13:00 . Bupati Targetkan Bojonegoro Bisa Duduki Nomor Dua Populasi Sapi Se-Jatim   |   12:00 . Bupati Melihat Sapi yang Mendapat Juara   |   11:00 . Tingkatkan Populasi Ternak dengan Lomba Sapi Betina Produktif   |   10:00 . Berkah Energi Pertamina, Inilah Lima Pemenangnya   |   09:00 . Petani Kedungadem Gotong Royong Melebarkan JUT   |   08:00 . 2 Ekor Sapi Tepanggang Saat Kebakaran di Desa Karangsono   |   07:00 . Persiapan agar Tubuh Tetap Bugar di Musim Hujan   |   06:00 . Belajar Bersama Cak Nun, Ribuan Jamaah Penuhi Lapangan Dukohkidul   |   17:00 . Angin Kencang, 3 Dapur dan 1 Rumah di Baureno Roboh   |   15:00 . BMKG Prediksi Hujan Segera Turun di Bojonegoro   |   14:00 . Inilah Agenda HJB ke-342   |   12:00 . Pengisian Kekosongan Kepala SD Belum Bisa Dipastikan   |   11:00 . Segarnya Dawet Ireng Pelepas Dahaga   |   10:00 . BPKAD: Turunnya DBH Migas Program Prioritas Harus Didahulukan   |   09:00 . Musim Nikah, Pengusaha Rias Kebanjiran Job   |  
Wed, 16 October 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 24 May 2019 12:00

Kesadaran Masyarakat Bojonegoro akan Sampah Masih Rendah?

Kesadaran Masyarakat Bojonegoro akan Sampah Masih Rendah?

Kontributor: Mokhamad Arifin

blokBojonegoro.com - Kabupaten Bojonegoro, tahun 2018 setidaknya memiliki jumlah penduduk sekitar 1,3 juta jiwa dengan jumlah pasar sebanyak 79 pasar tradisional di seluruh kecamatan yang ada di Bojonegoro. Setiap hari, sampah yang dihasilkan mencapai 243 meter kubik.

Hal tersebut, selain menimbulkan tumbuhnya peluang usaha yang besar, perlu disadari juga bahwa masyarakat masih rendah dalam kesadaran membuang sampah. Apalagi, wilayah Bojonegoro banyak dialiri sungai maupun kali, sehingga memudahkan masyarakat membuang sampah sembarangan.

"Dari hal terkecil, masalah paling urgen di Bojonegoro yaitu kesadaran membuang sampah,"ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Nurul Azizah saat ditemui blokBojonegoro.com di ruanganya.

Sebagai contoh, lanjut Bu Nurul, terdapat Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di Sukorejo, namun masyarakat bukan membuang sampah di dalam tong yang sudah disediakan, malah dibuang sembarangan di sekitar. Akibatnya, meskipun tersedia tempat pembuangan, sampah tetap berserakan.

"Belum lagi ditambah yang ada di kecamatan di Bojonegoro. Sekaligus juga yang ada dibantaran kali maupun bengawan,"tuturnya kepada blokBojonegoro.com

Selama ini, salah satu upaya yang terus dilakukan pihak DLH yaitu berupa pembentukan kader penggerak lingkungan yang terdiri dari anak sekolah, anak kampung hingga komunitas-komunitas yang memiliki tujuan sama. Melalui kader ini, diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam membuang sampah pada tempatnya.

"Jika alam kita tetap lestari, anak cucu kita juga yang ikut menikmati,"pungkasnya. [fin/ito]

Tag : sampah, dlh, tps, bojonegoro

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 16 October 2019 09:00

    Petani Kedungadem Gotong Royong Melebarkan JUT

    Petani Kedungadem Gotong Royong Melebarkan JUT Untuk melancarkan mobilitas petani khususnya saat membawa benih, pupuk, dan hasil pertanian, Dinas Pertanian Bojonegoro membantu jalan usaha tani (JUT) kepada kelompok tani Tani Makmur I, Dukuh Mulung, Desa Ngrandu,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat