16:00 . Dewan Pengupahan Rencanakan Kenaikan UMK 2023 Sebesar 3,4 Persen   |   13:00 . Desainer Yustin Mariani Bangga Rancangannya Tampil di BNFF   |   20:00 . Minibus Adu Banteng dengan Truk, Satu Orang Meninggal   |   19:00 . Pintu Air Waduk Pacal Macet, BPBD Terus Berkoordinasi BBWS Cegah Potensi Banjir Susulan   |   18:00 . Bupati Anna Resmikan Pasar Burung Bagi Para Bird Lovers   |   16:00 . Student Agency, Tantangan Guru Masa Kini   |   15:00 . Lagi Turun, Harga Antam Dijual Mulai Rp539.500   |   13:00 . Hujan, Ini Tips Saat Berkendara dengan Motor   |   19:00 . Viral Pengantin Nikah Saat Banjir, Netizen: Doa Mantan Terkabulkan   |   18:00 . Viral, Warga Sukosewu Langsungkan Pernikahan di Tengah Banjir   |   15:00 . Ini Tips Tetap Bugar dan Tingkatkan Imun Ala Tirta Ayu Spa   |   13:00 . Pernikahan Dini Marak, APPA dan PA Bojonegoro Bersinergi Bersama   |   11:00 . Inilah Nama Pemenang Fashion Street Fruit and Veggie Competition   |   10:00 . Pemkab Bojonegoro Raih Penghargaan Insan UPG dari KPK   |   09:00 . Teknologi Informasi dan Komunikasi Berkembang, Jurnalis Harus Adaptasi dengan Tantangan   |  
Tue, 29 November 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Misterius, Sejarah Lumpang Kenteng Masih Jadi Teka-Teki

blokbojonegoro.com | Monday, 04 March 2019 09:00

Misterius, Sejarah Lumpang Kenteng Masih Jadi Teka-Teki

Kontributor: A'imatun Khasanah

blokBojonegoro.com - Situs batu peninggalan bersejarah yang satu ini memang tidak begitu menjadi sorotan masyarakat Bojonegoro. Namun, batu ini membuat banyak pertanyaan warga setempat menyeruak, tentang batu yang berada di tengah jalan. Tepatnya di pertigaan Desa Mlinjeng, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro.

Masyarakat setempat dan sesepuh desa juga bertanya-tanya tentang asal muasal batu berupa lempengan dan memiliki cekungan tengah layaknya lumpang (alat penumbuk) yang saat ini disebut 'Lumpang Kenteng' itu.

Saat awak bB menemui Kepala Desa Mlinjeng, Sugiri mengaku juga tidak tahu dengan jelas, sejarah lumpang kenteng tersebut.

"Saya sebagai pendatang di Desa Mlinjeng sudah bertanya-tanya kepada sesepuh desa bahkan sudah mencari informasi di google, namun hasilnya nihil," terangnya.

Sesepuh desa setempat, Nggoro juga mengatakan tidak tahu menahu tentang awal mula adanya lumpang kenteng tersebut. Sejak Ia lahir batu tersebut sudah ada.

"Memang batu itu terlihat seperti lempengan sebesar tampah, dan dulu sempat ingin dipindah, namun setelah masyarakat mencoba mengangkat tidak bisa, karena beratnya luar biasa," ungkap sesepuh desa itu.

Masih kata Nggoro, baru-baru ini Camat Sumberrejo meminta pemerintah desa memberi pagar untuk batu tersebut. Pasalnya, sebelum adanya pagar dan rantai untuk melindungi batu tersebut, berbagai kendaraan roda dua maupun roda empat secara bebas melewati batu yang posisinya tepat di tengah pertigaan.

Seorang dalang dari Desa Mlinjeng , Sarmin juga membenarkan, bahwa tidak ada yang tahu sejarah pasti adanya batu lumpang kenteng tersebut.

Namun ia menjelaskan, bahwa batu tersebut memang menjadi situs peninggalan yang ada di Desa Mlinjeng. Pada zaman dahulu, waktu masih ada tontonan ludruk, bisa dipastikan selalu mampir di lumpang kenteng.

"Sudah menjadi tradisi, setiap akan ada ludruk pasti selalu ke sana dulu," paparnya. [aim/ito]

Tag : lumpang, kenteng, sumbereje, mlinjeng



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat