16:00 . Dua Warga Kedungadem Diduga Tewas Bunuh Diri   |   14:00 . Pimpinan DPRD Dikukuhkan, AKD Masih Menunggu   |   13:00 . Siswa SD Hanya Bisa Baca, Buku di Perspusda   |   12:00 . Persibo Jajal Kekuatan Persekam di Partai Uji Coba   |   11:00 . Para Pendonor Aktif Dapat Piagam Penghargaan   |   10:00 . Demi Pembaca, Perpusda Tambah 1.732 Buku   |   09:00 . Apel HUT PMI Jadi Penyemangat Gerakan Kemanusiaan   |   08:00 . Bojonegoro Dapat Penghargaan Kabupaten/Kota Peduli Olahraga   |   07:00 . Tak Mau Beri Anak Susu Formula? Tapi Jangan Lakukan 3 Hal Ini, Moms!   |   18:00 . Kirab Pusaka Haul Ke-237 Ki Andongsari (Adipati Arya Mentahun)   |   17:00 . As Roda Belakang Mobil Dump Truk Patah, Lalu Lintas Tersendat   |   16:00 . IKIP PGRI Bojonegoro Lantik Organisasi Kemahasiswaan   |   15:00 . Punya Harga Jual Tinggi Dibalik Limbah Tanaman Kedelai   |   12:00 . Zakat Upaya Meningkatkan Ekonomi Rumah Tangga Sangat Miskin   |   11:00 . Sempat Viral di Medsos, Kakek Pengemis Diamankan Satpol PP   |  
Tue, 17 September 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 29 April 2019 17:00

5 RT dan 60 Hektar Sawah Di Desa Mejuwet Terendam Banjir

5 RT dan 60 Hektar Sawah Di Desa Mejuwet Terendam Banjir

Kontributor: A'imatun Khasanah

blokBojonegoro.com - Setelah hujan deras mengguyur Bojonegoro khususnya wilayah timur dan selatan sepanjang malam hingga dini hari, membuat beberapa titik tertentu yang menjadi langganan banjir kembali terendam oleh air keruh yang datang dari arah selatan, Senin (29/4/2019).

Kali ini banjir kembali menyapa masyarakat Desa Mejuwet, Kecamatan Sumberrejo yang pemukimanaya mulai dimasuki air akibat meluapnya sungai yang tidak kuat untuk menampung air.

Menurut keterangan Kaur Perencanaan Desa Mejuwet, Linda mengatakan banjir ini akibat luapan sungai mekuris yang alirannya cukup besar dan menjadi titik kumpul air dari daerah selatan.

"Banjir ini menyebabkan 5 RT di Desa Mejuwet terendam banjir, meliputi RT 8, 9, 10, 11, dan 12," terangnya kepada blokBojonegoro.com.

Kaur Keuangan Desa Mejuwet, Rasyid menambahkan, selain pemukiman, area persawahan juga sangat terdampak akibat banjir ini, bahkan wilayah persawahan yang paling dalam daripada pemukiman warga.

"Kurang lebih ada 90 hektar sawah yang terendam banjir hari ini," tandasnya.

Petani setempat pun mengeluhkan dampak akibat banjir yang menggenangi sawah mereka, pasalnya sebagian dari mereka baru saja melakukan penanaman padi dalam satu minggu ini.

Dampak tersebut juga dialami salah satu petani, Suparman, yang gagal menanam padi hari ini, meskipun  bibit padi dan sawahnya sudah siap ditanami akibat banjir yang menerjang area persawahan Desa Mejuwet.

"Sebenarnya mau tanam hari ini, tapi bagaimana lagi sawahnya belum bisa ditanami," kata laki-laki paruh baya itu.

Ia juga mengatakan, kerugian yang di alami petani memang kelihatanya tidak begitu besar, sebab baru dalam masa tanam dan kebanyakan belum dipupuk, tapi sebenarnya kerugian yang dialami petani cukup banyak, pasalnya sebagian petani membeli wineh (bibit padi) dari desa tetangga sebab gagal menanam bibit padi tersebut.

"Bahkan beberapa membeli wineh dengan kisaran harga antara Rp600 ribu hingga Rp700 ribu karena terpaksa takut telat panen, tapi ternyata malah sekarang kebanjiran, selain itu dalam proses tanam juga membutuhkan tenaga yang tidak bisa di lakukan sendiri dan harus mencari orang lain," bebernya saat ditemui awak bB di sekitar lokasi sawah miliknya. [aim/ito]

Tag : mejuwet, bojonegoro, banjir, sumberejo

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Wednesday, 07 August 2019 15:00

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten Sebanyak 29 wartawan telah bekerja keras melewati Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-27 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, yang bekerjasama dengan SKK Migas dan KKKS. Selama dua hari 6-7...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 08 September 2019 15:00

    Semarak HUT, 17 Perlombaan Satukan Warga Semanding

    Semarak HUT, 17 Perlombaan Satukan Warga Semanding Peringatan HUT Republik Indonesia merupakan suatu kegiatan yang rutin dilaksanakan seluruh masyarakat Indonesia, sebagai bentuk rasa syukur atas kemerdekaan Republik Indonesia yang diperjuangkan oleh pahlawan terdahulu....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat