19:00 . Suporter Sambut Positif Gebrakan Manajemen Persibo Bojonegoro   |   18:00 . Persibo Incar Klub Besar untuk Turnamen Pra Musim   |   17:00 . Target Naik Kasta, Pelatih Persibo Incar Pemain Liga 2 dan 1   |   16:00 . Persibo Bojonegoro Perkenalkan Dua Pelatih Sekaligus   |   14:00 . Perki Desa, Pedoman Pelayanan Informasi Publik   |   13:00 . Rektor Unigoro Tolak Kerusuhan, Berharap Masyarakat Hormati Hukum   |   11:00 . Usai Wisuda, Siswa SLB Diharap Lanjutkan Pendidikan dan Buka Usaha   |   10:00 . Bojonegoro Jadi Tuan Rumah HKIN, ini Alasannya..   |   09:00 . 18 Siswa-Siswi SLB Putra Harapan Bojonegoro Diwisuda   |   07:00 . Bayi Suka Menjulurkan Lidah, Normal Enggak Ya?   |   20:00 . Bojonegoro Ditunjuk Menjadi Tuan Rumah Keterbukaan Informasi Nasional   |   18:00 . Brownies Nagagini STIE Cendekia Raih Pendanaan Kemenristekdikti   |   18:00 . Pemohon Pembuatan Paspor Kebanyakan untuk Wisata   |   17:00 . Sulit Dapatkan Air, Begini Cara Petani Tanam Kedelai   |   16:00 . Petani Bojonegoro Dapat KPM, ini Syaratnya...   |  
Fri, 21 June 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 05 April 2019 19:00

Polisi Gadungan DidugaTipu Korban Hingga Jutaan

Polisi Gadungan DidugaTipu Korban Hingga Jutaan

Reporter: M Safuan

blokBojonegoro.com - Mengaku sebagai polisi, DM warga Kecamatan Trucuk akhirnya diciduk polisi lantaran diduga melakukan penipuan kepada salah satu Warga Desa Ngujo, Kecamatan Kalitidu. Penipuan yang dilakukan oleh tersangka DM dengan modus bisa membantu keluarga yang tersangkut hukum dengan dalih dirinya sebagai polisi.

Kapolres Bojonegoro, AKBP Ary Fadly mengatakan, tersangka DM diciduk oleh satuan anggotanya lantaran korban merasa ditipu oleh DM  hingga merugi belasan juta rupiah.

Lanjut pria yang disapa Ary, modus tersangka DM mendatangi rumah korban FM, dirinya (DM) mengaku bisa membantu korban yang terjerat kasus Narkoba dan bisa menyelesaikan masalahanya dengan imbalan.

"Total imbalannya yang sudah diberikan sebesar Rp11,5 juta," beber Kapolres Bojonegoro di hadapan sejumlah wartawan Bojonegoro.

Kapolres Bojonegoro menambahkan, tersangka DM mengaku melakukan hal tersebut lantaran terhimpit kebutuhan ekonomi, dan harus membayar kredit motor setiap bulannya. Pasalnya, sehari- hari sebagai pekerja serabutan. Dengan penghasil tidak menentu itu, timbulah niat jahat dengan menyamar sebagai polisi dan memeras korban.

Adapun barang bukti yang diamankan oleh polisi sebuah handphone, STNK dan satu unit motor. Sedangkan uang hasil penipuan itu sudah digunakan tersangka untuk membayar kredit motornya.

Atas perbuatanya tersebut tersangka DM tersebut dijerat pasal 378 dan 372 KUHP dengan tuduhan penipuan dan penggelapan dengan ancaman kurungan 4 tahun. [saf/lis]

 

Tag : polisi, gadungan

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 02 June 2019 08:00

    IPNU-IPPNU Temayang Gelar Grand Finas Festival Oklek

    IPNU-IPPNU Temayang Gelar Grand Finas Festival Oklek Mengambil tema "Pelajar Millineal Menjaga Tradisi Budaya Lokal" Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Temayang gelar grand final Festival Oklek Ke-7,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Friday, 24 May 2019 13:00

    Apprentice Program PEPC 2019

    Akan Ditutup, Pendaftar Beasiswa Diploma Membludak

    Akan Ditutup, Pendaftar Beasiswa Diploma Membludak Beberapa jam lagi menjelang penutupan pendaftaran, jumlah pelamar beasiswa pendidikan diploma guna menjaring Calon Operator Proyek Jambaran-Tiung Biru yang dikelola oleh PT Pertamina EP Cepu (PEPC). Hingga Jumat (25/4/2019) pagi...

    read more