19:00 . Budidaya Jambu Air, Kades Dongok Raup Puluhan Juta Setiap Panen   |   18:00 . Benarkah Swab PCR Dibatasi? Ini Kata Dinkes Bojonegoro   |   17:00 . Selama Pandemi, Sampah Medis Semakin Meningkat   |   15:00 . Rujak Uleg Mak Yat   |   14:00 . Agustusan Komunitas FKOB Kibarkan Bendera Merah Putih   |   12:00 . Pemkab Anggarkan Rp249 Juta untuk Santunan Bencana   |   09:00 . Kecelakaan di Sukorejo, Satu Orang Luka-Luka   |   08:00 . Anak KD Shock, PKB Dimungkinkan Akan Laporkan Balik   |   07:00 . Inilah Manfaat Minum Air Putih setelah Bangun Tidur   |   20:00 . Sambut Bulan Muharram, UNU Sunan Giri Bojonegoro Khotmil Quran dan Ghibah Ilmu   |   17:00 . Naik Lagi, Harga Emas pada Akhir Pekan Dipatok Rp951.000   |   15:00 . Kodim 0813 Bojonegoro Kembali Salurkan Bantuan Beras   |   13:00 . Kebutuhan Oksigen di Bojonegoro Stabil   |   11:00 . PKB Segera Advokasi, Dimungkinkan Laporkan Balik   |   09:00 . PKB Jatim Siap Beri Bantuan Hukum untuk Keluarga   |  
Sun, 01 August 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tersambar Petir, Dua Bocah Meninggal Digubuk Sawah

blokbojonegoro.com | Friday, 20 November 2020 10:00

Tersambar Petir, Dua Bocah Meninggal Digubuk Sawah

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Nasib nahas menimpa dua bocah asal Desa Sendangrejo Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Bocah yang masih berusia belasan tahun ini ditemukan warga meninggal di gubuk pematang sawah desa setempat, Kamis (19/11/2020) petang. Diduga meninggalnya kedua bocah ini karena tersambar petir.

Saat itu hujan deras turun disertai petir mengguyur Desa Sendangrejo Kamis sore.

Kedua bocah ini MAS dan WY keduanya berusia 13 tahun serta masih duduk di bangku sekolah dasar (SD).

Dari hasil pemeriksaan tubuh kedua bocah tersebut diketahui ada bekas luka seperti terbakar dan gosong, diduga akibat sambaran petir.

"Dari hasil pemeriksaan medis kedua anak itu tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dan murni meninggal akibat tersambar petir," Kata Kapolsek Dander, AKP. Dumas Barutu.

Menurut Kapolsek Dander, kronologi kejadian bermula saat itu salah satu orang tua korban pulang dan mengetahui anaknya tidak berada di rumah dan bersamaan hujan turun dengan sangat deras sekitar pukul 15.00 Wib.

Lanjut Kapolsek Dander, saat hujan sedikit reda melihat sang anak belum pulang, akhirnya orang tua korban bersama warga mencari, dan akhirnya mendapat informasi bahwa ada yang melihat korban bermain di area persawahan desa.

Mendengar hal itu, orang tua korban langsung menuju ke lokasi. "Namun saat tiba di lokasi, kedua korban sudah meninggal di gubuk sawah," terang AKP Dumas Barutu.

Kemudian peristiwa ini dilaporkan ke perangkat desa dan diteruskan kepada petugas kepolisian sektor Kecamatan Dander.

"Dari hasil pemeriksaan tubuh kedua korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dan murni meninggal akibat tersambar petir," terang Kapolsek.

Adapun hasil pemeriksaan jenazah korban berinisial MAS dan WY diantaranya punggung sebelah kiri dan punggung bawah gosong seperti luka mengelupas, luka lecet pada kaki kiri, seperti luka bakar pada pantat dan ada seperti bekas luka bakar dirambut belakang.

Usai dilakukan pemeriksaan jenazah kedua korban diserahkan kepada keluarga untuk segera dilakukan pemakaman. [saf/mu]

Tag : petir, hujan deras

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Thursday, 22 July 2021 08:00

    BMG Buka Lowongan Wartawan bB

    BMG Buka Lowongan Wartawan bB Perkembangan blokMedia Group (blokBojonegoro media dan blokTuban media) semakin pesat dengan pembaca yang terus meningkat untuk wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Hal itu membuat manajemen melakukan pembenahan, termasuk menambah jumlah reporter...

    read more