20:00 . Resmi Dibuka, Warga Serbu Taman Lokomotif   |   19:00 . Khidmat, Haul Mbah Yai Ali Mahrus   |   18:00 . Dewan Pers Proses AMSI Jadi Konstituen Dewan Pers   |   17:00 . Baru....!!!! Taman Lokomotif Bojonegoro   |   16:00 . UNBK SMP Diikuti 19.632 Siswa   |   15:00 . Antisipasi Bencana, BPBD Cek Pintu Air   |   14:00 . Hari Ini Pisah Sambut Kepala SMPN 4 Bojonegoro   |   13:00 . Ada 7 Taman di Bojonegoro Dibawah Naungan Pemkab   |   12:00 . Momen Imlek, BPBD Prediksi Hujan Lebat Bakal Guyur Sejumlah Daerah   |   11:00 . Intip Keindahan Taman Lokomotif   |   10:00 . Kebutuhan BBM dan LPG Diprediksi Meningkat, Pertamina Siapkan Antisipasi Jelang Imlek   |   09:00 . Sekolah Bengawan Solo Ajarkan Siswa Sayangi Alam   |   08:00 . Bupati Resmikan Taman Lokomotif   |   07:00 . Masih Menyusui Kok Bisa 'Kebobolan'?   |   18:00 . Ibu-ibu PKK di Kedungprimpen Belajar Pemasaran Daring   |  
Sat, 25 January 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 10 December 2019 07:00

5 Kebiasaan yang Dapat Merusak Gigi Anak

5 Kebiasaan yang Dapat Merusak Gigi Anak

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Menjaga kesehatan gigi penting dilakukan siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa. Namun ternyata ada kebiasaan anak yang tanpa disadari apabila sering dilakukan justru dapat merusak gigi.

"Ada beberapa kebiasaan yang terlihat normal-normal saja ternyata bisa merusak gigi anak," tukas drg. Dian Permata Asri, dokter gigi Rumah Sakit Islam A.Yani Surabaya, Sabtu (7/12).

Dian mengungkapkan beberapa kebiasaan yang suka dilakukan anak-anak dan berdampak buruk pada gigi:

1. Minum susu dengan botol dot sebelum tidur

Kebiasaan ini dapat membuat gigi anak berlubang dan menyebabkan terjadinya susunan gigi yang tidak rata. Ketika susu tersebut menggenang sepanjang malam di dalam rongga mulut anak, gula dalam susu akan merusak lapisan pelindung gigi secara perlahan.

"Jika tidak segera dibersihkan, lama-lama bisa terjadi karies. Jadi stop penggunaan botol dot dan gunakan gelas serta sedotan untuk minum susu sebelum tidur," ujar drg. Dian.

2. Kebanyakan makan yang manis-manis

Mengonsumsi makanan dan minuman manis seperti permen, cake, cokelat, gulali, dan lain-lain dapat membuat derajat keasaman yang ada pada rongga mulut meningkat karena sisa gula yang tertinggal di dalam mulut akan diubah oleh kuman-kuman plak menjadi asam.

"Jadi segera berkumur setelah makan atau minum yang manis-manis," tegasnya.

3. Mengisap jempol

Kebiasaan ini umumnya sering dilakukan anak saat ia sedang tumbuh gigi. Namun jika dibiarkan, kebiasaan ini bisa membuat pertumbuhan gigi dan kontur rahang menjadi tidak proporsional dan optimal.

"Gigi atas akan terdorong ke arah depan, sehingga membuat gigi menjadi maju dari seharusnya alias tonggos. Selain itu, langit-langit mulut berubah menjadi lebih dalam. Ini semua dapat memengaruhi proses mengunyah makanan pada anak," jelas drg. Dian.

4. Menggigit kuku atau benda lainnya

Kebiasaan menggigit benda keras, misalnya kuku, pensil, atau benda lain, bisa menyebabkan kelainan struktur rahang. Gigi akan mengalami crossbite, yaitu kondisi gigi bawah lebih maju dari gigi atas. Selain itu, kebiasaan ini juga bisa membuat gigi retak dan rapuh.

5. Mengemut makanan

Mengemut makanan atau menyimpan makanan di rongga mulut dalam waktu yang lama bisa memicu gigi berlubang. Ini sama saja memberi makan bakteri di dalam mulut. Akibatnya, bakteri akan berfermentasi dan menghasilkan asam, yang perlahan dapat merusak gigi.

"Ini disebabkan karena saat mulut tertutup produksi saliva atau air liur akan berkurang. Jadi biasakan makan di meja makan supaya perhatian tak teralihkan dan mengemut makanan bisa diminimalisir," simpulnya.

*Sumber: kumparan.com

Tag : pendidikan, kesehatan


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat