18:00 . Tradisi Nyekar Ke Makam, Sebelum Lebaran   |   17:00 . Jelang Lebaran, Pendapatan Salon Meningkat   |   16:00 . 99,13 Persen Warga Bojonegoro Terintegrasi JKN-KIS   |   15:00 . Harga Jilbab Merangkak Naik, Jelang Lebaran Pembeli Juga Meningkat   |   14:00 . Kapolres Bojonegoro Imbau Warga Tidak Melakukan Takbir Keliling   |   13:00 . Jembatan Glendeng Ambles, Kapolsek Soko Tinjau Kembali   |   10:00 . SMK Migas Bojonegoro Bagi Takjil Kepada Masyarakat   |   09:00 . Jelang Lebaran, Jasa Ekspedisi Kebanjiran Paket Barang   |   08:00 . Chef Sarwan Berbagi dengan Yatim-Dhuafa Sarangan   |   07:00 . Cukup Makan Telur 1-2 Butir Sehari, Ini Efeknya Bila Berlebihan!   |   06:00 . Chef Sarwan Bersama Yatim dan Dhuafa   |   22:00 . Tiga Narapidana Lapas Bojonegoro Langsung Bebas Saat Lebaran   |   21:00 . Komisi A DPRD Bojonegoro Tanggapi Aduan Masalah Rekrutmen Perangkat Desa   |   20:00 . EMCL Salurkan Dukungan 1,320 Sembako di Wilayah Operasi   |   19:30 . PBNU Tetapkan Hari Raya Idul Fitri1 Syawal 1442 H Kamis 13 Mei 2021   |  
Wed, 12 May 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Waspada Corona, Jangan Panik

Tak Anggarankan Penanganan Covid-19, Desa Bakal Mendapat Sanksi

blokbojonegoro.com | Tuesday, 19 May 2020 17:00

Tak Anggarankan Penanganan Covid-19, Desa Bakal Mendapat Sanksi Foto: .net

Reporter : Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Penggunaan Dana Desa (DD) untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi warga terdampak penyebaran virus Corona merupakan perintah dari pemerintah pusat.

Menurut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bojonegoro, Machmuddin, dinas telah memerintahkan kepala desa untuk mengalokasikan sebagian DD untuk meminimalkan dampak penyebaran Corona. Caranya dengan memberikan BLT bagi warga yang masuk kategori.

Rencananya, besok DPMD akan mengajukan untuk rencana pengajuan DD tahap kedua kepada Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN). Machmuddin menjelaskan, jika ada desa yang tidak memasukkan anggaran untuk BLT pada pencairan tahap ke dua ini maka pihaknya akan memberikan sanksi kepada desa tersebut.

“Tadi kita suda upload di Omspan, besok hard copy nya kita kirim ke KPPN dan untuk desa wajib menganggarkan Dana Desa untuk BLT, jika tidak menganggarkan bakal mendapat sanksi yang diperhitungkan pada pencairan DD tahap ke tiga,” lanjut Machmuddin kepada blokBojonegoro.com.

Desa juga diminta Tidak Asal Membagi BLT, Machmuddin berpesan agar pemerintah desa tidak asal membagi bagikan BLT yang dianggarkan dari DD. Mereka harus memperhatikan syarat dan aturan dari pemerintah.

Salah satu syarat utamanya yakni penerima BLT ini bukan merupakan warga yang sudah masuk dalam daftar Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Juga Program Keluarga Harapan (PKH) maupun penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang sudah dicover oleh pemerintah pusat.

“Syaratnya harus dipahami, jangan sampai sembarangan membagi bagikan BLT nya dan Desa juga harus menjelaskan kepada masyarakat terkait jenis-jenis bantuan terkait Covid-19,” ungkap Machmuddin.[din/ito]

Tag : waspada, corona, bojonegoro, dpmd, blt, dd

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat