perangkat mobile satu ini? Sebagian besar remaja zaman sekarang merasa bahwa dirinya sangat tergantung dengan gadget....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 24 October 2018 09:00

    LoKer dan Iklan Baris di bB

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi Untuk mengakomodir permintaan dari masyarakat luas, terutama pembaca setia blokBojonegoro.com, redaksi menyediakan kanal khusus untuk informasi lowongan kerja (LoKer) dan iklan baris....

    read more