11:00 . Inovatif, Pria Ini Sulap Kelengkeng Jadi Minuman Herbal Hingga Shampo   |   08:00 . Tahanan Polres Nikah, Prosesi Ijab Kabul Dikawal Polisi   |   07:00 . Mengenal Karakter Anak Berdasarkan Hari Lahirnya   |   22:00 . Terpilih Jadi Kades, Pria Ini Diarak Keliling Kampung   |   21:00 . Terpilih Jadi Kades Bangilan, M Safii Diarak dengan Lantunan Salawat   |   20:00 . Pasangan Pasutri Ini Jadi Kades di Kecamatan Kalitidu   |   19:00 . Warga Kalirejo Antusias Tunggu Hasil Rekapitulasi Pilkades   |   18:00 . Pilkades Kalitidu Berundian Motor Hingga Perkakas Elektronik   |   16:00 . Perhitungan Suara di Bangilan Mundur, Suasana Sempat Memanas   |   15:00 . Demi Datang ke TPS Warga Harus Lewati Dua Kecamatan   |   14:00 . Warga Pancur Meninggal Mendadak Saat Ikut Nyoblos   |   13:00 . Tak Mau Masuk Bilik Suara, Kakek di Pohbogo Takut Akan Disuntik   |   12:00 . Panitia Pilkades Bangilan Jemput Bola ke Rumah Warga yang Sakit   |   11:00 . Sempat Terisolasi di Asrama Selama Dua Minggu   |   10:00 . Lanjut Usia Tetap Semangat Salurkan Hak Suara   |  
Thu, 20 February 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 13 February 2020 09:00

Diduga Terpeleset ke Sungai, Warga Sidobandung Ditemukan Meninggal

Diduga Terpeleset ke Sungai, Warga Sidobandung Ditemukan Meninggal

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Usai dilaporkan hilang dan diduga tenggelam karena terpelesat di anak sungai pacal, Rabu (12/2/2020) kemarin, akhirnya Yadimin (75) warga Desa Sidobandung Kecamatan Balen ditemukan meninggal usai tim SAR Gabungan melanjutkan pencarian pada Kamis (13/2/2020) pagi tadi.

"Korban sudah ditemukan usai tim SAR gabungan BPBD melanjutkan pencarian," kata Kasi Pencegahan dan Kesiapsiaggaan, BPBD Bojonegoro, Eko Susanto.

Eko menceritakan, awalnya korban dilaporkan Marjito (58) atau anak korban, bahwa sang ayah tidak kembali usai buang air besar di sungai, setelah lama tidak kembali ke rumah, akhirnya anaknya mencari korban di tempat yang dimaksud dan menemukan tongkat yang biasa dipakai korban tergeletak di pinggir sungai.

Lanjut Eko, adanya laporan laka air, Rabu (12/2/2020) itu, Petugas BPBD bersama tim SAR gabungan dan pihak lain mencari korban di tempat yang diduga korban tenggelam, namun korban belum bisa ditemukan dan akhirnya pencarian dilanjutkan hari ini, Kamis (13/2/2020) pagi.

Masih kata Eko, Kamis pagi ini sekitar Pukul 06.00 Wib operasi SAR dilanjutkan kembali dengan melibatkan Basarnas dan Tim SAR Gabungan BPBD melakukan pencarian korban mulai titik terakhir korban diperkirakan jatuh dan penyisiran di sepanjang sungai hingga jembatan Kapas.

"Alhasil usai dilakukan pencarian beberapa jam kemudian, petugas berhasil menemukan korban dalam keadaan meninggal, kemudian korban dievakuasi oleh petugas," pungkas Eko kepada blokBojonegoro.com. [saf/mu]

Tag : meninggal, hilang, hanyut, terpeleset


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat