07:00 . Orangtua, Yuk Kenali Gaya Belajar Anak!   |   06:00 . Ayo Dukung Gerakan Nasional Donor Plasma Konvalesen   |   22:00 . Apa Itu Terapi Plasma Konvalesen ?   |   21:00 . Taman Gajah Bolong Diresmikan   |   20:00 . Perbaiki Peta Zonasi Risiko, dengan Disiplin Jalankan PPKM   |   19:00 . Lembaga Eijkman Tidak Temukan Varian Baru Virus Covid-19   |   18:00 . Monitoring dan Evaluasi Menjadi Dasar Perpanjangan PPKM   |   17:00 . Hujan Terus, Tanah di Desa Semanding Longsor   |   16:00 . Disuntik Vaksin, Arumi Pegang Erat Tangan Wagub Emil Dardak   |   15:00 . Diresmikan, Taman Gajah Bolong Tawarkan Fasilitas Menarik untuk Refreshing   |   14:00 . Relawan Nasi Bagikan Nasi untuk Korban Banjir   |   13:00 . Banjir Belum Surut, Pintu Air Dibuka   |   12:00 . Desa Kalianyar Masih Tergenang Banjir   |   11:00 . Dua Hari Banjir di TPK Bojonegoro Belum Surut   |   10:00 . Diresmikan Bupati, Taman Gajah Bolong Sebagai Tempat Berlibur dan Penghasil Oksigen   |  
Sat, 23 January 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Bengawan Solo Siaga Hijau, Masyarakat Dimintas Waspada

blokbojonegoro.com | Thursday, 31 December 2020 14:00

Bengawan Solo Siaga Hijau, Masyarakat Dimintas Waspada

Reporter: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Tinggi Muka Air (TMA) Sungai Bengawan Solo di wilayah Kabupaten Bojonegoro saat ini merangkak naik dan menyentuh siaga 1 atau hijau. Warga yang tinggal di daerah bantaran sungai diimbau waspada luapan sungai terpanjang di Pulau Jawa ini.

Pantauan di dekat Pasar Besar Bojonegoro menunjukkan, air Bengawan Solo menenggelamkan papan duga yang terpasang di tepi sungai paling bawah. Air mengalir deras menyeret sampah dan ranting-ranting kering.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, Nadif Ulfia mengungkapkan, TMA Sungai Bengawan Solo mengalami tren kenaikan mulai pukul 00.00 Wib dini hari dan saat ini pada pukul 12.00 Wib di papan ukur Taman Bengan Solo (TBS), Keluharan Ledokwetan, Kecamatan Bojonegoro menyentuh angka 13.25 Peilschaal.

"Kenaikan TMA disebabkan adanya kiriman air dari daerah hulu sungai dan kiriman air dari anak-anak sungai di wilayah Bojonegoro yang beberapa hari terakhir diguyur hujan dengan intensitas tinggi," ungkap Nadif Ulfia, Kamis (31/12/2020).

Meski Sungai Bengawan Solo terus bergerak naik, warga yang tinggal di Kecamatan Trucuk dan sekitarnya tetap menyeberangi sungai dengan naik perahu tradisional.

Perahu penyeberangan dari titik di dekat Pasar Bojonegoro dengan titik di Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, terlihat hilir mudik mengangkut penumpang dan barang dagangan. Pelampung disediakan di perahu tersebut jika sewaktu-waktu diperlukan oleh penumpang.

"TMA Sungai Bengawan Solo memang saat ini terus menunjukan tren naik, akan tetapi kondisi ini tidak akan menyentuh sampai Siaga 2 atau kuning," sambungnya kepada blokBojonegoro.com.

Meski demikian, pihaknya mengimbau kepada warga yang tinggal di bantaran sungai untuk tetap waspada. Selain itu, BPBD juga telah menyebarkan informasi peringatan dini banjir kepada masyarakat, aparat kelurahan, dan kecamatan. [din/mu]

Tag : bengawan solo, tinggi muka air, banjir, debit air sungai bungawan solo, bengawan solo bojonegoro, kondisi bengawan solo


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat