20:20 . 15 Atlet Akan Perkuat Tim Basket Bojonegoro pada Porprov 2019   |   19:00 . IB Gratis Solusi Stabilkan Ketersedian Sapi   |   18:00 . Tim PPKD Diusulkan, SK Bupati Belum Turun   |   17:00 . Palang Pintu Rel Kereta Bisa Dibangun, Jika...   |   16:00 . Penerima Kartu Pedagang Produktif Harus Terverifikasi   |   15:00 . Komisi A DPRD Rapat Kerja dengan Bawaslu Bojonegoro   |   14:00 . KBM IAI Sunan Giri Galang Dana untuk Korban Bencana   |   13:00 . Target KPP 2019 Sebanyak 5.000 Kartu   |   12:00 . Bupati Anna: KPP Bisa Memudahkan Akses Para Pedagang   |   11:00 . Ratusan Pedagang Hadiri Launching Kartu Pedagang Produktif   |   10:00 . Geser Rokan, Produksi Minyak Blok Cepu Tertinggi di RI   |   09:00 . Inilah Tiga Item Anggaran Diselewengkan   |   08:00 . Minim Sarpras dan Siswa, 2 SMA Gabung Sekolah Lain   |   07:00 . Konsumsi "Obat Kuat" Pria Berisiko Ganggu Penglihatan   |   06:00 . Setiap Tahun Tanah Bojonegoro Bergeser 3,3 Milimeter   |  
Wed, 16 January 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 06 January 2019 16:00

Sempat Rp42 Ribu per Kilogram, Harga Cabai Turun Dratis

Sempat Rp42 Ribu per Kilogram, Harga Cabai Turun Dratis

Kontributor: Sutopo

blokBojonegoro.com - Harga cabai beberapa hari lalu melonjak hingga Rp42 ribu per kilogram. Tapi, saat ini turun menjadi Rp12 ribu per kilogram.

"Akhir tahun kemarin,  naik hingga Rp42 ribu," kata seorang pedagang cabai di Kecamatan Sekar, Gusjito kepada blokBojonegoro.com.

Dikatakan Gusjito, jika harga cabai saat ini merosot tajam. Tak pelak, banyak pedagang yang kebingungan memutar otak untuk mencari untung.

Selama ini, dirinya menggunakan teknik eceran agar tetap laku dan untung. Gusjito, hampir setiap hari memasok cabai ke pedagang-pedagang kecil.

Sementara, untuk stok cabai sendiri dirinya mengandalkan pasokan dari Kabupaten Kediri dan Lumajang, Jawa Timur. Dirinya sudah banyak kenal pedagang cabai di sana.

"Ini banyak yang ngotot meminta saya membeli cabai mereka (pedagang di Lumajang) saya tawar Rp12 tidak boleh," bebernya.

Dirinya biasanya menjual cabai campuran. Artinya cabai merah dicampur dengan hijau biar bisa merata dan mudah dijual.

Sementara itu, seorang petani cabai di Sekar, Warso mengaku, jika cabai miliknya sudah mulai mati. Sehingga, ketika harga turun otomatis penghasilanya tak seberapa.

"Sudah banyak yang mati, jadi untungnya tinggal sedikit apalagi harganya murah," beber Warso. [top/ito]

Tag : harga, cabai, sekar, turun

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Thursday, 03 January 2019 16:30

    Raker BMG 2019

    GM Bacakan SK, Inilah Leader Baru di Redaksi bB dan bT

    GM Bacakan SK, Inilah Leader Baru di Redaksi bB dan bT Dalam rangka menjalankan roda perusahaan di bawah naungan Blok Media Grup (BMG) dengan semangat mengawali tahun 2019 ini, ada penyegaran yang dilakukan pada anak-anak perusahaan BMG, termasuk dalam redaksi blokBojonegoro.com...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 24 October 2018 09:00

    LoKer dan Iklan Baris di bB

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi Untuk mengakomodir permintaan dari masyarakat luas, terutama pembaca setia blokBojonegoro.com, redaksi menyediakan kanal khusus untuk informasi lowongan kerja (LoKer) dan iklan baris....

    read more