09:00 . Vaksinasi Covid-19 Prioritaskan Keselamatan Masyarakat   |   08:00 . Irfan dan Rida Nahkodai PC IPNU - IPPNU Bojonegoro Periode 2020-2022   |   07:00 . Studi: Bermain Boneka Dapat Kembangkan Keterampilan Sosial dan Empati Anak   |   06:00 . Banjir Bandang Terjang Desa di 3 Kecamatan   |   21:00 . Pembangunan Maju, Bojonegoro Semakin Produktif   |   20:00 . Rakor KONI, Bahas Evaluasi dan Penyusunan Program Kerja 2021   |   19:30 . Hujan Deras, Banjir Bandang Terjang Malo dan Dander   |   19:00 . Semua Umat Agama Rindu Beribadah Bersama   |   18:00 . Pemerintah Kawal Kesiapan Sarana Vaksin Covid-19   |   17:00 . Bupati Anna: Mas Safuan Wartawan Baik   |   16:00 . Begini Harapan Bupati Bojonegoro pada Pembukaan Raker KONI   |   15:00 . Satgas Covid-19 Harap Tak ada yang Menghalangi Petugas Kesehatan   |   14:00 . Buka Konfercab IPNU-IPPNU, Bupati Ingatkan Pemuda untuk Melek Media   |   13:00 . Kerumunan Berpotensi Besar Pemicu Klaster Baru Covid-19   |   12:00 . Perempuan Produktif, Muslimat Bojonegoro Latihan Wirausaha   |  
Mon, 30 November 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 29 October 2020 16:00

Merosot di Awal Pandemi, Omzet Para Perajin Mulai Merangkak Naik

Merosot di Awal Pandemi, Omzet Para Perajin Mulai Merangkak Naik

Kontributor: Lizza Arnofia

blokBojonegoro.com - Meski usaha yang digeluti sempat mengalami penurunan di awal pandemi, omzet para pengusaha mulai perajin sangkar burung hingga pelepah pisang  tahu hingga sangkar burung kini bangkit kembali dan alami kenaikan omzet meski belum drastis.

Seperti yang diungkap, Nurul Miftakul, pengusaha tahu asal Ledokkulon, Bojonegoro, di awal pandemi usaha turun temurun milik keluarga itu memang mengalami penurunan omzet.

Jika tahu biasa yang dikirim di pasar ketika awal pandemi omzet merosot 50 persen lebih, dan per bulan yang biasa mendapatkan sekitar Rp75 juta sempat saat awal pandemi hanya sekitar Rp35 juta.

Tak hanya stagnan sampai disini perjuangan Nurul dan keluarga untuk tetap membangkitkan usahanya kembali, saat pandemi ia juga berinovasi dengan aneka tahu olahannya. Baik tahu dimsum, tahu walik maupun lainnya dan dibantu pemasaran secara online melalui ojek online.

Saat itu pula omzetnya terus bertambah, baik produksi maupun kreasi makanan serba tahu saat adanya new normal.

"Karena sempat merosot saat awal pandemi, akhirnya coba kreasi baru makanan dari bahan baku tahu. Baik tahu dimsum hingga walik, dan Alhamdulillah saat adanya new normal kini produksi bangkit lagi meski belum sepenuhnya," katanya.

Senada juga diungkap oleh Maisir, perajin daur ulang pelepah pisang asal Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro.

Mulai pandemi awal bulan Februari hingga Agustus memang tidak produksi lagi. Memulai produksi kembali pertengahan bulan Agustus, meski mengalami kenaikan omzet namun belum begitu signifikan.

"Awal pandemi februari hingga Agustus produksi dan pengiriman sempat terhenti, dan mulai produksi kembali pertengahan Agustus. Ada kenaikan tetapi belum begitu signifikan," pungkasnya. [liz/lis]

Tag : Usaha, omzet


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Sunday, 29 November 2020 00:00

    Selamat Jalan Mas Safuan

    Selamat Jalan Mas Safuan Innalillahi wainna ilaihi roojiuun. Reporter blokBojonegoro.com, Mochamad Safuan meninggal dunia, Sabtu (28/11/2020) petang....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat