11:00 . Kembangkan Potensi Lokal, Ajari Siswa dan Masyarakat Membatik   |   10:00 . Tes Lelang Jabatan Kadin Tahap II Diundur   |   09:00 . Intoleransi Agama dan Solusinya   |   08:00 . Dua Bulan Beraksi, Belasan Mobil Digelapkan   |   07:00 . Yang Bisa Anda Lakukan untuk Membantu Anak Berteman   |   20:00 . Peringati HPSN, SMPN 6 Gelar Gerebek Sampah   |   19:00 . Gunakan Kunci T, Komplotan Curanmor Beraksi saat Hiburan Elekton   |   18:00 . Harga Jual Dan Buyback Logam Mulia Merangkak   |   17:00 . Kembangkan Skill, SMK Pemuda Taruna Bojonegoro Luncurkan SMK MINI   |   16:00 . Musim Tanam, Petani Dominasi Agunan Ajuan Gadai   |   15:00 . Rp38 M untuk Peningkatan Fasilitas Sekolah   |   14:00 . Pengangkatan PPPK Belum Jelas   |   13:00 . Judi saat Pilkades, Dua Orang Diamankan   |   12:00 . Jogging Track Tingkatkan Kesehatan Sekaligus Kenyamanan Warga   |   11:00 . Transfer dari Pusat Telat, Bantuan Pangan Non Tunai Terlambat   |  
Sat, 22 February 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 13 May 2019 13:00

Harga Terus Naik, Dinas Perdagangan Impor Bawang Putih

Harga Terus Naik, Dinas Perdagangan Impor Bawang Putih

Kontributor : Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Sejak memasuki ibadah puasa bulan suci Ramadan, harga bawang putih di Kabupaten Bojonegoro terus bergerak naik, hingga kini harga komoditas tersebut tembus Rp50.000 per kilogram di beberapa pasar tradisional Kabupaten Bojonegoro.

Lonjakan harga bawang putih terjadi akibat kurangnya stok sehingga terjadi fluktuasi harga. Apalagi momen Ramadan, konsumsi sejumlah komoditas di tengah masyarakat mengalami kenaikan dibanding hari-hari biasa.

"Bawang putih sudah menjadi masalah nasional, sehingga harga tidak terkendali, situasi ini terus bergerak," ungkap Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Bojonegoro, Agus Hariyana.

Sebagai upaya penekanan harga di Pasar, Dinas Perdagangan terus membuka keran impor bawang putih agar harga bisa stabil. Beberapa hari kedepan Dinas Perdagangan juga akan mendistribusikannya kepasar-pasar Tradisional.

"Rencananya kita akan mendistribusikan bawang putih impor tadi pada tanggal 15 Mei, dengan harapan harga bawang putih kembali stabil," lanjutnya.

Selain bawang putih, komoditas lain juga ikut melonjak saat Ramadan, di antaranya Telur yang sebelumnya harga normal dikisaran Rp19.000 sampai Rp20.000 per kilogramnya kini menjadi Rp23.000 per kilogram.

Sementara bahan pokok lainnya, seperti bawang merah dan gula masih tetap diharga normal sesuai HET dari pemerintah. "Oleh karena itu kami menghimbau agar masyarakat bijak (sesuai kebutuhan) untuk menggunakan bumbu dapur," tutupnya kepada blokBojonegoro.com.[din/ito]

Tag : impor, bawang, putih, disdag, bojonegoro


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat