13:00 . Tokoh Intelektual Banyak Dilahirkan Dari Ma'arif   |   12:00 . Target Sapu Bersih, ini Jadwal Persibo Putaran ke Dua   |   11:00 . IAI Sunan Giri Bojonegoro Gelar Pemilu Raya Ala Pilpres   |   09:00 . Nusantara CSR Award 2019, Pertamina Raih 4 Penghargaan   |   08:00 . Prioritas Berdayakan Kader, Advokasi Kebijakan   |   07:00 . 5 Tips Menghentikan Kebiasaan Anak yang Suka Memukul   |   18:00 . IKIP PGRI Bojonegoro Tandatangani Komitmen Implementasi Inklusi Kesadaran Pajak   |   16:00 . Berikut Hasil Rekonsiliasi terkait IMB Pasar Ngampel   |   15:00 . Lupa Matikan LPG Usai Masak, 3 Rumah Warga Kedungadem Terbakar   |   11:00 . Bojonegoro Memiliki Kesamaan dengan 5 Kota Kreatif di Dunia   |   10:00 . Hingga Kini, Belum Ada Komunikasi Terkait Penambahan SR Baru   |   09:00 . BMKG Memprediksi Musim Kemarau dan Hujan Akan Mundur   |   08:00 . Bojonegoro Menuju Kota Kreatif   |   07:00 . 7 Saran yang Bisa Orang Tua Lakukan saat Anak Gagap Bicara   |   06:00 . Ribuan Warga Tumpah Ruah Dalam Kemeriahan Senam Gojo   |  
Fri, 20 September 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 08 May 2019 08:00

Perhutani Kembangkan Tanaman Kayu Putih Seluas 1.700 Ha

Perhutani Kembangkan Tanaman Kayu Putih Seluas 1.700 Ha

Reporter: M Safuan

blokBojonegoro.com - Luas lahan Perhutani Bojonegoro, mencapai sekitar 50 ribu hektare. Meski cukup luas, namun kini Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Bojonegoro juga mencoba mengelola tanaman kayu putih dengan sistem pola plong-plongan, bahkan pengelolaan tanaman kayu putih sudah mulai ditanam di area hutan Bojonegoro sejak 2015 lalu.

"Saat ini luas lahan perhutani yang ditanami tanaman kayu putih seluas 1.700 hektare yang luasnya tersebar di berbagai kecamatan," kata Administrarur (Adm), Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Perhutani Kabupaten Bojonegoro, Dewanto.

Dewanto melanjutkan, tanaman kayu putih itu, ditanam di kawasan hutan sembari, pengelola atau pesagem sekitar turut menjaga tumbuh kembang tanaman kayu jati yang ada di wilayah hutan tersebut.

Saat ditanya kenapa lebih memilih pengembangan tanaman kayu putih? Dewanto menuturkan tanaman kayu putih itu mempunyai nilai jual tinggi bahkan per liter minyak kayu putih itu bisa laku Rp250 ribu.

"Rata-rata wilayah hutan yang ditanami kayu putih itu ada dilawasan hutan Ngalambangan, Ngasem, dan Tengger," tutur Dewanto kepada blokBojonegoro.com.

Dengan memanfaatkan lahan hutan itu diharapkan bagi pesagem atau pengelola hutan bisa juga mendapatkan nilai kualitas ekonomi dri hasil dirinya mengelola hutan tersebut, sehingga secara otomatis ekonominya bisa meningkat.[saf/lis]

 

Tag : perhutani, kayu putih

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Wednesday, 07 August 2019 15:00

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten Sebanyak 29 wartawan telah bekerja keras melewati Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-27 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, yang bekerjasama dengan SKK Migas dan KKKS. Selama dua hari 6-7...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat