19:00 . Belasan CJH Bojonegoro Dipastikan Gagal Berangkat ke Tanah Suci   |   18:00 . Jamaah Haji Bojonegoro Bakal Diberangkatkan Mulai 31 Juli   |   17:00 . Puluhan CJH Bojonegoro Termasuk Kelompok Risti   |   16:00 . Jelang Idul Adha, Harga Cabai Merangkak Naik   |   15:00 . Musim Kemarau, Disnakkan Klaim Petani Ikan Sudah Panen   |   14:00 . Laga Kontra Arema Malang United Jadi Uji Coba Terakhir Persibo   |   13:00 . DPD AGPAII Bojonegoro Resmi Dikukuhkan   |   12:00 . Perkuat Pengembangan Operasional Kilang Nasional, Pertamina Gandeng 5 PTN   |   11:00 . Penetapan Caleg Tepilih, KPU Hanya Diberi Waktu Lima Hari   |   10:00 . Ratusan Guru PAI se-Bojonegoro Ikuti Pembinaan dan Halal Bihalal   |   09:00 . Cinta NKRI, Urus KTP Diusia Senja   |   08:00 . Abimanyu Dilantik Jadi Pj. Sekda Bojonegoro   |   07:00 . Mau Naik Haji? Periksa Kesehatan Ini Sebelum Berangkat   |   22:00 . Awak Media Diminta Keluar Saat Liput Pelantikan, Ini Alasan Bupati   |   21:00 . Bupati Resmi Lantik Pj Sekda Bojonegoro   |  
Sun, 21 July 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 25 November 2018 15:00

Geger...! Buaya Muncul di Bengawan

Astaga...! Buaya Masih Sering Muncul di Bengawan?

Astaga...! Buaya Masih Sering Muncul di Bengawan?

Kontributor: Maulina Alfiyana

blokBojonegoro.com - Pasca kemunculan tujuh ekor buaya sepekan yang lalu, Jumat (16/11/2018) di Desa Jepuro Kecamatan Widang Kabupaten Tuban yang berbatasan dengan Kecamatan Baureno Bojonegoro,  warga kembali dihebohkan dengan kemunculan dua buaya yang menampakkan diri di tempat yang sama.

Hal itu membuat para kaum laki-laki setempat tidak tinggal diam, mereka berupaya memperketat aktivitas ronda malam di pinggir sungai benggawan solo.

Salah satu warga yang biasa ikut ronda, Uriyanto mengaku, ia dan rekan-rekannya sering melihat buaya menepi di pinggir sungai pada malam hari.

"Biasaya pasti waktu tenggah malam pukul 24.00 Wib buaya itu menampakan diri lalu beberapa menit kembali tenggelam," ungkapnya.

Tak hanya itu, isu kemunculan predator air tawar ini juga dikaitkan dengan hal-hal yang berbau mistis dan begitu cepat menyebar di masyarakat. Alhasil kabar burung bahwa buaya yang muncul tersebut bukan buaya biasa pada umumnya, melainkan buaya jadi-jadian. Pasalnya buaya tersebut menetap di satu tempat dan tidak pindah ke mana-mana.

Baca [Warga Masih Trauma Pasca Kemunculan Buaya]

Warga lain, Astutik membenarkan hal tersebut, pasalnya pernah ada kejadian mistis pasca kemunculan tujuh ekor buaya di bengawan solo yang membuat warga di bantaran sungai heboh, bahkan di Bojonegoro juga tak kalah ramai.

"Sempat dikasih umpan bebek oleh warga yang naik perahu ke tengah benggawan, waktu bebeknya dilepas kata warga yang memberi umpan itu ada ombak yang besar, namun yang terlihat oleh sekian banyak warga yang menyaksikan kejadian tersebut hanya ada ombak kecil air biasa," paparnya. [lin/mu]

Tag : buaya, bengawan solo

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 17 July 2019 22:00

    KKM MI Kapas Gelar Bimtek K13 Revisi Tahun 2018

    KKM MI Kapas Gelar Bimtek K13 Revisi Tahun 2018 Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MI Kecamatan Kapas melaksanakan Bimbingan Teknis K13 Revisi Tahun 2018 yang akan berlangsung selama 4 hari dari tanggal 17 hingga 20 Juli 2019. Kegiatan ini berlangsung...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat