10:00 . Rumah Kreatif Mojodeso Produksi Cat dari Limbah Banner dan Batik   |   09:00 . Ditetapkanya Syamsul Hadi, PMII Berharap Tak Berhenti di Kasus Inspektorat   |   08:00 . Dari Status Facebook Jadi Buku   |   07:00 . Membedakan Kekuatan dengan Bakat Diri   |   22:00 . HMP PPKn Adakan Seminar Bertema Payung Hukum Bagi Tenaga Didik   |   21:00 . Pemkab Bojonegoro Beri Santunan untuk yang Meninggal Dunia   |   20:00 . Ditetapkan Tersangka, Kepala Inspektorat Terancam Hukuman ini   |   19:00 . PEPC Setor Pajak Rp 8,08 Triliun   |   18:00 . Ditutup, 57 Pendaftar KPU Bojonegoro Siap Berkompetisi   |   17:00 . Guna Perkuat Data, Kejari Bojonegoro Juga Datangkan 7 Ahli   |   16:30 . 8 Hari Team IT Ario Sighat Selesaikan Rekapitulasi, ini Hasilnya...   |   16:00 . Jalan Rusak, Warga Peringatkan Pengguna Jalan dengan Banner   |   15:00 . Diperiksa 5 Jam, Kepala Inspektorat Langsung Ditahan   |   14:00 . Diduga Ada Pemilih Ganda, Demokrat Laporkan Dua TPS di Ngasem   |   12:00 . Rangkaian HUT BUMN, Pertamina Gelar Pasar Murah di Empat Lokasi   |  
Fri, 26 April 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 08 February 2019 16:00

Akibat Hujan Deras, TPT di Desa Ngambon Rusak

Akibat Hujan Deras, TPT di Desa Ngambon Rusak

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com- Intensitas curah hujan yang tinggi masih terus mengguyur Kabupaten Bojonegoro, sehingga menyebabkan Tembok Penahan Tanah (TPT) rusak sepanjang 9,5 meter, serta saluran air atau drainase rusak sepanjang 2 meter di Dusun Karang, Desa/Kecamatan Ngambon, Kamis (7/2/2019) malam kemarin.

Menurut Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana, BPBD Bojonegoro, Eko Susanto, selain merusak TPT dan saluran drainase, derasnya air hujan juga mengancam gapura. "Serta jalan poros Kecamatan Ngasem-Ngambon juga terancam tergerus longsoran," katanya.

Dirinya menjelaskan, peristiwa itu terjadi karena hujan yang turun di wilayah tersebut intensitasnya sangat tinggi, sehingga erosi sungai gandong dan erosi permukaan serta kemiringan lereng 75°-90° menyebabkan kondisi tanah mudah tergerus air dan bersifat lepas (endapan alluvial).

"Dengan kondisi itu menyebabkan bangunan yang ada seperti TPT, drainase dan gapura tidak mampu menahan tanah dan air yang banyak akibat hujan, sehingga mendorong dan merusak bangunan di atasnya," tambahnya.

Untuk penanganan darurat, pria yang akrab disapa Eko ini mengungkapkan, lokasi tersebut diberi bronjong untuk penahan tanah atau tebing. "Guna mengamankan jalan poros kecamatan Ngambon-Ngasem yang nantinya ikut berpotensi terkena longsor lanjutan," ucapnya.

Beruntung saat kejadian tidak ada korban jiwa, namun upaya saat ini tengah melakukan pendataan secara detail sekaligus melakukan koordinasi dengan dinas terkait agar bisa secepatnya dilakukan penanganan yang tepat. [saf/mu]

Tag : tpt, ambrol, longsor

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 27 March 2019 21:00

    Petani di Balen Mulai Panen Kelengkeng

    Petani di Balen Mulai Panen Kelengkeng Seorang petani di Desa Kedungdowo, Kecamatan Balen, Abdul Mukarom merasa senang karena pohon Lengkeng yang ia tanam dua tahun yang lalu sekarang ini buahnya sudah bisa dinikmati. Setelah empat pohon...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 16 April 2019 09:00

    Hilang STNK NoPol S-3761-DJ

    Hilang STNK NoPol S-3761-DJ Telah hilang Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK): No.Pol: S-3761-DJ Merk/Type: HONDA Warna: Hitam Tahaun pembuatan: 2012 Nomor Rangka: MH1JB8110CK809201 Nomor Mesin: JB81E1806215 Atas Nama: DASINAH Alamat: Dusun Kawis RT.01/RW.02 Desa Geger Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur....

    read more