08:00 . Petugas Gabungan Perketat Titik Penyekatan Kedewan-Cepu   |   07:00 . Menjaga Kesehatan di Hari Idul Fitri di Masa Pandemi Covid-19   |   19:00 . Pasca Macet....!!! Jembatan Glendeng Ditutup   |   18:00 . Macet...!!!! Kondisi Jembatan Glendeng saat Lebaran   |   17:00 . Renginang Jajanan Jadul Saat Lebaran   |   16:00 . AJI Sesalkan Penggunaan Data Jurnalis Sepihak oleh Pemkab Bojonegoro   |   15:00 . Jembatan Glendeng Penghubung Bojonegoro-Tuban Kembali Ditutup Sementara   |   14:00 . Lebaran, Harga Daging Sapi Merangkak Naik   |   13:00 . BAB di Bengawan, Bocah 13 Tahun Tenggelam   |   07:00 . Kenalkan Pola Makan Sehat Pada Anak, Apa yang Perlu Diperhatikan?   |   17:00 . Umat Katolik Bojonegoro Rayakan Kenaikan Isa Al Masih   |   16:00 . Bupati Bojonegoro dan Forkopimda Salat Ied di Masjid Agung Darrusalam   |   15:00 . Lebaran, Minuman Herbal Kekinian Banjir Pesanan   |   13:00 . Lebaran Agrowisata Belimbing Ngringinrejo Tetap Buka   |   11:00 . Libur Dua Hari, Berikut Jadwal Jam Operasional Kantor Selama Lebaran   |  
Sat, 15 May 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Festival Pusaka Nusantara 2018

Seniman Trenggalek Pamerkan Proses Pembuatan Keris

blokbojonegoro.com | Friday, 16 November 2018 17:00

Seniman Trenggalek Pamerkan Proses Pembuatan Keris

Kontributor: Candra Kurniawan

blokBojonegoro.com - Festival Pusaka Nusantara tahun 2018 ini, yang bertempat di Pendopo Kabupaten Bojonegoro resmi dibuka oleh Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah, Jumat (16/11/2018).

Festival ini dihadiri oleh seluruh seniman dan pecinta pusaka yang ada di Jawa Timur.

Banyak pusaka dipamerkan dalam festival ini. Namun ada yang menarik perhatian para pengunjung, yaitu Aryo Pulanggeni, seniman dan pembuat keris dari Kabupaten Trenggalek, yang menunjukkan proses pembuatan keris jawa khas Trenggalek.

Terlihat Mbah Aryo sapaan akrabnya, menunjukkan cara membuat keris dengan peralatan dan bahan-bahan yang dia bawa dari kotanya.

Mbah Aryo menjelaskan, jika saat membuat keris dibutuhkan waktu tiga sampai tujuh bulan, tergantung pemesannya. "Bahan pembuatan keris terdiri dari tiga logam yaitu besi, nikel dan baja," jelasnya.

Besi, nikel dan baja pertama disatukan kemudian ditempa berulang-ulang hingga menjadi keris sedemikian rupa. "Satu keris bisa terdiri dari puluhan bahkan ratusan lapis baja, besi dan nikel," ujar Mbah Aryo kepada blokBojonegoro.com.

"Kita ingin mengedukasi khususnya untuk para remaja, agar lebih mengenal keris sebagai budaya yang sudah diakui oleh UNESCO," papar Mbah Aryo mantab. [wan/mu]

Tag : keris, budaya, warisan leluluhr, warisan nusantara, pusaka

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat