13:00 . Pekan Madaris Kecamatan Kanor Sukses Digelar   |   12:00 . Muslimat-Fatayat NU Kanor Santuni Ratusan Yatim Piatu dan Dhuafa   |   11:00 . Entas Kemiskinan, Pembangunan 856 RTLH Digenjot   |   08:00 . Virginia dan Jawa Tetap Jadi Pilihan Petani Tembakau Bojonegoro   |   07:00 . Bolehkah Ibu Hamil Mengunyah Permen Karet?   |   20:30 . Meriahnya Pensi Pekan Madaris di Kanor   |   20:00 . UNUGIRI Bertekad Ciptakan SDM Terampil   |   19:00 . Dewan Pendidikan: Kekerasan di Lingkungan Sekolah Masih Kerap Terjadi   |   18:00 . Komitmen Ciptakan SRA di Bojonegoro Masih Minim?   |   17:00 . Bantu Pantau Lalu Lintas, Dishub Tambah Empat CCTV Rp360 Juta   |   16:00 . Lazisnu Bojonegoro Bantu Korban Kebakaran di Kedungadem   |   15:00 . Persibo Fokus Buru Pemain Tengah dan Belakang   |   14:00 . Diduga Selang Regulator LPG Bocor, Rumah di Desa Deru Hangus   |   13:00 . Tantangan Makin Berat, Wisudawan Harus Tetap di Jalan Amar Ma'ruf Nahi Munkar   |   12:00 . Pers Mahasiswa se-Madura ikuti Pelatihan Cek Fakta AJI   |  
Sun, 22 September 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 13 May 2019 13:00

Harga Terus Naik, Dinas Perdagangan Impor Bawang Putih

Harga Terus Naik, Dinas Perdagangan Impor Bawang Putih

Kontributor : Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Sejak memasuki ibadah puasa bulan suci Ramadan, harga bawang putih di Kabupaten Bojonegoro terus bergerak naik, hingga kini harga komoditas tersebut tembus Rp50.000 per kilogram di beberapa pasar tradisional Kabupaten Bojonegoro.

Lonjakan harga bawang putih terjadi akibat kurangnya stok sehingga terjadi fluktuasi harga. Apalagi momen Ramadan, konsumsi sejumlah komoditas di tengah masyarakat mengalami kenaikan dibanding hari-hari biasa.

"Bawang putih sudah menjadi masalah nasional, sehingga harga tidak terkendali, situasi ini terus bergerak," ungkap Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Bojonegoro, Agus Hariyana.

Sebagai upaya penekanan harga di Pasar, Dinas Perdagangan terus membuka keran impor bawang putih agar harga bisa stabil. Beberapa hari kedepan Dinas Perdagangan juga akan mendistribusikannya kepasar-pasar Tradisional.

"Rencananya kita akan mendistribusikan bawang putih impor tadi pada tanggal 15 Mei, dengan harapan harga bawang putih kembali stabil," lanjutnya.

Selain bawang putih, komoditas lain juga ikut melonjak saat Ramadan, di antaranya Telur yang sebelumnya harga normal dikisaran Rp19.000 sampai Rp20.000 per kilogramnya kini menjadi Rp23.000 per kilogram.

Sementara bahan pokok lainnya, seperti bawang merah dan gula masih tetap diharga normal sesuai HET dari pemerintah. "Oleh karena itu kami menghimbau agar masyarakat bijak (sesuai kebutuhan) untuk menggunakan bumbu dapur," tutupnya kepada blokBojonegoro.com.[din/ito]

Tag : impor, bawang, putih, disdag, bojonegoro

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Wednesday, 07 August 2019 15:00

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten Sebanyak 29 wartawan telah bekerja keras melewati Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-27 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, yang bekerjasama dengan SKK Migas dan KKKS. Selama dua hari 6-7...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat