19:00 . Kartu Petani Mandiri (KPM) Solusi Untuk Petani di Bojonegoro   |   19:00 . Khusus Kloter 75, CJH Bojonegoro Berangkat dengan Jemaah Asal Surabaya   |   18:00 . Bupati Tantang Disperta Kembangkan Tehknologi Pertanian   |   17:00 . Mudahkan Pejalan Kaki Menyebrang, 2019 Dishub Pasang Tiga Pelican Cross   |   16:00 . Ajari Anak dan Gandeng Semua Pihak Tingkatkan Peran Keluarga   |   15:30 . Bupati Bojonegoro Launching Kartu Petani Mandiri   |   15:00 . 14 Pelajar dan 1 Gepeng Terciduk Polres Bojonegoro   |   14:00 . Kelompok Tani Wanita Meriahkan Launching KPM   |   13:00 . 3.500 Hektar Sawah di Bojonegoro Kekeringan   |   12:00 . Dua Pengemis Diamankan Satpol PP, Satunya dari Luar Bojonegoro   |   11:00 . KUA dan Cabang IPHI Kanor Bentuk Banom MTP   |   10:00 . Meningkat, Kasus Persetubuhan Anak Ancam Bojonegoro   |   09:00 . Tak Ingin Produksi Migas Terus Turun, Ini Upaya SKK Migas   |   08:00 . Harga Cabai Mahal, Warga Pilih Cabai Kering   |   07:00 . Wajib Waspada, Kecanduan Gadget Bisa Berakibat Fatal Untuk Kesehatan   |  
Wed, 24 July 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 29 November 2018 18:30

Nahas, Balita di Pucangarum Ditemukan Tenggelam di Bangawan

Nahas, Balita di Pucangarum Ditemukan Tenggelam di Bangawan Foto: dari media sosial WA

Reporter: Parto Sasmito

blokBojonegoro.com - Nasib nahas menimpa Balita kecil bernama Adzril Achrom Alfarezzi putra dari Sori, warga Dusun Randap Rt 1, Rw 05, Desa Pucangarum, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro. Pelajar Pos PAUD yang baru 9 hari berulangtahun itu ditemukan meninggal lantaran tenggelam di Bangawan Solo, Kamis (29/11/2018).

Berdasarkan data yang dihimpun blokBojonegoro.com, kronologi kejadian berawal saat korban mengikuti ayahnya untuk kenduri rutin di rumah tetangga. Namun, ternyata saat kenduri berlangsung, korban terlepas dari pantauan Sang Ayah, berjalan seorang diri. 

Awalnya, orang tua korban mengira, anaknya sudah pulang duluan ke rumah sehingga dia pun tak was-was dan mengikuti kenduri hingga usai. Setelah pulang, Sang Ayah yang tak menemukan korban di rumah langsung melakukan pencarian dengan menanyai para tetangga yang tak juga mengetahui keberadaan Balita mungil itu.

Akhirnya, dilakukan pencarian hingga ke pinggir Bengawan Solo yang berjarak sekitar 50 meter dari rumah korban. Disana sekitar pukul 17.30, seorang saksi, Suwanto menemukan sandal berwarna putih, dan menduga Adzril tenggelam. Selanjutnya, keluarga bersama warga mencari dengan cara menyelam, kemudian selang 15 menit korban ditemukan dan langsung dibawa ke Puskesmas Gunungsari untuk dilakukan pemeriksaan. 

Dari hasil pemeriksaan oleh Petugas Puskesmas Gunungsari, Wendi Septiyanto, korban dinyatakan tenggelam dari ciri-ciri yang ada. "Perut kembung, mata lebam, mulut biru dan tidak ada tanda-tanda penganiayaan," paparan hasil pemeriksaan.

Selanjutnya, pihak kepolisian menyerahkan jenazah korban kepada keluarganya untuk dimakamkan. [ito/lis]

Tag : balita, tenggelam

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 17 July 2019 22:00

    KKM MI Kapas Gelar Bimtek K13 Revisi Tahun 2018

    KKM MI Kapas Gelar Bimtek K13 Revisi Tahun 2018 Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MI Kecamatan Kapas melaksanakan Bimbingan Teknis K13 Revisi Tahun 2018 yang akan berlangsung selama 4 hari dari tanggal 17 hingga 20 Juli 2019. Kegiatan ini berlangsung...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat