07:00 . 4 Probiotik yang Bermanfaat untuk Kesehatan Anak   |   22:00 . Besok Pilkades Digelar, Tak Ada Lonjakan Penumpang Turun di Terminal   |   21:00 . Tak Ada Ujian Susulan, 369 Peserta SKD Dinyatakan Gugur   |   20:00 . BKPP Bojonegoro Umumkan Hasil SKD CPNS Akhir Februari   |   19:00 . 213 ASN Eselon III Bakal Ikuti Asessment di Jakarta   |   18:00 . Mahasiswa STIE Cendekia Kunjungi Lapangan Banyu Urip   |   17:00 . Duh...! Politik Uang Masih Jadi Tren Cakades?   |   16:00 . Tanggul Jebol, 135 Hektar Tanaman Padi Siap Panen Terancam Gagal Panen   |   15:00 . Cerita Mahasiswa Asal Bojonegoro Saat Virus Corona Mewabah   |   14:00 . 500 Sak Disiapkan untuk Perbaiki Tanggul Kali di Kanor yang Jebol   |   13:00 . Survei, PDPM Ungkap Pencalonan Kades   |   12:00 . Sensus Penduduk 2020 Dimulai, Pemkab Bojonegoro Siap Dukung   |   11:00 . Bupati Sambut 1.039 Personel BKO untuk Pengamanan Pilkades Serentak   |   10:00 . Pemkab Bojonegoro Siap Dukung Sensus Penduduk 2020   |   09:30 . Hujan, Bengawan Solo Masuk Siaga Hijau   |  
Wed, 19 February 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 06 January 2019 16:00

Sempat Rp42 Ribu per Kilogram, Harga Cabai Turun Dratis

Sempat Rp42 Ribu per Kilogram, Harga Cabai Turun Dratis

Kontributor: Sutopo

blokBojonegoro.com - Harga cabai beberapa hari lalu melonjak hingga Rp42 ribu per kilogram. Tapi, saat ini turun menjadi Rp12 ribu per kilogram.

"Akhir tahun kemarin,  naik hingga Rp42 ribu," kata seorang pedagang cabai di Kecamatan Sekar, Gusjito kepada blokBojonegoro.com.

Dikatakan Gusjito, jika harga cabai saat ini merosot tajam. Tak pelak, banyak pedagang yang kebingungan memutar otak untuk mencari untung.

Selama ini, dirinya menggunakan teknik eceran agar tetap laku dan untung. Gusjito, hampir setiap hari memasok cabai ke pedagang-pedagang kecil.

Sementara, untuk stok cabai sendiri dirinya mengandalkan pasokan dari Kabupaten Kediri dan Lumajang, Jawa Timur. Dirinya sudah banyak kenal pedagang cabai di sana.

"Ini banyak yang ngotot meminta saya membeli cabai mereka (pedagang di Lumajang) saya tawar Rp12 tidak boleh," bebernya.

Dirinya biasanya menjual cabai campuran. Artinya cabai merah dicampur dengan hijau biar bisa merata dan mudah dijual.

Sementara itu, seorang petani cabai di Sekar, Warso mengaku, jika cabai miliknya sudah mulai mati. Sehingga, ketika harga turun otomatis penghasilanya tak seberapa.

"Sudah banyak yang mati, jadi untungnya tinggal sedikit apalagi harganya murah," beber Warso. [top/ito]

Tag : harga, cabai, sekar, turun


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat