PT KAI Pastikan Tiket Kereta Api Aman Hingga 70 Persen Jelang Muktamar NU ke 35
Logo Muktamar NU ke 35 di Ponpes Bahrul Ulum, Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur

Kontributor: Ayu Rahma Fadila

blokBojonegoro.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) memastikan ketersediaan tiket kereta api menuju dan dari Stasiun Jombang masih relatif aman menjelang pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas.

Masyarakat maupun rombongan muktamirin dari berbagai daerah tidak perlu khawatir kehabisan akses transportasi massal tersebut. Manajemen Stasiun Jombang mencatat ketersediaan tiket kereta api jarak jauh hingga saat ini masih berada di atas angka 70 persen.

Meski demikian, PT KAI telah mengantisipasi potensi lonjakan penumpang, baik menjelang pembukaan maupun setelah agenda muktamar berakhir.

Kepala Stasiun Jombang Andri Puji menyampaikan bahwa ritme pergerakan penumpang di area stasiun saat ini masih terpantau normal. "Untuk saat ini penumpang masih relatif normal. Namun kami tetap melakukan persiapan untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang menjelang maupun setelah pelaksanaan Muktamar," ujar Andri, seperti dikutip dari kepada Tambakberas.id.

Andri mengimbau para utusan daerah dan warga Nahdliyin yang berencana hadir agar segera melakukan pemesanan tiket lebih awal. Langkah ini penting dilakukan agar para calon penumpang mendapatkan jadwal perjalanan yang sesuai dengan kebutuhan agenda.

Dari sisi operasional, Stasiun Jombang melayani sebanyak 18 perjalanan pulang-pergi (PP) kereta api jarak jauh setiap harinya. Selain rute antarkota, stasiun ini juga disinggahi enam perjalanan PP kereta api lokal yang menghubungkan koridor strategis Surabaya, Blitar, Malang, dan sekitarnya.

Kehadiran rute kereta lokal ini menjadi moda transportasi alternatif yang sangat efisien bagi peserta yang datang dari wilayah Jawa Timur. Berdasarkan pola pergerakan massa pada event besar sebelumnya, lonjakan kedatangan penumpang diproyeksikan mulai terjadi pada H-3 pelaksanaan muktamar.

Para peserta umumnya memilih tiba lebih awal di Jombang untuk keperluan registrasi serta penyesuaian jadwal di lokasi penginapan. Antisipasi serupa juga disyiapkan untuk menghadapi puncak arus balik penumpang seusai seluruh rangkaian muktamar resmi ditutup.

"Harapannya, peserta Muktamar dapat memanfaatkan kereta api sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, dan tepat waktu," tutur Andri.

Akses Stasiun Jombang sendiri sangat strategis karena hanya berjarak sekitar 7,2 kilometer atau 16 menit berkendara menuju pusat kegiatan Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas. [ayu/mad]