22:00 . HMP PPKn Adakan Seminar Bertema Payung Hukum Bagi Tenaga Didik   |   21:00 . Pemkab Bojonegoro Beri Santunan untuk yang Meninggal Dunia   |   20:00 . Ditetapkan Tersangka, Kepala Inspektorat Terancam Hukuman ini   |   19:00 . PEPC Setor Pajak Rp 8,08 Triliun   |   18:00 . Ditutup, 57 Pendaftar KPU Bojonegoro Siap Berkompetisi   |   17:00 . Guna Perkuat Data, Kejari Bojonegoro Juga Datangkan 7 Ahli   |   16:30 . 8 Hari Team IT Ario Sighat Selesaikan Rekapitulasi, ini Hasilnya...   |   16:00 . Jalan Rusak, Warga Peringatkan Pengguna Jalan dengan Banner   |   15:00 . Diperiksa 5 Jam, Kepala Inspektorat Langsung Ditahan   |   14:00 . Diduga Ada Pemilih Ganda, Demokrat Laporkan Dua TPS di Ngasem   |   12:00 . Rangkaian HUT BUMN, Pertamina Gelar Pasar Murah di Empat Lokasi   |   11:00 . Gelar Turnamen Voli, BEM Unigoro Gandeng 3 Kabupaten   |   10:00 . Caleg Stres Kalah Pemilu, BPJS Siap Ongkosi Biaya Berobat   |   08:00 . Film Avenger Terbaru Sudah Rilis di Bioskop Bojonegoro   |   07:00 . Tips Kecantikan: Ingin Rambut Sehat? Coba Pakai Minyak Kelapa   |  
Fri, 26 April 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 08 February 2019 15:00

Warga Sukorejo Diduga Loncat dari Jembatan

Genap Seminggu Pencarian, Basarnas Tutup Operasi

Genap Seminggu Pencarian, Basarnas Tutup Operasi

Reporter: M. Anang Febri/blokTuban.com

blokBojonegoro.com - Sejak kejadian aksi nekat NST yang melompat dari Jembatan Glendeng ke Sungai Bengawan Solo wilayah Desa Simo, Kecamatan Soko, Kabupaten Bojonegoro, Jumat (1/2/2019), proses pencarian korban sampai saat ini terus diupayakan oleh tim SAR.

Segenap potensi SAR, mulai dari Basarnas Surabaya, BPBD Tuban, Tagana, hingga potensi SAR dari Ngawi meliputi SAR Sikatan dan MTA yang ikut serta dalam penyisiran pencarian korban telah menelusuri keberadaan korban.

Hingga dalam prosesnya, tim SAR Sikatan Ngawi dan SAR MTA harus bergegas menuju kota lain guna melakukan misi sosial di wilayahnya, kemudian disusul oleh tim BPBD Tuban yang sejak kemarin Kamis (7/2/2019) resmi menghentikan pencarian. Sedangkan pada pencarian hari terakhir ini, Basarnas sempat melakukan operasi sejenak di Bengawan turut Desa Simo, Kecamatan Soko. Dan siangnya bergegas menuju titik terjauh operasi, di Bengawan Kecamatan Widang.

Soal upaya pencarian, dari awal pembukaan operasi hingga hari ke-7 ini, kesulitan yang ditemui masih tetap sama. Banyak di antaranya ialah soal sampah yang menumpuk, sehingga mau tak mau anggota SAR dipaksa lebih teliti memilah sampah kalau-kalau terdapat korban di antara tumpukan sampah yang terbawa arus air. Selain itu, banyak bangkai hewan yang ikut mengalir di sungai terpanjang di Pulau Jawa itu juga cukup mengganggu penciuman tim. Mereka banyak terjebak antara harapan bau busuk yang terendah ialah dari target operasi, namun hanya bangkai hewan-hewan yang malah terlacak dan diketemukan.

"Karena tidak ada tanda-tanda korban, operasi SAR dinyatakan ditutup," ujar Komandan Tim (Dantim) Basarnas Surabaya, Gian Ery Pramulya saat berada pada titik pencarian korban terakhir ini di wilayah Kecamatan Widang.

Mengingat lagi, sesuai aturan SOP perundang-undangan, pencarian korban di lokasi ialah 7 hari setelah kejadian. Namun, bila tak ada satupun tanda-tanda korban ditemukan, tim juga harus taat kepada aturan pusat yang berlaku. Masih kata Dantim, perihal penutupan operasi SAR, dari pihak keluarga korban sudah legowo, merelakan, dan menerima hasil operasi oleh segenap tim gabungan SAR.

basarnas

"Setiap unsur tim SAR gabungan, dikembalikan ke kesatuan masing-masing," tambahnya Dantim usai menemui pihak keluarga di lokasi pencarian sekitar bantaran wilayah Desa Widang, Kecamatan Widang.

Disamping itu, pihaknya juga berpesan kepada masyarakat yang tinggal dan banyak beraktivitas di wilayah bantaran Bengawan, mulai Kecamatan Soko hingga Kecamatan Widang. Bilamana terdapat informasi akurat yang dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, tim SAR akan siap sedia dan bergegas untuk menuju lokasi guna melakukan evaluasi terhadap korban.

"Basarnas siap. BBPB juga siap," pungkasnya kepada blokTuban.com menyanggupi kemungkinan lanjut penemuan korban. [feb/rom]

Tag : korban, pencarian korban

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 27 March 2019 21:00

    Petani di Balen Mulai Panen Kelengkeng

    Petani di Balen Mulai Panen Kelengkeng Seorang petani di Desa Kedungdowo, Kecamatan Balen, Abdul Mukarom merasa senang karena pohon Lengkeng yang ia tanam dua tahun yang lalu sekarang ini buahnya sudah bisa dinikmati. Setelah empat pohon...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 16 April 2019 09:00

    Hilang STNK NoPol S-3761-DJ

    Hilang STNK NoPol S-3761-DJ Telah hilang Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK): No.Pol: S-3761-DJ Merk/Type: HONDA Warna: Hitam Tahaun pembuatan: 2012 Nomor Rangka: MH1JB8110CK809201 Nomor Mesin: JB81E1806215 Atas Nama: DASINAH Alamat: Dusun Kawis RT.01/RW.02 Desa Geger Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur....

    read more