19:00 . Rakernas AMSI, Rumuskan Strategi Dorong Ekosistem Digital yang Adil bagi Media Siber   |   18:00 . Pemkab Peringatkan Modus Penipuan Mengatasnamakan Bupati Bojonegoro   |   17:00 . Peduli Korban Bencana Alam Indonesia, PGMI UNUGIRI Lakukan Penggalangan Dana   |   16:00 . Guna Atasi BOR, Daerah Diminta Berkoordinasi ke Pusat   |   15:00 . Stok Menipis, Harga Cabai rawit Merah Merangkak Naik   |   14:00 . Ranting Nahdlatul Ulama Mulyorejo dan Banom Tanam Seribu Pohon   |   13:00 . Musim Penghujan Tiba Penjualan Belimbing Ngringinrejo Turun Drastis   |   12:00 . Tenaga Ahli BNPB: Belum Divaksi, Ketua Satgas Terpapar Covid-19   |   11:00 . Begini Alur Pelayanan Vaksinasi di Fasilitas Kesehatan   |   10:00 . Ketua Satgas Covid-19 Terkonfirmasi Positif, Diduga Terpapar Saat Makan Bersama   |   09:00 . Pengaruh Cuaca, Harga Seafood Merangkak Naik   |   08:00 . Pasien Sembuh di Indonesia Terus Meningkat Menjadi 9.912 Orang   |   07:00 . 7 Tips Tampil Berkelas Tanpa Bikin Isi Dompet Amblas   |   05:00 . 21 Pasien di Bojonegoro Sembuh, Tambahan Kasus 17 Orang dan 1 Meninggal   |   20:00 . 172 Ribu Lebih Orang Sudah Divaksinasi Covid-19   |  
Mon, 25 January 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Bantu Tingkatkan Ekonomi di Masa Pandemi, 30 Warga Buat Rambut Palsu

blokbojonegoro.com | Sunday, 18 October 2020 16:00

Bantu Tingkatkan Ekonomi di Masa Pandemi, 30 Warga Buat Rambut Palsu

Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com- Pandemi Covid 19 yang merebak memang membuat ekonomi masyarakat juga ikut terdampak. Namun lain halnya di Desa Palembon Kecamatan Kanor, Bojonegoro, ibu-ibu yang merupakan warga desa setempat mengisi kekosongan waktunya ikut bekerja membuat rambut palsu.

Pembuatan rambut palsu di Desa Palembon tersebut, tidak lepas dari sosok Ike Oktiana, pengusaha pembuatan rambut palsu yang mempunyai 30 pegawai untuk membuat rambut palsu ini. Meski usaha yang dijalani ini tergolong baru, namun bisa untuk membantu menggerakkan ekonomi buat pemasukan warga desa.

"Ada beberapa jenis model rambut palsu yang dibuat disini seperti jenis rambut lurus, sulam hingga model kelabang," kata pemilik usaha rambut palsu, Ike Oktiana.

Menurut Ike sapaan akrabnya dalam pembuatan rambut palsu ini memang butuh ketelatenan dan kesabaran, dikarenakan pengerjaannya harus baik dan bagus. Bahkan setiap pengerjaanya rata-rata butuh waktu sekitar satu jam lebih.

"Namun bagi pemula yang ingin kerja, satu hari biasanya hanya bisa selesaikan 3 sampai 5 rambut palsu," ucapnya.

Hasil Pembuatan rambut palsu ini, setiap 2 atau 3 hari dikirimkan ke Sidoarjo, bahkan setiap pengiriman tersebut, pihaknya bisa mengirimkan 10 sampai 15 Box. Dalam pengiriman itu, sekaligus mengambil bahan baku kembali untuk pembuatan rambut palsu.

"Pembuatan rambut palsu ini akan terus dikembangkan, agar kedepan bisa warga yang ikut bekerja lebih banyak lagi sekaligus bisa membantu perekonomian untuk warga desa Palembon ini," pungkasnya.[saf/ito]

Tag : ingat pesan ibu, ingat pesan ibu pakai masker, cuci tangan dengan sabun, jaga jarak, pakai masker, masker, covid 19, corona, satgas covid 19


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat