21:00 . Pekerja Proyek Gas JTB Ikuti Upacara Bendera   |   20:00 . Wow....! Tari Thengul Tampil di Istana Negara   |   19:00 . Unik, Warga Klangon Dirikan Gapura Bentuk Garuda Raksasa   |   18:00 . Warga Tulungagung Kibarkan Bendera Rakasasa di Tepi Bengawan Solo   |   17:00 . Totalitas Tari Thengul dan Gemuruh Penonton   |   16:00 . Tari Thengul Tampil Memukau di Istana Negera   |   15:00 . 210 Napi Tak Dapat Remisi   |   14:00 . Napi Dapat Remisi HUT Kemerdekaan RI, 4 Orang Bebas   |   13:00 . Banom NU Banjarejo Bagikan Wakaf 1.000 Masker   |   12:30 . Momen Agustusan, Mansabo Kembangkan Potensi Siswa Melalui Lomba   |   12:00 . Banyak Peserta Upacara HUT RI di Alun-alun Bojonegoro Pusing   |   11:00 . Refleksi Hari Kemerdekaan, SLB Putra Harapan Bagi Bendera   |   10:00 . Khidmat, EMCL dan SKK Migas Upacara Hari Kemerdekaan RI di Lapangan Banyu Urip   |   09:00 . Golkar Sepakat Usulkan Mitro'atin Jadi Pimpinan DPRD   |   08:00 . Dua Desa Dipastikan Gagal Gelar Seleksi Perangkat   |  
Sat, 17 August 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 27 March 2019 21:00

Petani di Balen Mulai Panen Kelengkeng

Petani di Balen Mulai Panen Kelengkeng

Pengirim: Iskak Riyanto, SP

blokBojonegoro.com - Seorang petani di Desa Kedungdowo, Kecamatan Balen, Abdul Mukarom merasa senang karena pohon kelengkeng yang ia tanam dua tahun yang lalu sekarang ini buahnya sudah bisa dinikmati. Setelah empat pohon miliknya mulai berbunga sekitar bulan Desember yang lalu.

"Bibit yang saya tanam ada empat pohon. Saya tanam di pekarangan rumah. Secara umum dalam setahun kelengkeng berbunga dua kali, bulan Desember atau Januari dan Juni. Alhamdulillah sekarang buahnya mulai matang, manis rasanya," kata Mbah Dol, panggilan akrab Abd Mukarom, Rabu (27/3/2019).

Menurut Mbah Dol panggilan akrabnya, menanam kelengkeng mudah sekali. Pertama pilih varietas bibit untuk dataran rendah yang sekarang sudah banyak dijual di Bojonegoro bisa yang okulasi atau yang cangko'an, kalau bisa hindari tanam dari biji karena lama buahnya. 

"Selanjutnya buatlah lubang tanam ukuran 50 x 50 x 50 centimeter. Biarkan selama satu minggu agar terkena sinar matahari," jelasnya.

Ditambahkan, lubang ditimbun dengan tanah bekas galian bagian atas yang dicampur dengan pupuk grand organik dengan perbandingan 1 banding 1. Setelah kurang lebih dua minggu bibit bisa ditanam. Saat musim kemarau perlu disiram untuk tanaman yang masih kecil.

Serta untuk memacu pertumbuhan vegetatif berikan pupuk grand organik sebanyak 15-20 kilogram per pohon setiap enam bulan sekali, saat awal dan akhir musim hujan. Beberapa kali ia semprot juga dengan pupuk organik cair buatanya sendiri. "Pemangkasan juga sangat diperlukan untuk membuat cabang dahan lebih banyak dan membentuk tajuk yang seimbang. Selanjutnya tinggal menunggu tanaman berbunga," imbuhnya.

Selain menanam kelengkeng, Mbah Dol juga menanam jambu biji varietas kristal, mega merah bantuan dari Dinas Pertanian Bojonegoro di tanggul mina padi di selatan rumahnya. Di bawahnya ia tanami aneka sayur mayur seperti lombok, terong, bunga kol, tomat, bawang merah, kangkung dan sayur lainya. Semuanya tampak tumbuh subur menghijau.

"Pokoknya lengkap, tanaman yang panen harian, mingguan, bulanan semua ada. Ini manajemen pertanian untuk memanfaatkan potensi tanah atau sawah secara maksimal, sehingga bisa menambah penghasilan petani. Jadinya kita tidak hanya menunggu panen padi selama tiga bulan," pungkas Mbah Dol yang juga sekretaris Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Griyorojokoyo  yang bergerak di sektor pertanian itu. [lis]

Iskak Riyanto, PPL Disperta Bojonegoro.

Tag : kelengkeng, harga, panen

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Wednesday, 07 August 2019 15:00

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten Sebanyak 29 wartawan telah bekerja keras melewati Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-27 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, yang bekerjasama dengan SKK Migas dan KKKS. Selama dua hari 6-7...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 13 August 2019 08:00

    Teladani Auliya, Jemaah Tahli Ziarah dan Wisata Religi

    Teladani  Auliya, Jemaah Tahli Ziarah dan Wisata Religi Demi memperkuat spiritual keagamaan dan meneladani perjuangan para waliyullah, sekaligus menyambut Kemerdekaan RI-47, jemaah tahlil Dukuh Ngantulan, RT.19/RW.03, Desa Bulu, Kecamatan Balen, mengadakan ziarah ke makam auliya. Selain itu dalam...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat