23:00 . Besok, Pemkab Salurkan Sembako untuk Pedagang di Sekolah   |   22:00 . Dampak Corona Pedagang Banting Setir Jual Masker Hingga Bahan Pokok   |   21:30 . Pulang Dari Malaysia, Tiga Warga Bojonegoro Dikarantina di Batam   |   21:00 . Cegah Penyebaran Covid-19, Ngablak Perketat Keamanan Masuk Desa   |   20:30 . Pemkab Buka Rekrutment Tenaga Kesehatan dan Non Kesehatan Tangani Covid-19   |   20:00 . Update Hari Ini 12 ODP Baru, 1 Selesai Pemantauan   |   19:00 . Cegah Covid-19, Gugus Tugas Tejo Lakukan Penyemprotan Disinfektan   |   18:00 . Pelantikan Kades Tahap I, Diprioritaskan Bagi Desa yang Diisi PJ   |   17:00 . Jumlah ODP di Dander Melebihi Kota, Total Ada 60 ODP Di Bojonegoro   |   16:00 . Inilah Jadwal Lengkap Pelantikan Kades Lewat Video Conference   |   15:00 . Begini Jalannya Pelantikan Kades di Kecamatan Kota Lewat Video Conference   |   14:00 . Melalui Video Conference, Bupati Tekankan Segera Bertindak Cepat Atasi Covid-19   |   13:00 . Live Streaming: Pelantikan Kades Tahap 1   |   12:00 . Pedagang di Kantin dan Warga Kurang Mampu akan Mendapat Bantuan   |   11:00 . 3 Desa Terima Mesin Semprot Disinfectan dari Pertamina EP Asset 4 Field Sukowati   |  
Thu, 02 April 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 14 August 2019 13:00

Bubarkan Diri, ini Selanjutnya yang Akan Dilakukan Massa

Bubarkan Diri, ini Selanjutnya yang Akan Dilakukan Massa

Kontributor : Muhammad Qomarudin
 
blokBojonegoro.com - Warga Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro mengancam bakal kembali menggelar aksi demo dengan masa yang lebih banyak jika penerbitan Izin Pembangunan Bangunan (IMB) pasar Tradisional Desa Ngampel segera diterbitkan. Bahkan tak tanggung-tanggung, warga juga akan melapor kepada Presiden lantaran merasa dipersulit.
 
"Kita akan datang dengan massa yang lebih banyak dan besar. Kami akan terus menggelar aksi sampai IMB diterbitkan," ujar Kepala Desa Ngampel, Pudjianto.
 
Ia menilai, pendirian Pasar Tradisional Desa Ngampel terhambat, lantaran sampai sekarang belum ada kejelasan terkait izin. Menurutnya, izin mendirikan Bangunan dan Ijin Bangun Guna Serah Pasar Desa setempat sudah diajukan sejak 1 Agustus 2018 lalu kepada Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Satu Pintu (DPMPSP).
 
"Sudah satu tahun kami ajukan, tetapi sampai sekarang ijin yang dimohonkan belum diterbitkan," ujarnya saat mengawal aksi demo di Kantor Pemkab Bojonegoro, Rabu (14/8/2019).
 
Berdasarkan penjelasan yang diterima dari petugas pelaksana DPMPSP Kabupaten Bojonegoro, lanjut Pujdianto, belum diterbitkannya IMB Pasar Desa Ngampel, disebabkan belum ada tanda tangan bupati pada izin Bangun Guna Serah Pasar yang diajukan oleh Pemerintah Desa Ngampel. 
 
"Kita tidak tau mengapa bupati belum mau menandatangi sampai sekarang," terang Pujdianto.
 
Pada aksi yang diikuti sekitar 50 warga Ngampel tersebut, sebenarnya sudah ditemui oleh Asisten II Pemkab Bojonegoro, Setyo Yuliono. Namun, massa aksi tidak mau ditemui Asisten II dan  lebih memilih membubarkan diri. Sebab, mereka berharap Bupati langsung yang menemui.[din/ito]

Tag : aksi, damai, warga, ngampel, bojonegoro


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 30 March 2020 12:00

    Menguntungkan, Warga Purwosari Panen Waluh

    Menguntungkan, Warga Purwosari Panen Waluh Petani Desa Tinumpuk, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro berhasil menanam waluh (labu kuning) tumpangsari dengan pohon pisang di tegalannya. Suparno bisa memanen waluh muda 40 buah setiap hari, karena sayuran...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat