09:00 . Belum Jelas Kapan Santri Boleh Kembali ke Pesantren   |   08:00 . Melihat Sirkuit Cross Putuk Kreweng   |   07:30 . Satpol PP dan Pedagang Tarik Meja   |   07:00 . Bolehkah Anak Makan Telur Setengah Matang?   |   06:00 . Ditertibkan Satpol PP, Pemilik Warung Buang Makanan   |   19:00 . Orang Sembuh dari Covid-19 Terus Bertambah, Hari ini ada 1 Orang   |   18:00 . Petani Desa Sumengko Pilih Tanam Semangka, ini Alasannya...   |   17:00 . 15 Menit Lagu Jadi Langsung Record, Video Clip Ambil Konten Lokal   |   16:00 . Siap-siap New Normal, Pondok Pesantren Disterilkan   |   15:00 . Jaga Kebugaran Fisik Atel Latihan Online   |   14:00 . Akhir Pekan, Harga Buyback Emas Merosot Rp16.000   |   13:00 . Disdik Himbau Sekolah Tak Adakan Perpisahan   |   12:00 . 3 Reaktif Rapid Test Pasar Kedungadem, Sugihwaras dan Ngraho   |   11:00 . Bupati Ana Pantau Langsung Rapid Test di Pasar   |   10:00 . Lagi, Pedagang 3 Pasar Tradisonal di Rapid Test   |  
Sun, 07 June 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 29 November 2019 13:30

Kasus Pembunuhan Janda di Dander

Ternyata Bukan Pelaku yang Menghamili Korban

Ternyata Bukan Pelaku yang Menghamili Korban

Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com - Siapa sangka, pembunuh janda yang mayatnya ditemukan di area Waduk Desa Sumodikaran Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro masih berstatus pelajar berinisial AN ST berusia 19 tahun.

Korban adalah janda yang masih berusia 20 tahun Warga Dusun Kedungrejo Desa Ngumpakdalem Kecamatan Dander Bojonegoro.

Motif pembunuhan sendiri, kata Kapolres Bojonegoro, AKBP Muchamad Budi Hendrawan saat pres rilis, dilatarbelakangi lantaran tersangka merasa kesal dengan korban yang merupakan teman dekatnya yang selalu meminta solusi terkait kehamilannya.

Kapolres menceritakan, saat itu korban dan tersangka duduk di selokan atau parit di area Waduk. Selanjutnya korban bersandar pada lengan tangan tersangka sambil meluk, oleh tersangka korban dipegang kemaluannya berkali-kali dan melakukan hubungan badan layaknya suami istri.

Setelah melakukan hubungan badan, korban dalam posisi hanya memakai celana dalam dan masih memakai kaos, korban curhat kepada tersangka terkait masalah kandungannya dan tersangka diminta solusi.

"Namun tersangka tidak mau, karena tersangka merasa tidak mengenal diri korban," terang Kapolres Budi.

Korban sendiri sering mengatakan, meski tersangka tidak menghamili korban, namun korban tetap meminta solusi kepada tersangka, lantaran tersangka juga pernah melakukan hubungan badan dengan korban.

Saat itu, melihat korban dalam keadaan mabuk dan agak lemah, tersangka berusaha merangkul korban dengan tangan kiri dan tangan kanan tersangka mengambil tali tampar di dalam saku celana.

"Tersangka menjerat leher korban. Saat korban masih bernafas meski sudah dijerat pakai tampar, tersangka pukul hidung dan bibir korban, setelah itu tersangka letakkan korban pada selokan dalam posisi miring," ungkap Kapolres. [zid/mu]

Tag : pembunuhan, janda, tersangka, pelajar


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat