18:00 . Secara Resmi Bupati Anna Serahkan 28 Unit Kendaraan Dinas Camat   |   16:00 . Dewan Pengupahan Rencanakan Kenaikan UMK 2023 Sebesar 3,4 Persen   |   13:00 . Desainer Yustin Mariani Bangga Rancangannya Tampil di BNFF   |   20:00 . Minibus Adu Banteng dengan Truk, Satu Orang Meninggal   |   19:00 . Pintu Air Waduk Pacal Macet, BPBD Terus Berkoordinasi BBWS Cegah Potensi Banjir Susulan   |   18:00 . Bupati Anna Resmikan Pasar Burung Bagi Para Bird Lovers   |   16:00 . Student Agency, Tantangan Guru Masa Kini   |   15:00 . Lagi Turun, Harga Antam Dijual Mulai Rp539.500   |   13:00 . Hujan, Ini Tips Saat Berkendara dengan Motor   |   19:00 . Viral Pengantin Nikah Saat Banjir, Netizen: Doa Mantan Terkabulkan   |   18:00 . Viral, Warga Sukosewu Langsungkan Pernikahan di Tengah Banjir   |   15:00 . Ini Tips Tetap Bugar dan Tingkatkan Imun Ala Tirta Ayu Spa   |   13:00 . Pernikahan Dini Marak, APPA dan PA Bojonegoro Bersinergi Bersama   |   11:00 . Inilah Nama Pemenang Fashion Street Fruit and Veggie Competition   |   10:00 . Pemkab Bojonegoro Raih Penghargaan Insan UPG dari KPK   |  
Wed, 30 November 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Diduga Epilepsi Kambuh, Warga Desa Kaliombo Terjatuh ke Sumur

blokbojonegoro.com | Wednesday, 01 July 2020 17:30

Diduga Epilepsi Kambuh, Warga Desa Kaliombo Terjatuh ke Sumur

Reporter: M Safuan

blokBojonegoro.com - Nasib nahas dialami Suli (20) warga Desa Kaliombo RT 19/10, Dusun Jambaran Kecamatan Purwosari Kabupaten Bojonegoro yang terperosok ke dalam sumur dan akhirnya meninggal dunia, Rabu (1/7/2020). Diduga korban sebelum terjatuh, penyakit epilepsinya kambuh.

"Diduga, saat terjatuh ke dalam sumur, penyakit epilepsi korban sedang kambuh," kata kata Kabid Penyelamatan Dinas Damkar Bojonegoro, Teguh Haris.

Teguh Haris menceritakan awal kronologi kejadian tersebut bermula diketahui korban tengah mengambil air di sumur yang berada di tengah sawah, untuk menanam tembakau. Tiba-tiba saat di dekat sumur, korban tiba-tiba berputar-putar di tanah, kemudian terjatuh ke dalam sumur.

"Mungkin saat ambil air, penyakit epilepsi korban kambuh," beber Haris.

Lanjut Haris, saat itu ada warga yang melihatnya, mengetahui kejadian itu, lantas warga tersebut berteriak dan minta tolong. Namun karena keterbatasan alat  dan takut sumurnya beracun akhirnya warga melaporkan kejadian itu ke perangkat desa setempat dan dilanjutkan ke Pos Damkar.

"Butuh waktu kurang lebih 1 jam petugas bisa mengevakuasi korban dari dalam sumur," terang Haris.

Masih kata Haris, untuk mengevakuasi korban, petugas memakai teknik vertical rescue dan menguras air sumur terlebih dulu, setelah itu korban baru dievakuasi.

Setelah dievakuasi korban langsung dilakukan pemeriksaan oleh petugas kesehatan yang disaksikan oleh Pihak Polsek setempat. Setelah dilakukan pemeriksaan korban langsung diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.

Diimbau kepada masyarakat agar menutup sumur yang berada di sawah apabila tidk digunakan. Hal itu, guna antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang kembali. [saf/lis]

Tag : Sumur, epilepsi, petani



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat