18:00 . Ali Fauzi: Terorisme Bukan Hanya Terlihat dari Penampilan Fisik   |   17:00 . Pohon yang Ditebang, Akan Diganti dengan Jenis ini   |   16:00 . KIA di Bojonegoro Masih Tercetak 40 Persen   |   15:00 . Sering Nonton Film Porno, Kakek di Sukosewu Cabuli Anak 8 Tahun   |   14:00 . Siswa SMPLB Putra Harapan Raih Juara Pertama di Peparpenas 2019   |   13:00 . Pentingnya 3 Pilar di Era 4.0   |   12:00 . Pemkab Bojonegoro Ajukan UMK 2020 Sebesar Rp 2.016.720   |   11:00 . Mendorong Generasi Muda Menjadi Energi Penggerak Bangsa   |   10:00 . Awal Pekan, Harga Logam Mulia Naik Rp 1.000 per Gram   |   09:00 . Instalasi Unik, Bikin Pengunjung Geleng-Geleng   |   08:00 . Diduga Akibat Bediang, Rumah di Ngrejeng Terbakar   |   07:00 . Susu dan Makanan yang Harus Dihindari Sebelum Berolahraga   |   18:00 . Pergantian Antar Waktu DKR Kecamatan Kanor Resmi Dilantik   |   17:00 . Layanan Solar di Jawa Timur, Pertamina Pastikan Tersedia   |   16:00 . Usaha Keras Potong Pohon yang Tua   |  
Mon, 18 November 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 07 February 2019 21:00

Moment Bahagia, Tahanan Ini Menikah di Mapolres Bojonegoro

Moment Bahagia, Tahanan Ini Menikah di Mapolres Bojonegoro foto: dok kepolisian

Kontributor: Jamil

blokBojonegoro.com - Tahanan Mapolres Bojonegoro berinisial ZA (26) warga Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro melangsungkan akad nikah di Mapolres setempat, Kamis (7/2/2019).

Pada momen bahagia itu, ZA menikah dengan perempuan berinisial DK (17). Prosesi akad nikah dipimpin penghulu atau pejabat dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bojonegoro Kota, Mochammad Charis.

Wakapolres Bojonegoro, Kompol Achmad Fauzy hadir mewakili Kapolres Bojonegoro dan sejumlah pejabat utama Polres Bojonegoro, serta sejumlah saksi kedua mempelai.

Sebelum proses akad nikah, penghulu memberikan wejangan kepada kedua mempelai, supaya setelah menikah dapat menjalin komunikasi dengan baik, saling bantu dan tolong menolong.

"Setelah menikah, harus saling memberi maaf dan menerima kekurangan pasanganya," tutur Mochammad Charis.

Mochammad Charis juga berpesan kepada kedua mempelai untuk selalu menjalin tali silaturahim dengan kedua orang tua masing-masing.

"Apa yang ada pada diri kalian hari ini tidak lepas dari apa yang telah dilakukan orang tua kalian. Jangan durhaka kepada kedua orang tua," tuturnya berpesan.

Sementara, Wakapolres Bojonegoro, Kompol Achmad Fauzy mengatakan, bahwa akad nikah ini sesuai permintaan tersangka yang mengajukan hak-haknya, salah satunya melangsungkan pernikahan.

"Jajaran Polres Bojonegoro memfasilitasi keinginan yang menjadi haknya yang sedang berhadapan dengan hukum," ucap Wakapolres.

Wakapolres menambahkan, tersangka ZA saat ini sedang menjalani proses penyidikan dalam perkara persetubuhan, sehingga tersangka dilakukan penahanan di ruang tahanan Mapolres Bojonegoro.

"Perkaranya saat ini ditangani oleh penyidik dari Sat Reskrim Polres Bojonegoro," katanya.

Wakapolres menegaskan, bahwa dalam proses penahanan terhadap tersangka, pihaknya tidak menghilangkan atau mengurangi hak-hak dari tersangka.

"Legalitas dan legitimasi daripada hak tersangka yang mengajukan permohonan untuk melangsungkan pernikahan kita fasilitasi," pungkasnya. [mil/lis]

 

 

 

Tag : tahana, menikah, mapolres

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat