22:00 . Kemenag isi Kekosongan Jabatan dan Merotasi Kepala KUA   |   21:00 . Libur Panjang Saat Pandemi, Kapolres Himbau Liburan Sehat di Rumah Saja   |   20:00 . Penerapan Protokol Kesehatan Demi Kenyamanan Wisatawan   |   19:00 . Tindaklanjuti Aduan, DPRD Kemungkinan Minta Pelantikan Ditunda   |   18:00 . Mobil Ambulance PMI Bojonegoro Tanggap Bantu Jemput Warga Kedungadem Dari RSUD   |   17:00 . Diduga Ada Pelanggaran, Peserta Mengadu ke DPRD   |   16:00 . Libur Tiba Prokes Tetap Dijaga   |   15:00 . Raih Penghargaan Millenial Peduli Lingkungan Jatim   |   14:00 . Karyawan Ini Ditekankan Pakai Masker dan Jaga Jarak Saat Bekerja   |   13:00 . Video Clip Padi Ingat Pesan Ibu   |   12:00 . Bojonegoro Masuk Musim Penghujan, Waspada Angin Kencang   |   11:00 . Pencarian Orang Tenggelam di Bengawan Solo Masih Berlanjut   |   10:00 . Ingin Rapid Tes di Stasiun, Ini Harga dan Waktunya saat Long Weekend   |   09:00 . Long Weekend Penumpang KA Meningkat, Daop 8 Operasikan 69 Kereta   |   08:00 . Mahasiswa BSA Sunan Giri Terjemahkan Manuskrip Kuno   |  
Wed, 28 October 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 19 May 2020 17:00

Waspada Corona, Jangan Panik

Tak Anggarankan Penanganan Covid-19, Desa Bakal Mendapat Sanksi

Tak Anggarankan Penanganan Covid-19, Desa Bakal Mendapat Sanksi Foto: .net

Reporter : Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Penggunaan Dana Desa (DD) untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi warga terdampak penyebaran virus Corona merupakan perintah dari pemerintah pusat.

Menurut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bojonegoro, Machmuddin, dinas telah memerintahkan kepala desa untuk mengalokasikan sebagian DD untuk meminimalkan dampak penyebaran Corona. Caranya dengan memberikan BLT bagi warga yang masuk kategori.

Rencananya, besok DPMD akan mengajukan untuk rencana pengajuan DD tahap kedua kepada Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN). Machmuddin menjelaskan, jika ada desa yang tidak memasukkan anggaran untuk BLT pada pencairan tahap ke dua ini maka pihaknya akan memberikan sanksi kepada desa tersebut.

“Tadi kita suda upload di Omspan, besok hard copy nya kita kirim ke KPPN dan untuk desa wajib menganggarkan Dana Desa untuk BLT, jika tidak menganggarkan bakal mendapat sanksi yang diperhitungkan pada pencairan DD tahap ke tiga,” lanjut Machmuddin kepada blokBojonegoro.com.

Desa juga diminta Tidak Asal Membagi BLT, Machmuddin berpesan agar pemerintah desa tidak asal membagi bagikan BLT yang dianggarkan dari DD. Mereka harus memperhatikan syarat dan aturan dari pemerintah.

Salah satu syarat utamanya yakni penerima BLT ini bukan merupakan warga yang sudah masuk dalam daftar Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Juga Program Keluarga Harapan (PKH) maupun penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang sudah dicover oleh pemerintah pusat.

“Syaratnya harus dipahami, jangan sampai sembarangan membagi bagikan BLT nya dan Desa juga harus menjelaskan kepada masyarakat terkait jenis-jenis bantuan terkait Covid-19,” ungkap Machmuddin.[din/ito]

Tag : waspada, corona, bojonegoro, dpmd, blt, dd


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Thursday, 22 October 2020 16:00

    Sah, Anang blokTuban Lepas Lajang

    Sah, Anang blokTuban Lepas Lajang M. Anang Febri Efendi reporter blokTuban.com resmi melepas lajang. Ikrar janji suci diucapkan Anang di akad nikah pukul 09.00 WIB hari Senin (19/10/2020) di kediaman mempelai wanita. Resespsi kedua, dilaksanakan...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat