00:00 . Ikuti GPS, Truk Pasir 40 Ton Buat Jembatan Ambruk   |   23:00 . Ketua PBNU: Tak Harmonisnya Agama dan Budaya Penyebab Konflik Timur Tengah   |   22:30 . Di Kecamatan Gondang, 3 Rumah Roboh Disapu Angin Kencang   |   22:00 . Gara-gara GPS, Truk Pasir Buat Jembatan Ambruk   |   21:30 . Ansor Sumberejo Berduka, Banser Terbaik Gugur   |   21:00 . Hujan Disertai Angin Kencang Landa 17 Desa di 4 Kecamatan   |   20:00 . Detik-detik Pohon Tumbang Hampir Timpa Kendaraan   |   19:30 . Dihantam Mobil, Warga Sambongrejo Meninggal Seketika   |   19:00 . Tangkal Paham Radikal, IAI-UNUGIRI Bumikan Islam Nusantara Melalui Seminar Nasional   |   18:30 . Dinding Pemkab Terkelupas dan Teras Taman Rajekwesi Ambruk   |   18:00 . Penampakan Gedung Pemkab, Pasca Disapu Angin   |   17:30 . Lagi, Hujan Disertai Angin Porak-porandakan Kota Bojonegoro   |   17:00 . Disapu Angin Gedung Pemda Kocar Kacir   |   11:00 . UKM Sinergi Belajar Jurnalis Bareng bB   |   10:00 . Berburu Sinyal di Atas Bukit   |  
Thu, 12 December 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 29 November 2018 18:30

Nahas, Balita di Pucangarum Ditemukan Tenggelam di Bangawan

Nahas, Balita di Pucangarum Ditemukan Tenggelam di Bangawan Foto: dari media sosial WA

Reporter: Parto Sasmito

blokBojonegoro.com - Nasib nahas menimpa Balita kecil bernama Adzril Achrom Alfarezzi putra dari Sori, warga Dusun Randap Rt 1, Rw 05, Desa Pucangarum, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro. Pelajar Pos PAUD yang baru 9 hari berulangtahun itu ditemukan meninggal lantaran tenggelam di Bangawan Solo, Kamis (29/11/2018).

Berdasarkan data yang dihimpun blokBojonegoro.com, kronologi kejadian berawal saat korban mengikuti ayahnya untuk kenduri rutin di rumah tetangga. Namun, ternyata saat kenduri berlangsung, korban terlepas dari pantauan Sang Ayah, berjalan seorang diri. 

Awalnya, orang tua korban mengira, anaknya sudah pulang duluan ke rumah sehingga dia pun tak was-was dan mengikuti kenduri hingga usai. Setelah pulang, Sang Ayah yang tak menemukan korban di rumah langsung melakukan pencarian dengan menanyai para tetangga yang tak juga mengetahui keberadaan Balita mungil itu.

Akhirnya, dilakukan pencarian hingga ke pinggir Bengawan Solo yang berjarak sekitar 50 meter dari rumah korban. Disana sekitar pukul 17.30, seorang saksi, Suwanto menemukan sandal berwarna putih, dan menduga Adzril tenggelam. Selanjutnya, keluarga bersama warga mencari dengan cara menyelam, kemudian selang 15 menit korban ditemukan dan langsung dibawa ke Puskesmas Gunungsari untuk dilakukan pemeriksaan. 

Dari hasil pemeriksaan oleh Petugas Puskesmas Gunungsari, Wendi Septiyanto, korban dinyatakan tenggelam dari ciri-ciri yang ada. "Perut kembung, mata lebam, mulut biru dan tidak ada tanda-tanda penganiayaan," paparan hasil pemeriksaan.

Selanjutnya, pihak kepolisian menyerahkan jenazah korban kepada keluarganya untuk dimakamkan. [ito/lis]

Tag : balita, tenggelam


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat