09:00 . 35 Wartawan Ikuti Lokakarya SKK Migas dan KKKS   |   08:00 . Dua Kecamatan Ini Selesai Rekapitulasi Perhitungan Suara   |   06:00 . 17.765 Pelajar SMP di Bojonegoro Ikuti UNBK   |   20:00 . Mobil Muatan Perabotan Terbakar di Jalan Raya Kapas   |   19:00 . Puncak Arus Balik Liburan, Penumpang Terminal Rajekwesi Meningkat   |   18:00 . Tingkatkan Ekonomi, Warga Bogo Tanam Tanaman Kelor   |   17:00 . PPS dan Saksi Sempat Adu Argumen Pertanyakan Penulisan di Plano   |   16:00 . Ada Seminar Pakaian Khas Daerah di Festival Kartini   |   15:00 . Banser Ikut Amankan Rekapitulasi di Kanor   |   14:30 . Rekapitulasi Suara di Kanor Dijaga Ketat   |   14:00 . Buka Festival Kartini, Bupati: Pejuang Gender Harus Tetap Ingat Kodrat   |   13:00 . Bawaslu: Selama Pemilu Tidak Ada Laporan Kami Terima   |   12:00 . Forum IKM Gelar Bazar Produk di CFD Bojonegoro   |   11:00 . Real Count, Jokowi Ungguli Prabowo Hingga 67.53 Persen   |   10:00 . Hari Kartini 2019, Ini Sejarah & Kutipan Inspiratifnya   |  
Mon, 22 April 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 19 November 2018 14:00

Mensesneg Pulang Kampung

Mensesneg Sampaikan 4 Program Pemerintah untuk Pesantren

Mensesneg Sampaikan 4 Program Pemerintah untuk Pesantren

Reporter: Parto Sasmito

blokBojonegoro.com - Dalam kunjungannya di Pondok Pesantren Attanwir, Desa Talun, Kecmatan Sumberejo, Kabupaten Bojonegoro, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Pratikno disambut pengasuh pondok dan dewan guru, serta dialog di dalem kiai.

Dalam diskusi, perwakilan ponpes, Nafik Sahal menjelaskan, saat ini di pondok yang berdiri sejak tahun 1930-an itu, ada 5000 siswa, 300 guru dan 700 majlis taklim yang beranggotakan masyarakat sekitar, serta setiap tahun, diadakan haul, lebih dari 20.000 jamaah yang hadir.

"Meskipun pondok ini biasa-biasa, alhamdulillah masih diberikan kepercayaan masyarakat untuk mendidik putra dan putrinya di sini," papar Gus Nafik.

Sementara itu, Mensesneg Pratikno menyampaikan, ada program dari pemerintah yang khusus diberikan untuk pondok pesantren. Kebanyakan, sudah banyak direalisasikan di luar Jawa.

"Ada 4 program pemerintah untuk pesantren. Di antaranya Rusunawa, Balai Latihan Kerja (BLK) Pesantren, Peternakan ikan di daerah kering, dan bank wakaf mikro," sebut orang nomor 14 di Republik Indonesia itu, (RI-14).

Rusunawa, lanjutnya, didirikan dengan 3 lantai dan bisa menampung sekitar 270 santri. Sedangkan untuk pembedayaan ekonomi melalui tambak ikan, dilakukan menggunakan terpal dan aliran air juga disalurkan ke perkebunan. Hasil pertanian itu, bisa mencapai 1 ton.

Tak hanya itu, untuk membekali santri, pemerintah juga menyediakan BLK Pesantren yang difasilitasi oleh Kemetrian Tenaga Kerja. Tujuannya, selain ilmu agama, para santri nantinya juga punya keterampilan dan bisa mengaplikasikannya ketika sudah kembali ke masyarakat.

"Di bidang pembiayaan, melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ada Bank Wakaf yang hanya memberikan pinjaman bukan simpanan. Untuk modal usaha masyarakat sekitar, dengan administrasi tidak sampai 3 persen per tahun. Jauh lebih kecil dari Kredit Usaha Rakyat (KUR) mulai 12 persen sampai diturunkan 7 persen saat ini," ulas Mensesneg.

Untuk itu, pihaknya memberikan ruang bagi para pondok pesantren untuk mengajukan program itu ke masing-masing kementrian yang sudah ditunjuk. Agar meningkatkan kualitas lulusan pondok, tak hanya di ilmu agama saja, tetapi juga keterampilan usaha. [ito/mu]

Tag : mensesneg, pratikno, attanwir, talun, sumberejo, bojonegoro

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 27 March 2019 21:00

    Petani di Balen Mulai Panen Kelengkeng

    Petani di Balen Mulai Panen Kelengkeng Seorang petani di Desa Kedungdowo, Kecamatan Balen, Abdul Mukarom merasa senang karena pohon Lengkeng yang ia tanam dua tahun yang lalu sekarang ini buahnya sudah bisa dinikmati. Setelah empat pohon...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 16 April 2019 09:00

    Hilang STNK NoPol S-3761-DJ

    Hilang STNK NoPol S-3761-DJ Telah hilang Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK): No.Pol: S-3761-DJ Merk/Type: HONDA Warna: Hitam Tahaun pembuatan: 2012 Nomor Rangka: MH1JB8110CK809201 Nomor Mesin: JB81E1806215 Atas Nama: DASINAH Alamat: Dusun Kawis RT.01/RW.02 Desa Geger Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur....

    read more