09:00 . Ancaman Pemilu, Kecurangan dan Hoax   |   08:00 . Golkar Berharap 7 Kursi Bisa Dipertahankan   |   06:00 . Amankan Rekapitulasi Suara, Banser Jaga 17 Jam Sehari   |   21:00 . Kepala SKK Migas Jabanusa Buka Lokakarya Media   |   20:00 . Sukur: Saya Hanya Sampaikan Keluhan Saksi   |   19:00 . Adu Argumen dan Tegang di PPK Kota   |   18:00 . Sempat Berhenti, Rekap di PPK Kota Berlanjut   |   17:00 . Ha..! Rekapitulasi Suara Di PPK Kota Dihentikan   |   16:00 . Penuhi Target APBN, EMCL Fokus Optimalkan Sumur Produksi   |   15:00 . UKW PWI ke 26 Ditunda, ini Sebabnya...   |   14:00 . Lapor Lebih dari 7 Hari, Bawaslu Anggap Hangus   |   13:00 . Ditanya Prediksi Perolehan Kursi, Ini Jawaban Petinggi Partai   |   12:00 . Rekapitulasi Suara Kecamatan Kepohbaru Pindah Lokasi   |   11:00 . Pengangguran di Bojonegoro Capai 23.818 Lebih   |   10:00 . Lagi, Puluhan Kader Gayam Belajar Public Speaking   |  
Tue, 23 April 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 12 April 2019 16:00

Firdausi Nuzula

Kuliah Sambil Bisnis, Sudah Rekrut 2 Karyawan

Kuliah Sambil Bisnis, Sudah Rekrut 2 Karyawan

Kontributor: Mokhamad Arifin

blokBojonegoro.com - Memiliki kesibukan belajar di perguruan tinggi mestinya tidak menjadi alasan bagi para generasi muda untuk tetap berkarya, lebih-lebih karya tersebut memiliki nilai jual. Berawal tugas pembuatan proposal  Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K) yang diselenggarakan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Ristekdikti) pada 2016 silam, ide bisnisnya mulai mengembang.

Firdausi Nuzula, Mahasiswi semester 6 jurusan akuntansi STIE Cendekia ini telah merintis bisnis tas rajut miliknya yang diberi merk CroBo selama 3 tahun sejak semester 1. Ia menganggap bahwa menjadi mahasiswa itu malah harus lebih kreatif, tidak hanya memiliki aktifitas didalam kelas saja.

“Mahasiswa itu sebenarnya malah banyak peluang. Contohnya, banyak program kreatifitas, lomba karya tulis, dan masih banyak lagi.” Katanya saat diskusi dirumah industinya.

Sementara ini, perempuan kelahiran Bojonegoro, 23 Desember 1997 itu telah memenuhi permintaan produk rumahanya (home industry) itu  dari tetangga, kerabat dan teman kuliah.

“Bahkan sempat ada yang pemesan dari Bogor.” tambahnya.

Ia mulai bisnisnya ini dengan modal 200 ribu dengan terus menambahkan setiap laba penjualan sebagai modal. Namun, sekarang perempuan asli Desa Kenep, Balen ini telah berhasil mengantongi keuntungan 1.720.000 setiap harinya.

“Dulu itu saya sempet off setahun, tidak produksi sama sekali. Baru setelah itu tahun 2017 memutuskan untuk merekrut karyawan.” Jelasnya.

Saat ini, bisnis tas rajutnya itu telah dikerjaan oleh 2 karyawanya. Ia, bertugas sebagai pemasar yang disambi dengan kuliah. Dengan digitalisasi sekarang, Ia menargetkan produknya akan dapat tersebar di seluruh Indonesia dan pasar Internasional.[fin/lis]

Tag : bisnis, wirausaha, umkm

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 27 March 2019 21:00

    Petani di Balen Mulai Panen Kelengkeng

    Petani di Balen Mulai Panen Kelengkeng Seorang petani di Desa Kedungdowo, Kecamatan Balen, Abdul Mukarom merasa senang karena pohon Lengkeng yang ia tanam dua tahun yang lalu sekarang ini buahnya sudah bisa dinikmati. Setelah empat pohon...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 16 April 2019 09:00

    Hilang STNK NoPol S-3761-DJ

    Hilang STNK NoPol S-3761-DJ Telah hilang Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK): No.Pol: S-3761-DJ Merk/Type: HONDA Warna: Hitam Tahaun pembuatan: 2012 Nomor Rangka: MH1JB8110CK809201 Nomor Mesin: JB81E1806215 Atas Nama: DASINAH Alamat: Dusun Kawis RT.01/RW.02 Desa Geger Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur....

    read more