09:00 . Bertabur Gambar Cakades di Desa Canga'an   |   08:00 . Peringati Hari Ulang Tahun Aston dan Fave Gelar Flashmob Bersama Bupati   |   21:00 . Bupati Anna Santai dan Nyanyi di KDS   |   18:00 . IAI Sunan Giri Latih Rawat Jenazah di Sarangan   |   17:00 . PEPC Raih Penghargaan Zero Accident dari Pemrpov Jatim   |   16:00 . Masa Kampanye Belum Dimulai, Banyak Cakades Curi Start   |   15:00 . Bersama Alumni Lintas Angkatan, Meriahkan HUT SMPN 1 Kapas ke 36   |   14:00 . Malam, Jembatan Sosrodilogo Makin Ramai   |   13:00 . Pagi, Bupati Gowes di Wisata TPG   |   12:00 . 1 Unit Rumah Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp80 Juta   |   11:00 . Forel PMI Bojonegoro Gelar Latgab Kesiapsiagaan Bencana   |   10:00 . Longsor Masih Jadi Ancaman Warga Bantaran Bengawan   |   09:00 . Tradisi Gumbregan di Selatan Bojonegoro yang Masih Terjaga   |   08:00 . Relawan TIK Diskusi Bareng Ismail Fahmi   |   07:00 . 7 Kebiasaan 'Baik' Orang Tua yang Membuat Anak Tidak Percaya Diri   |  
Sun, 19 January 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 26 April 2019 10:00

Rumah Kreatif Mojodeso Produksi Cat dari Limbah Banner dan Batik

Rumah Kreatif Mojodeso Produksi Cat dari Limbah Banner dan Batik

Kontributor: Mokhamad Arifin

blokBojonegoro.com - Pesta demokrasi tahun 2019 di Indonesia telah terlaksana dengan hiruk-pikuk atribut, terutama Alat Peraga Kampanye (APK) dari banner.

Omzet para pelaku usaha pembuatan banner jenis vinyl pun melonjak drastis. Produksi banner pun tidak bisa dielakkan dari limbah yang dihasilkan.

Melihat hal itu, Rumah Kreatif Desa Mojodeso mampu menjawab persoalan ini.

Berawal dari uji coba permintaan salah seorang pelaku usaha banner di Kecamatan Kepohbaru yang merasa takut membuang limbahnya yang ditampungnya dalam banyak drum, kemudian diolah oleh tim dari Rumah Kreatif ini.

Ketua tim, Adib Nurdiyanto mengatakan, bahwa limbah cair dari proses produksi banner bewarna hitam pekat ini ketika terkena kulit, salah satu efeknya adalah gatal-gatal. Bahkan jika disiramkan ke rumput, rumput pun bisa mati dalam waktu 3 hari.

"Oleh karena itu, sangat jelas bahwa limbah ini sangat mencemari air ketika dibuang langsung ke lingkungan," tuturnya.

Adib menambahkan, ia mengembangkan cat yang cocok digunakan untuk tembok dan pelapis kayu dari olahan limbah cair banner ini bersama dua anggota timnya di Rumah Kreatif, yaitu bersama Kastam yang mengurus logistik limbah dan Daud untuk bagian teknis.

Selain limbah banner, ia juga menyulap limbah cair batik menjadi produk serupa.

"Cat daur ulang ini efektif untuk menutup pori-pori pada kayu. Ketika diaplikasikan untuk tembok saat diujikan ke bahan logam seperti seng, daya lengketnya tinggi," jelasnya.

Sementara itu, Daud yang mengurusi bagian teknis menjelaskan, pengolahan cat daur ulang dari limbah batik sudah dimulai sejak Bulan Februari, sedangkan yang dari limbah banner dimulai sejak April.

"Pembuatan cat kami lakukan malam hari. Karena saat siang, anggota tim bekerja sesuai profesinya masing-masing," jelasnya. [fin/mu]

Tag : limbah banner, cat daur ulang, limbah


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 14 January 2020 16:00

    HUT YPPRT Ke-44 Balen

    Peduli Lingkungan, Tanam Pohon Bersama Masyarakat

    Peduli Lingkungan, Tanam Pohon Bersama Masyarakat Dalam rangka memperingati hari kelahiranya yang ke-44 tahun Yayasan Pondok Pesantren Roudlotut Tholibin (YPPRT) Balen mengadakan gerakan tanam pohon serentak di 3 desa, yakni Desa Pilanggede, Sobontoro, dan Balenrejo, semua...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat