12:00 . Bupati Melihat Sapi yang Mendapat Juara   |   11:00 . Tingkatkan Populasi Ternak dengan Lomba Sapi Betina Produktif   |   10:00 . Berkah Energi Pertamina, Inilah Lima Pemenangnya   |   09:00 . Petani Kedungadem Gotong Royong Melebarkan JUT   |   08:00 . 2 Ekor Sapi Tepanggang Saat Kebakaran di Desa Karangsono   |   07:00 . Persiapan agar Tubuh Tetap Bugar di Musim Hujan   |   06:00 . Belajar Bersama Cak Nun, Ribuan Jamaah Penuhi Lapangan Dukohkidul   |   17:00 . Angin Kencang, 3 Dapur dan 1 Rumah di Baureno Roboh   |   15:00 . BMKG Prediksi Hujan Segera Turun di Bojonegoro   |   14:00 . Inilah Agenda HJB ke-342   |   12:00 . Pengisian Kekosongan Kepala SD Belum Bisa Dipastikan   |   11:00 . Segarnya Dawet Ireng Pelepas Dahaga   |   10:00 . BPKAD: Turunnya DBH Migas Program Prioritas Harus Didahulukan   |   09:00 . Musim Nikah, Pengusaha Rias Kebanjiran Job   |   08:00 . Polhut Bojonegoro Berhasil Amankan Satu Pelaku Diduga Pencurian Kayu   |  
Wed, 16 October 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 15 January 2019 10:00

Raperda Gagal Bahas Masuk Propemperda 2019

Raperda Gagal Bahas Masuk Propemperda 2019 *Ilustrasi

Kontributor: Wahyudi

blokBojonegoro.com - Tujuh Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang gagal dibahas pada tahun 2018, bakal dimasukan ke Program Pembentukan Perda (Propemperda) tahun 2019.

Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) Ali Mustofa mengatakan, tujuh Raperda yang gagal dibahas pada 2018 tidak otomatis bisa dibahas pada tahun 2019.

"Jadi harus masuk Propemperda tahun 2019 terlebih dahulu, baru kemudian bisa dibahas," kata Ali Mustofa blokBojonegoro.com, Selasa (15/1/2019).

Politisi Partai NasDem ini menambahkan, bahwa tujuh Raperda tersebut dianggap penting dan mendesak untuk dijadikan landasan hukum. Sehingga perlu segera dibahas.

Sebelumnya, kata dia, tujuh Raperda yang gagal bahas pada 2018 dievaluasi Bapemperda dan Kabag Hukum Pemkab Bojonegoro.

Hasilnya merekomendasikan kepada Ketua DPRD Bojonegoro untuk melakukan perubahan Program Pembentukan Perda (Propemperda) tahun 2019.

"Mendesak untuk dimasukan Propemperda 2019. Tanpa masuk Propemperda tidak bisa dibahas," ucapnya.

Ia menambahkan, penyebab tujuh raperda tersebut gagal bahas karena Banmus tak kunjung melakukan rapat. Padahal sebenarnya saat itu masih ada waktu untuk melakukan rapat.

"Memang kendalanya itu," pungkas pria yang akrab disapa Abah Ali ini. [yud/mu]

Tag : raperda, dprd, dewan

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 16 October 2019 09:00

    Petani Kedungadem Gotong Royong Melebarkan JUT

    Petani Kedungadem Gotong Royong Melebarkan JUT Untuk melancarkan mobilitas petani khususnya saat membawa benih, pupuk, dan hasil pertanian, Dinas Pertanian Bojonegoro membantu jalan usaha tani (JUT) kepada kelompok tani Tani Makmur I, Dukuh Mulung, Desa Ngrandu,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat