18:00 . BPK Nilai WTP Laporan Keuangan Bojonegoro   |   17:30 . Cegah Pendangkalan, 6 Kali Dinormalisasi   |   17:00 . Al-Quran Obat Segala Penyakit   |   16:30 . Kick Off 27 Juli, Persibo Jumpa PSM Madiun   |   16:00 . Pastikan Ikut Kompetisi, Bojonegoro FC Seleksi Setelah Lebaran   |   15:00 . Polres Bojonegoro Sidak di Pasar Kota   |   14:00 . Banyak Reseller Geliat Pakaian Bekas di Bojonegoro   |   13:00 . Bulan Mei: Hari Buku dan Kebangkitan Pendidikan di Bojonegoro dan Tuban   |   12:00 . 403 Bakal Calon Kepala Desa Berebut Kursi   |   10:00 . Kapolres: Tidak Ada Warga yang Berangkat ke Jakarta   |   09:00 . Kejar Target Drilling 2019, Pertamina EP Cepu Lakukan Sinergi dengan PDSI   |   08:00 . BEDUK, Cara Pertamina Berbagi Bareng UKM, Komunitas dan Hiswana Migas   |   07:00 . Selain Makanan, Ini Faktor yang Pengaruhi Pencernaan   |   23:00 . Dua Warga Bojonegoro Terima Santunan dan Piagam Penghargaan dari Gubernur   |   22:30 . 2 Warga Bojonegoro Terima Santunan dari Gubernur   |  
Tue, 21 May 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 04 March 2019 14:00

Mengaku Dukun, Warga Babat Setubuhi Anak di Bawah Umur

Mengaku Dukun, Warga Babat Setubuhi Anak di Bawah Umur

Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com - Pria asal Kecamatan Babat,Kabupaten Lamongan Jawa Timur, berinisial MM (45) diamankan Polres Bojonegoro. Sebab, telah menyetubuhi anak di bawah umur sebanyak 4 kali.

"Pelaku berdalih orang pintar dan bisa memperbaiki ekonomi keluarga korban," ucap Kapolres Bojonegoro, AKBP Ary Fadly saat jumpa press kepada sejumlah awak media.

Kapolres menjelaskan, kejadian tersebut bermula saat ibu korban mendatangi pelaku untuk dirubah nasibnya agar ekonominya membaik. Setelah mendatangi pelaku kemudian ibu korban diajak berziarah ke sejumlah makam.

"Ada 40 makam yang diziarahi oleh pelaku bersama ibu korban," terang Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadly.

Namun, selama proses berziarah itu pelaku juga tinggal di rumah korban. Setelah syarat telah dilaksanakan, apes nasib perekonomian ibu korban tidak berubah baik. Kemudian, pelaku juga menyampaikan bahwa anak korban juga mempuyai penyakit. Sedangkan cara penyembuhannya, anak itu harus menikah dengan pelaku.

"Namun sebelum dinikahi, pelaku sudah menyetubuhi anak di bawah umur itu sebanyak 4 kali," jelas Ary sapaan akrab Kapolres Bojonegoro.

Seiring berjalannya waktu, akhirnya orang tua korban merasa curiga kepada pelaku atau tersangka, yang selama ini dianggap sebagai orang pintar. Karena nasib yang tidak kunjung berubah. Akhirnya orang tua korban melaporkan hal tersebut ke Mapolres Bojonegoro.

Adapun barang bukti yang diamankan oleh pihak berwajib yakni satu potong baju gamis, satu potong rok serta kaos lengan panjang.

Akibat perbuatannya tersebut tersangka MM disangkakan pasal 76 D Jo 81 ayat (1), (2) UU RI No.17 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas No.23 tahun 2002, tentang perlindungan anak dengan ancaman paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun dibui. [saf/ito]

Tag : dukun, cabul, babat, lamongan

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat