07:00 . Selain Makanan, Ini Faktor yang Pengaruhi Pencernaan   |   23:00 . Dua Warga Bojonegoro Terima Santunan dan Piagam Penghargaan dari Gubernur   |   22:30 . 2 Warga Bojonegoro Terima Santunan dari Gubernur   |   22:00 . Jelang Mudik, Kapolres Cek Jalan Nasional   |   21:00 . Kuwalahan Layani Pesanan, Industri Rumahan Rekrut IRT Tiap Ramadan   |   20:00 . Pilkades Pomahan Terancam Ditunda?   |   19:00 . Cipayung Bojonegoro Gelar Aksi Tolak People Power   |   18:00 . Per Nasabah Dijatah Rp18,7 Juta, BNI Sediakan 50 Antrean Setiap Hari   |   17:00 . Sebab Ini, Kita Bisa Didampingi Malaikat Rohmat   |   16:00 . Tradisi Ramadan, Jalan KH M Rosyid Layaknya Pasar Tumpah   |   15:30 . Sidak DLH, Minta Manajemen Koperasi Kareb Perbaiki AMDAL   |   15:00 . Jajanan Khas Kampung Ini Tembus Pasaran Luar Kota   |   13:00 . H-10 Pengerjaan dan Material Proyek Jalan Nasional Sudah Bersih   |   12:00 . Kapolres Cek Jalan Nasional Jelang Arus Mudik Lebaran   |   11:00 . Pengamanan Hasil Pemilu, 400 Aparat Gabungan Disiapkan   |  
Tue, 21 May 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 25 November 2018 15:00

Geger...! Buaya Muncul di Bengawan

Astaga...! Buaya Masih Sering Muncul di Bengawan?

Astaga...! Buaya Masih Sering Muncul di Bengawan?

Kontributor: Maulina Alfiyana

blokBojonegoro.com - Pasca kemunculan tujuh ekor buaya sepekan yang lalu, Jumat (16/11/2018) di Desa Jepuro Kecamatan Widang Kabupaten Tuban yang berbatasan dengan Kecamatan Baureno Bojonegoro,  warga kembali dihebohkan dengan kemunculan dua buaya yang menampakkan diri di tempat yang sama.

Hal itu membuat para kaum laki-laki setempat tidak tinggal diam, mereka berupaya memperketat aktivitas ronda malam di pinggir sungai benggawan solo.

Salah satu warga yang biasa ikut ronda, Uriyanto mengaku, ia dan rekan-rekannya sering melihat buaya menepi di pinggir sungai pada malam hari.

"Biasaya pasti waktu tenggah malam pukul 24.00 Wib buaya itu menampakan diri lalu beberapa menit kembali tenggelam," ungkapnya.

Tak hanya itu, isu kemunculan predator air tawar ini juga dikaitkan dengan hal-hal yang berbau mistis dan begitu cepat menyebar di masyarakat. Alhasil kabar burung bahwa buaya yang muncul tersebut bukan buaya biasa pada umumnya, melainkan buaya jadi-jadian. Pasalnya buaya tersebut menetap di satu tempat dan tidak pindah ke mana-mana.

Baca [Warga Masih Trauma Pasca Kemunculan Buaya]

Warga lain, Astutik membenarkan hal tersebut, pasalnya pernah ada kejadian mistis pasca kemunculan tujuh ekor buaya di bengawan solo yang membuat warga di bantaran sungai heboh, bahkan di Bojonegoro juga tak kalah ramai.

"Sempat dikasih umpan bebek oleh warga yang naik perahu ke tengah benggawan, waktu bebeknya dilepas kata warga yang memberi umpan itu ada ombak yang besar, namun yang terlihat oleh sekian banyak warga yang menyaksikan kejadian tersebut hanya ada ombak kecil air biasa," paparnya. [lin/mu]

Tag : buaya, bengawan solo

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat