08:00 . Mengenal lebih Dekat Program Sahabat Pertamina   |   07:00 . Pentingnya Air bagi Kesehatan   |   20:00 . 248 Siswa dari 3 Kabupaten Ikuti Rekrutmen Tenaga Kerja   |   19:00 . Lika-liku Perjalanan Usaha Putu Bambu Pertigaan Sumuragung   |   18:00 . Perawatan Kulit dengan Teknologi Canggih Mulai Hadir di Bojonegoro   |   17:00 . Cek Kelengkapan Mobil Siaga Desa   |   16:00 . Pertamina Serahkan 2 Unit Mobil Siaga Desa di Tuban   |   15:00 . Jatim Kondusif, Kecuali 4 Kabupaten   |   14:00 . 17 Kecamatan, Sementara DPTb Ada 2.412   |   13:00 . Target Seminggu, Pelipatan 4 SS Dikebut   |   12:00 . Jaga Lingkungan, PEPC Tanam Pohon Trembesi di Ngasem   |   11:00 . Terima Maaf Tirto.id, Laporan di Polda Jatim Dicabut   |   10:00 . Mahasiswa ITS Kunjungi Lapangan Banyuurip   |   09:00 . Solihin Jadi Timsel Komisioner KPU   |   08:00 . Ada Pemain Naturalisasi, Samsul Tak Takut   |  
Wed, 20 March 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 06 January 2019 16:00

Sempat Rp42 Ribu per Kilogram, Harga Cabai Turun Dratis

Sempat Rp42 Ribu per Kilogram, Harga Cabai Turun Dratis

Kontributor: Sutopo

blokBojonegoro.com - Harga cabai beberapa hari lalu melonjak hingga Rp42 ribu per kilogram. Tapi, saat ini turun menjadi Rp12 ribu per kilogram.

"Akhir tahun kemarin,  naik hingga Rp42 ribu," kata seorang pedagang cabai di Kecamatan Sekar, Gusjito kepada blokBojonegoro.com.

Dikatakan Gusjito, jika harga cabai saat ini merosot tajam. Tak pelak, banyak pedagang yang kebingungan memutar otak untuk mencari untung.

Selama ini, dirinya menggunakan teknik eceran agar tetap laku dan untung. Gusjito, hampir setiap hari memasok cabai ke pedagang-pedagang kecil.

Sementara, untuk stok cabai sendiri dirinya mengandalkan pasokan dari Kabupaten Kediri dan Lumajang, Jawa Timur. Dirinya sudah banyak kenal pedagang cabai di sana.

"Ini banyak yang ngotot meminta saya membeli cabai mereka (pedagang di Lumajang) saya tawar Rp12 tidak boleh," bebernya.

Dirinya biasanya menjual cabai campuran. Artinya cabai merah dicampur dengan hijau biar bisa merata dan mudah dijual.

Sementara itu, seorang petani cabai di Sekar, Warso mengaku, jika cabai miliknya sudah mulai mati. Sehingga, ketika harga turun otomatis penghasilanya tak seberapa.

"Sudah banyak yang mati, jadi untungnya tinggal sedikit apalagi harganya murah," beber Warso. [top/ito]

Tag : harga, cabai, sekar, turun

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 18 February 2019 08:00

    Petani Kalitidu Menyemai Refugia

    Petani Kalitidu Menyemai Refugia Mengendalikan OPT padi dengan cara menanam Refugia juga dilakukan petani di Desa Pumpungan Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro, Jawa Timur....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 24 October 2018 09:00

    LoKer dan Iklan Baris di bB

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi Untuk mengakomodir permintaan dari masyarakat luas, terutama pembaca setia blokBojonegoro.com, redaksi menyediakan kanal khusus untuk informasi lowongan kerja (LoKer) dan iklan baris....

    read more