12:00 . Mendag: Indonesia Jadi Pusat Industri Produk Halal dan Kiblat Fesyen Muslim Dunia   |   09:00 . Jum'at Berkah Roemantis: Razia Perut Lapar   |   07:00 . Cegah Anak Kecanduan Internet, Orangtua Wajib Jalankan 5 Peran Ini di Rumah   |   22:00 . Menkop dan UKM RI Sebut Vaksinasi Cara Cepat Pulihkan Perekonomian   |   21:00 . Aktif Tanangani Covid-19, Polres Dan Kodim Terima Penghargaan di HJB   |   20:00 . PKB Bakti untuk NU   |   19:00 . HSN dan Bakti NU, PKB Gelar Baksos di Baureno   |   18:00 . Sabtu, Muhammadiyah Gelar Vaksinasi di 8 Titik   |   17:00 . Kadin Bojonegoro Goes to Campus STAI At-Tanwir dan UNU Sunan Giri   |   16:00 . Jelang HSN, Bupati Buka Musabaqoh Qiro'atil Kutub Se-Kabupaten Bojonegoro   |   15:00 . Bupati Bojonegoro Launching P2DD dan Pengundian Hadiah Bagi Wajib Pajak Panutan   |   14:00 . Pemulihan Ekonomi di Masa Pandemi, Sally Siap Fasilitasi Pelaku Usaha   |   13:00 . Wihadi Ingatkan Pentingnya Kesehatan┬ádan Pertumbuhan Ekonomi di Tengah Pandemi   |   12:00 . MA Abu Darrin Gunakan Aplikasi E-Vote untuk Pemilihan Ketua OSIS   |   10:00 . LIVE: CERDAS DAN BIJAK DALAM BERMEDIA SOSIAL   |  
Fri, 22 October 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tersambar Petir, Dua Bocah Meninggal Digubuk Sawah

blokbojonegoro.com | Friday, 20 November 2020 10:00

Tersambar Petir, Dua Bocah Meninggal Digubuk Sawah

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Nasib nahas menimpa dua bocah asal Desa Sendangrejo Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Bocah yang masih berusia belasan tahun ini ditemukan warga meninggal di gubuk pematang sawah desa setempat, Kamis (19/11/2020) petang. Diduga meninggalnya kedua bocah ini karena tersambar petir.

Saat itu hujan deras turun disertai petir mengguyur Desa Sendangrejo Kamis sore.

Kedua bocah ini MAS dan WY keduanya berusia 13 tahun serta masih duduk di bangku sekolah dasar (SD).

Dari hasil pemeriksaan tubuh kedua bocah tersebut diketahui ada bekas luka seperti terbakar dan gosong, diduga akibat sambaran petir.

"Dari hasil pemeriksaan medis kedua anak itu tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dan murni meninggal akibat tersambar petir," Kata Kapolsek Dander, AKP. Dumas Barutu.

Menurut Kapolsek Dander, kronologi kejadian bermula saat itu salah satu orang tua korban pulang dan mengetahui anaknya tidak berada di rumah dan bersamaan hujan turun dengan sangat deras sekitar pukul 15.00 Wib.

Lanjut Kapolsek Dander, saat hujan sedikit reda melihat sang anak belum pulang, akhirnya orang tua korban bersama warga mencari, dan akhirnya mendapat informasi bahwa ada yang melihat korban bermain di area persawahan desa.

Mendengar hal itu, orang tua korban langsung menuju ke lokasi. "Namun saat tiba di lokasi, kedua korban sudah meninggal di gubuk sawah," terang AKP Dumas Barutu.

Kemudian peristiwa ini dilaporkan ke perangkat desa dan diteruskan kepada petugas kepolisian sektor Kecamatan Dander.

"Dari hasil pemeriksaan tubuh kedua korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dan murni meninggal akibat tersambar petir," terang Kapolsek.

Adapun hasil pemeriksaan jenazah korban berinisial MAS dan WY diantaranya punggung sebelah kiri dan punggung bawah gosong seperti luka mengelupas, luka lecet pada kaki kiri, seperti luka bakar pada pantat dan ada seperti bekas luka bakar dirambut belakang.

Usai dilakukan pemeriksaan jenazah kedua korban diserahkan kepada keluarga untuk segera dilakukan pemakaman. [saf/mu]

Tag : petir, hujan deras



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat