21:00 . Gubernur Jatim Siap Hadir pada Pelantikan Pengurus AMSI   |   20:00 . Kerugian Ditaksir Capai Rp10 M, Pedagang Pasar Kepohbaru Direlokasi   |   19:00 . Diskusi Reboan Bahas Kesejahteraan Masyarakat dan Pelestarian Hutan   |   18:00 . Penyelenggara Vaksinasi Diminta Pastikan Tenaga Kesehatan Sudah Divaksin   |   17:00 . Tokoh Lintas Agama Divaksin Covid 19 di Masjid Istiqlal   |   16:00 . Ujian Ditiadakan, Berikut Persyaratan Kelulusannya   |   15:00 . Siasati Harga Cabai Rawit yang Sedang Naik, Konsumen Beralih ke Cabai Kering   |   14:00 . Korban Saldo BRI Hilang Bertambah, Warga Balen Kehilangan 5 Juta Rupiah   |   13:00 . Upaya Kesejahteraan Masyarakat dan Pelestarian Hutan, IDFoS Gelar Diskusi Reboan   |   12:00 . Vaksinasi Tahap 2, Bojonegoro Terima 1.994 Vial Vaksin   |   11:00 . Upaya Skrining untuk Memastikan Pelaku Perjalanan Internasional dalam Keadaan Sehat   |   10:00 . Dampak Positif PPKM Jawa - Bali Dialami Sebagian Besar Wilayah   |   09:00 . Kesembuhan Covid-19 Bertambah Mencapai 1.104.990 Orang   |   08:00 . 4 Fungsi Posko Jaga Desa saat PPKM Mikro   |   07:00 . 12 Perilaku Sederhana untuk Tingkatkan Kesuburan Perempuan Usia 30 Tahunan   |  
Thu, 25 February 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

BPBD Anggarkan Rp425 Juta untuk Droping Air Bersih

blokbojonegoro.com | Friday, 03 July 2020 15:00

BPBD Anggarkan Rp425 Juta untuk Droping Air Bersih

Reporter: M Safuan

blokBojonegoro.com - Musim kemarau tahun 2020 diprediksi bakal berlangsung lebih lama dibanding biasanya. Dengan kondisi itu, diharapkan kepada masyarakat Bojonegoro mulai bersiap dan mulai menghemat air bersih. Pasalnya berdasarkan perkirakaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang mengacu pada BMKG wilayah Kabupaten Bojonegoro, diprediksi, warga mulai kesulitan air bersih bulan depan.

Guna menghadapi kondisi tersebut, BPBD Bojonegoro, telah menganggarkan ratusan juta untuk droping air bersih ke puluhan desa.

"Sekitar Rp425 juta anggaran, disiapkan untuk droping air bersih ke sejumlah desa yang kekurangan air bersih nantinya," kata Kabid Rehabilitasi dan Rekontruksi, BPBD Bojonegoro, Yudi Hendro.

Dirinya mengungkapkan menjelang musim kemarau ini, pihaknya telah memetakan desa atau wilayah yang terkena dampak kekeringan. Pemetaan wilayah tersebut megacu data tahun sebelumnya yang meminta bantuan distribusi air bersih saat kemarau melanda.

"Berdasarkan data, total ada 79 desa dari 22 kecamatan yang masuk pemetaan daerah yang rawan kekeringan dan kesulitan air bersih," terang Yudi kepada blokBojonegoro.com, Jumat (3/7/2020).

BPBD Bojonegoro akan melayani droping atau pengiriman air bersih setelah pihaknya menerima surat permohonan dari desa dengan mengetahui kecamatan. Meski saat ini, Kabupaten Bojonegoro, telah masuk musim pancaroba atau kemarau, namun hingga kini, pihak belum menerima adanya laporan kekurangan air.

"Meski belum ada desa yang mengeluh kesulitan air, namun pihaknya memprediksi kesulitan air bersih akan mulai terjadi pada bulan Agustus mendatang," pungkasnya.[saf/lis]

Tag : Kekeringan, bojonegoro, bpbd


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat