16:00 . Banyak Kendala, Para Peternak Berbagi Pengalaman   |   15:00 . Santunan Kematian, Ahli Waris Harus Memiliki Rekening   |   14:00 . 44S Poultry Berikan Pelatihan Kepada 57 Peternak Ayam   |   13:00 . Pemkab Bojonegoro Bakal Tingkatkan Kemampuan PMKS   |   12:00 . DLH dan Polres Bojonegoro Bersih Sampah di TBS   |   11:00 . Diburu Pembeli, Laju Penjualan Laptop-Komputer Meningkat   |   10:00 . Tanya Kejejelasan Nasib Persibo, Suporter akan Turun Jalan   |   09:00 . Jelang UNBK, Laptop Baru dan Bekas Masih Diburu   |   08:00 . Ini Alasan Pupuk Organik Lebih Disarankan Dibanding Kimia   |   07:00 . Awas, Jangan Biarkan Batuk Berkepanjangan   |   23:30 . Kenalkan SISTER, IKIP PGRI Bojonegoro Adakan Workshop Internal   |   23:00 . Emil Wagub Jatim Ajak Jaga Bengawan Solo - Bojonegoro   |   22:00 . Ha...Ada Ribuan Titik Kerusakan Akibat Penambangan Pasir Liar   |   21:00 . Emil Minta Sudetan Kaligandong Disegerakan   |   20:00 . Tepat Dua Jam, Emil Susuri Bengawan Solo   |  
Wed, 20 February 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 10 February 2019 10:00

Kekerasan Perempuan dan Anak

Belum Genap 2 Bulan, Sudah Ada 4 Kasus

Belum Genap 2 Bulan, Sudah Ada 4 Kasus ilustrasi: .net

Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com - Maraknya kasus buliying maupun penelantaran ekonomi anak di Bojonegoro masih terjadi. Meski begitu penanganan kasus tersebut langsung bisa diselesaikan baik melalui mediasi maupun pendampingan korban.

Kasi Perlindungan Perempuan dan Anak, DP3AKB Bojonegoro, Suharto menjelaskan, hingga awal Februari ini laporan yang masuk ke pihaknya sudah ada 4 kasus yang meliputi korban buliying, penelantaran ekonomi anak dan perebutan hak asuh anak. "Namun semua kasus tersebut sudah dapat diselesaikan seluruhnya," ungkapnya.

Pria yang akrab disapa Harto mencotohkan kasus buliying itu, terjadi karena sikap anak tersebut kurang bersosialisasi dengan teman, bahkan anak korban buliying itu cenderung pendiam, sehingga saat ada masalah anak tersebut dibuat kambing hitam oleh teman-temannya.

"Saat ini para orang tua atau masyarakat sudah berani melaporkan masalah tersebut ke pihak terkait terlebih lagi di DP3AKB," terang Harto saat ditemui blokBojonegoro.com.

Masih kata Harto, di Bojonegoro sendiri juga sudah ada shelter atau rumah perlindungan bagi korban kekerasan anak di mana nantinya korban rumah akan diiinapkan. Sekaligus guna memberikan pendampingan bagi korban, saat menjalani pemulihan serta mengikuti proses sidang saat kasus itu sudah masuk proses pengadilan.

Oleh karenanya, guna mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak yang terjadi di Bojonegoro, DP3AKB terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat, agar berani melaporkan bila sekiranya tidak benar menurut orangtua. "Dengan sosialisasi itu, diharapkan kekerasan yang terjadi bisa turun ke depannya," harap Harto. [saf/ito]

Tag : kekerasan, anak, perempuan, bojonegoro

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 18 February 2019 08:00

    Petani Kalitidu Menyemai Refugia

    Petani Kalitidu Menyemai Refugia Mengendalikan OPT padi dengan cara menanam Refugia juga dilakukan petani di Desa Pumpungan Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro, Jawa Timur....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 24 October 2018 09:00

    LoKer dan Iklan Baris di bB

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi Untuk mengakomodir permintaan dari masyarakat luas, terutama pembaca setia blokBojonegoro.com, redaksi menyediakan kanal khusus untuk informasi lowongan kerja (LoKer) dan iklan baris....

    read more