21:00 . Wakili Kodim, Siswa SMAN 1 Padangan Juara 3 Lomba Fotografi Tingkat Kodam   |   20:00 . Diknas Bojonegoro Didatangi Tim Siber Pungli   |   19:00 . Kenapa Ada Gerakan 18.21?   |   18:00 . Menuju Kota Kreatif, Bupati Teken MoU dengan ICCN   |   17:00 . Ayo..! Gerakan 18.21 di Bojonegoro   |   16:00 . Dua Warga Kedungadem Diduga Tewas Bunuh Diri   |   14:00 . Pimpinan DPRD Dikukuhkan, AKD Masih Menunggu   |   13:00 . Siswa SD Hanya Bisa Baca Buku di Perspusda   |   12:00 . Persibo Jajal Kekuatan Persekam di Partai Uji Coba   |   11:00 . Para Pendonor Aktif Dapat Piagam Penghargaan   |   10:00 . Demi Pembaca, Perpusda Tambah 1.732 Buku   |   09:00 . Apel HUT PMI Jadi Penyemangat Gerakan Kemanusiaan   |   08:00 . Bojonegoro Dapat Penghargaan Kabupaten/Kota Peduli Olahraga   |   07:00 . Tak Mau Beri Anak Susu Formula? Tapi Jangan Lakukan 3 Hal Ini, Moms!   |   18:00 . Kirab Pusaka Haul Ke-237 Ki Andongsari (Adipati Arya Mentahun)   |  
Wed, 18 September 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 06 January 2019 16:00

Sempat Rp42 Ribu per Kilogram, Harga Cabai Turun Dratis

Sempat Rp42 Ribu per Kilogram, Harga Cabai Turun Dratis

Kontributor: Sutopo

blokBojonegoro.com - Harga cabai beberapa hari lalu melonjak hingga Rp42 ribu per kilogram. Tapi, saat ini turun menjadi Rp12 ribu per kilogram.

"Akhir tahun kemarin,  naik hingga Rp42 ribu," kata seorang pedagang cabai di Kecamatan Sekar, Gusjito kepada blokBojonegoro.com.

Dikatakan Gusjito, jika harga cabai saat ini merosot tajam. Tak pelak, banyak pedagang yang kebingungan memutar otak untuk mencari untung.

Selama ini, dirinya menggunakan teknik eceran agar tetap laku dan untung. Gusjito, hampir setiap hari memasok cabai ke pedagang-pedagang kecil.

Sementara, untuk stok cabai sendiri dirinya mengandalkan pasokan dari Kabupaten Kediri dan Lumajang, Jawa Timur. Dirinya sudah banyak kenal pedagang cabai di sana.

"Ini banyak yang ngotot meminta saya membeli cabai mereka (pedagang di Lumajang) saya tawar Rp12 tidak boleh," bebernya.

Dirinya biasanya menjual cabai campuran. Artinya cabai merah dicampur dengan hijau biar bisa merata dan mudah dijual.

Sementara itu, seorang petani cabai di Sekar, Warso mengaku, jika cabai miliknya sudah mulai mati. Sehingga, ketika harga turun otomatis penghasilanya tak seberapa.

"Sudah banyak yang mati, jadi untungnya tinggal sedikit apalagi harganya murah," beber Warso. [top/ito]

Tag : harga, cabai, sekar, turun

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Wednesday, 07 August 2019 15:00

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten Sebanyak 29 wartawan telah bekerja keras melewati Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-27 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, yang bekerjasama dengan SKK Migas dan KKKS. Selama dua hari 6-7...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 08 September 2019 15:00

    Semarak HUT, 17 Perlombaan Satukan Warga Semanding

    Semarak HUT, 17 Perlombaan Satukan Warga Semanding Peringatan HUT Republik Indonesia merupakan suatu kegiatan yang rutin dilaksanakan seluruh masyarakat Indonesia, sebagai bentuk rasa syukur atas kemerdekaan Republik Indonesia yang diperjuangkan oleh pahlawan terdahulu....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat