10:00 . Kabar Duka, Bu Nyai Dewi, Anggota Dewan Perempuan FPKB Bojonegoro Wafat   |   12:00 . Pemuda Asal Bojonegoro Diduga Terpeleset di Jalur Leter E Gunung Rinjai   |   09:00 . Meneropong Spirit Literasi Dis Perpus Sip Bojonegoro   |   15:00 . Duh...!!! 85 Anak Ngebet Nikah Muda, Salah Satu Faktor Hamil dan Punya Anak   |   14:00 . Maling Motor Marak di Bojonegoro Barat, Warga Sebut Ciri-ciri Pelaku Sama   |   12:00 . Dipolisikan Dugaan Pungli, Ini Respon Humas dan Komite SMP di Kasiman   |   11:00 . Sapa Bupati, Jadi Ajang Warga Bojonegoro Mengadu ke Bupati Wahono   |   09:00 . Kerap Setor Tunai, Pedagang Kelapa Ungkap Manfaat Jadi Nasabah BRILink   |   08:00 . SMP Negeri di Kasiman Bojonegoro Dipolisikan Wali Murid Dugaan Pungli   |   18:30 . Manasik Haji CJH Bojonegoro   |   18:00 . Rp1,9 T Efisiensi Pemkab Bojonegoro, Paling Banyak Infrastruktur   |   17:30 . 1508 Calon Jemaah Haji Bojonegoro 2025   |   17:00 . 1508 CJH Ikuti Bimbingan Manasik Haji Tingkat Kabupaten Bojonegoro di Go Fun   |   16:00 . Sekolah SD Bubar Gegara Bau Menyengat Pabrik Tembakau, Pernah Disegel Satpol PP   |   15:00 . Temui Pemimpin Cabang Bulog, Eko Wahyudi : Kita Dorong Bulog Untuk Tetap Serap   |  
Mon, 21 April 2025
Jl. Desa Sambiroto, Kec. Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Diterjang Angin, Panggung FBU Luluh Lantak

blokbojonegoro.com | Sunday, 18 November 2018 19:00

Diterjang Angin, Panggung FBU Luluh Lantak

Kontributor: Abdul Rokim 

blokBojonegoro.com - Setelah sukses terselenggaranya acara Festival Banyu Urip (FBU) dan sesaat setelah acara Fun Bike Tour de Gayam #3, Minggu (18/11/2018) sore hari terjadi hujan lebat disertai angin puting beliung. Karena kencangnya angin, panggung dan juga tenda yang belum sempat diambil oleh pihak penyelenggara luluh lantak.

Salah seorang yang berada di warung dekat tempat kejadian menjelaskan, memang hujan sangat lebat dan ditambah angin begitu kencang. "Tenda panggung dan juga sekira 12 tenda stand ambruk dan hancur," ucap Choirul Huda 

Salah satu panitia yang masih berada di Balai Desa Gayam, Sugito, menjelaskan, sebenarnya setiap kaki tenda sudah diberi kayu sebagai kekuatan penahan angin, namun ternyata terjangan angin terlampau kencang. 

"Sudah berusaha kita beri kekuatan setiap tenda, namun dengan begitu kencangnya angin, tiang tenda tak dapat menahannya," ungkapnya. 

Karena lokasi lapangan desa Gayam tersebut berbatasan dengan pagar Lapangan Banyuurip, tenda yang dihantam angin masuk ke dalam area ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), jatuh dihantam angin.

"Satu tenda masuk ke dalam area EMCL, memang sangat dahsyat angin tadi," tambahnya. [im/lis] 

Tag : panggung, fbu, hujan, angin



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat