18:00 . Secara Resmi Bupati Anna Serahkan 28 Unit Kendaraan Dinas Camat   |   16:00 . Dewan Pengupahan Rencanakan Kenaikan UMK 2023 Sebesar 3,4 Persen   |   13:00 . Desainer Yustin Mariani Bangga Rancangannya Tampil di BNFF   |   20:00 . Minibus Adu Banteng dengan Truk, Satu Orang Meninggal   |   19:00 . Pintu Air Waduk Pacal Macet, BPBD Terus Berkoordinasi BBWS Cegah Potensi Banjir Susulan   |   18:00 . Bupati Anna Resmikan Pasar Burung Bagi Para Bird Lovers   |   16:00 . Student Agency, Tantangan Guru Masa Kini   |   15:00 . Lagi Turun, Harga Antam Dijual Mulai Rp539.500   |   13:00 . Hujan, Ini Tips Saat Berkendara dengan Motor   |   19:00 . Viral Pengantin Nikah Saat Banjir, Netizen: Doa Mantan Terkabulkan   |   18:00 . Viral, Warga Sukosewu Langsungkan Pernikahan di Tengah Banjir   |   15:00 . Ini Tips Tetap Bugar dan Tingkatkan Imun Ala Tirta Ayu Spa   |   13:00 . Pernikahan Dini Marak, APPA dan PA Bojonegoro Bersinergi Bersama   |   11:00 . Inilah Nama Pemenang Fashion Street Fruit and Veggie Competition   |   10:00 . Pemkab Bojonegoro Raih Penghargaan Insan UPG dari KPK   |  
Wed, 30 November 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Diduga Depresi Pria Ini Nekat Gantung Diri

blokbojonegoro.com | Friday, 08 February 2019 10:00

Diduga Depresi Pria Ini Nekat Gantung Diri

Kontributor: Wahyudi

blokBojonegoro.com - Entah apa yang ada dipikiran warga Desa Jumput, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro, berinisial SA (35) ini. Ia nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, Jumat (8/2/2019).

Sebelumnya, sekitar pukul 22:30 Wib, korban keluar rumah malam-malam saat hujan masih belum reda. Namun, hingga larut malam korban tak kunjung pulang. Pun keluarga mencari keberadaan korban.

Alhasil, keberadaan korban tidak ditemukan. Keesokan harinya pencarian dilanjutkan sekitar pukul 05:30 Wib. Namun saat ditemukan, korban dalam keadaan gantung diri di pekarangan samping rumah.

Pertama kali yang mengetahui adalah Saimah (40) yang masih kerabat korban. Saat itu, Saminah benar-bebar kaget setelah membuka pintu mengetahui korban sudah dalam keadaan gantung diri.

Sontak Saminah menjerit minta tolong. Tidak lama kemudian keluarga dan tetangga korban melihat apa sesungguhnya yang terjadi. Melihat korban gantung diri, pihak keluarga langsung melapor ke desa dan diteruskan ke Polsek setempat.

Kapolsek Sukosewu, AKP Pujiono membenarkan kejadian tersebut, setelah mendapat laporan dari desa setempat. Pihaknya pun segera menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) bersama pihak Desa, Koramil, dan Puskesmas untuk melakukan pemeriksaan.

Hasil pemeriksaan, kata dia, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Dari keterangan keluarga, korban mengalami depresi karena menderita penyakit yang tak kunjung sembuh.

"Korban murni meninggal karena gantung diri," kata Kapolsek kepada blokBojonegoro.com.

Menurut keluarga korban, SA mempunyai riwayat penyakit paru-paru.

Setelah melakukan indentifikasi, korban pun langsung diserahkan ke pihak keluarga, sebab pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi. Selanjutnya korban dimakamkan. [yud/mu]

Tag : gantung diri, korban gantung



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat